
"ya ampun nikmatnya"ucap Vania. Wahyu yang mendengarnya hanya tersenyum."kamu suka?"ucap Wahyu mengusap pipi vania. "banget, makasih ya udah bawa aku kesini" ucap Vania senang. "iya sama-sama yang penting kamu senang, ya udah sekarang makan lah lagi ya"ucap Wahyu.
saat sedang makan Wahyu ijin ke toilet sebentar. tiba-tiba Vania punya ide jahil, ia memasukkan sambal yang banyak ke mangkok bakso Wahyu."hahaha maaf ya pacar"ucap Vania tersenyum.
Wahyu keluar dari toilet dan langsung menghampiri Vania."maaf ya kamu nunggunya lama"ucap Wahyu. "iya enggak apa-apa kok, ya udah ayo kamu habisin baksonya"ucap Vania tidak sabar melihat Wahyu kepedasan.
Wahyu pun duduk dan langsung memakan baksonya. tiba-tiba ia merasa mulutnya seperti terbakar dan telinganya panas dan mukanya langsung merah. "huu pedas banget"ucap Wahyu.
Vania yang melihat Wahyu kepedasan, ia langsung tertawa terpingkal-pingkal. "emang enak aku kerjain, ini minum dulu airnya"ucap Vania. Wahyu pun langsung meminum air yang diberikan Vania dan tiba-tiba Wahyu langsung mengeluarkan air itu kedalam mulutnya.
"kok airnya asin banget"ucap Wahyu. "emang airnya aku campur sama garam"ucap Vania. "Oo sekarang kamu jahilin aku lagi"ucap Wahyu kesal.
orang-orang yang berada di warung itu ikut tertawa melihat tingkah Wahyu akibat ulah Vania. tentu sjaa Wahyu merasa sangat malu karena orang-orang menertawakannya.
__ADS_1
Wahyu langsung menarik tangan Vania untuk pergi dari warung itu dan tiba-tiba Vania langsung melepaskan tangannya dari pegangan Wahyu dan ia langsung berlari ke arah dapur.
Wahyu yang melihat Vania berlari langsung mengejar Vania ke arah dapur dan tiba-tiba....
"surprise!!!!!!!"ucap Vania dengan membawa kue keluar dari dapur.
semua orang pun bernyanyi untuk Wahyu.
Wahyu terharu melihat semua orang memberikan ucapan selamat ulang tahun untuknya.
"happy birthday sayang"ucap Vania. "terima kasih sayang"ucap Wahyu. "ya udah sekarang kamu tiup lilinnya ya?"ucap Vania.
Wahyu pun meniup lilin dan memotong kuenya dan potongan pertama ia berikan untuk Vania. "potongan pertama ini aku kasih buat orang yang paling aku cintai siapa lagi kalau bukan Vania"ucap Wahyu sambil mendekap tubuh vania.
__ADS_1
sontak saja Vania merasa malu karena Wahyu baru pertama kali memeluknya. Wahyu pun memberikan potongan itu untuk Vania dan menyuapinya.
"terima kasih semuanya atas surprisenya dan terima kasih untuk doanya khususnya Vania, terima kasih sayang. hari ini aku bahagia"ucap Wahyu. "iya sama-sama sayang"ucap Vania.
setelah acara kejutan ulang tahun untuk Wahyu itu selesai. semua orang pun pergi meninggalkan warung itu termasuk Vania dan Wahyu. Wahyu harus mengantar Vania pulang kerumahnya.
Diperjalanan pulang, Wahyu merasa sangat bahagia dengan kejutan ulang tahun dari Vania. ia selalu menggenggam tangan Vania.
Vania yang melihat reaksi Wahyu hanya tersenyum.
tiba-tiba Wahyu menghentikan mobilnya dipinggir jalan. vania pun kaget karena tiba-tiba Wahyu mendekatinya dan mencium bibirnya. tentu saja Vania merasa tidak nyaman dna langsung mencoba melepaskan ciuman dari Wahyu itu.
tetapi tenaga Wahyu lebih kuat dari Vania sehingga Vania tidak bisa melepaskan ciuman itu. Vania terpaksa menahannya sampai Wahyu selesai mencium bibirnya.
__ADS_1