
Tinggallah didalam ruangan itu hanya Vania dan Wahyu.
"Vania aku mau minta maaf sama kamu?"ucap wahyu kepada Vania. "Wahyu ini bukan salah kamu hanya saja waktu itu aku kaget dengan apa yang kamu lakukan sama aku"ucap Vania. "aku benar-benar minta maaf sayang aku tau aku salah semua ini karena aku"ucap Wahyu. "aku udah maafin kamu dan kamu harus tahu satu hal kalau aku tidak marah sama kamu, aku tau lambat laun hal itu pasti akan terjadi. Aku sangat menyayangi kamu Wahyu aku akan memberikan semuanya untuk kamu, asalkan kamu berjanji kalau kamu tidak akan meninggalkan aku"ucap Vania.
"Sampai kapan pun aku tidak akan meninggalkan kamu Vania karena aku sangat menyayangi kamu"ucap Wahyu. Wahyu pun langsung memeluk Vania dan mengelus rambutnya. "I Love You"ucap Wahyu.
Tiba-tiba dokter masuk ke ruangan dan melihat mereka perlukan sontak saja Wahyu terkejut dan melepaskan pelukannya itu. "maaf kami harus memeriksa keadaan pasien kembali, kami harap anda bersedia untuk keluar sebentar"ucap dokter. "baiklah dok"ucap Wahyu sambil berjalan meninggalkan ruangan.
Diluar Wahyu melihat Bu Rani, ia pun menghampiri Bu Rani yang tampak sedang kebingungan. "Bu Wahyu mau minta maaf sama ibuk karena garah-garah Wahyu Vania jadi celaka Bu?"ucap Wahyu. " nak Wahyu ini semua bukan salah kamu memang sudah kehendak Tuhan Vania sakit sekarang"ucap Bu Rani. "tapi Wahyu benar-benar merasa bersalah Bu, Wahyu janji selama Vania sakit Wahyu akan bantu ibu untuk menjaga Vania sampai sembuh dan ibu tidak usah pusing dengan masalah biaya rumah sakit ini, semua biar Wahyu yang tanggung jadi ibu tidak usah pusing-pusing lagi"ucap Wahyu. "tidak usah nak Wahyu ibu punya tabungan biar ibu yang bayar, kamu tidak usah repot-repot ya"ucap Bu Rani.
__ADS_1
"enggak kok Bu Wahyu enggak repot udah ibu tunggu disini biar Wahyu yang urus ya"ucap Wahyu meninggalkan Bu Rani untuk membayar biaya rumah sakit.
Beberapa menit kemudian Wahyu pun sampai di tempat pembayaran rumah sakit.
"permisi mbak, saya mau cek tagihan atas nama Vania mbak?"ucap Wahyu kepada seorang perawat. "oh iya baiklah tunggu sebentar ya mas, saya cek dulu"ucap seorang perawat. ia pun langsung mengecek biaya rumah sakit Vania di komputer.
"mbak say sudah lihat tagihannya dan saya mau bayar tapi saya transfer saja uangnya bisa kan mbak?" ucap Wahyu.
"iya bisa mas"ucap perawat.
__ADS_1
Wahyu pun membayar biaya rumah sakit dan biaya perawatan untuk beberapa hari kedepan. Setelah selesai Wahyu kembali ke tempat Vania dirawat.
ia melihat Bu Rani sedang berada di dalam ruangan bersama Vania.
"Bu apa kata dokter yang memeriksa Vania tadi?"tanya Wahyu penasaran. "dokter bilang besok Vania sudah boleh pulang ke rumah tapi setiap 3 hari masih harus kontrol ke rumah sakit"ucap Bu Rani.
"pokoknya ibu tenang aja biar Wahyu yang akan merawat Vania sampai sembuh buk"ucap Wahyu kepada Bu Rani. "terima kasih ya nak Wahyu"ucap Bu Rani. "iya Bu sama-sama sekarang lebih baik ibu pulang dulu kerumah, ibu istirahat dulu dirumah"ucap Wahyu. "iya nak Wahyu kalau gitu ibu pulang dulu ya ibu titip Vania ya kalau ada apa-apa tolong kabari ibu"ucap Bu Rani. "iya bu, ibu tenang aja Bu"ucap Wahyu.
Akhirnya, Bu Rani pulang kerumah untuk istirahat karena ia merasa badannya terasa sangat lemas dan kelelahan.
__ADS_1