aku menyentuhnya saat lulus SMA

aku menyentuhnya saat lulus SMA
bab 6


__ADS_3

setelah 2 jam berlalu tiba-tiba bel berbunyi.


kring-kring.......


bel burnyi tanda waktu jam pelajaran telah selesai dan siswa pun dibolehkan pulang ke ke rumah masing-masing.


sementara pada saat menuju parkiran Wahyu dan Vania berjalan bersamaan hanya saja mereka tidak berbicara sedikit pun.


Wahyu mengerti bahwa Vania masih kesal dengan sikap Wahyu tadi. namun, Wahyu tetap berusaha untuk menghibur Vania.


"emm nanti kita makan bakso dulu mau enggak sayang"ucap Wahyu. "enggak ah aku enggak nafsu"ucap Vania.


"masa sih enggak suka makan bakso, itu loh bakso mercon Djakarta yang pedas banget itu"ucap Wahyu menggoda Vania.


"ihh apa sih wahyu, aku tu kesal sama kamu Wahyu, dasar ya laki-laki buaya"ucap Vania dengan muka kesalnya.


"ya udah kalau enggak mau"ucap Wahyu.


"ihh bukannya dirayu biar enggak marah lagi malah tetap bikin tambah kesal"ucap vania.

__ADS_1


"tadi katanya enggak mau"ucap Wahyu.


"ya mau lah, ya udh ayo"ucap Vania menarik tangan Wahyu.


" ya udah tapi jangan marah lagi ya"ucap Wahyu. "iya nanti kalau udah makan bakso enggak marah lagi kok tapi kamu yang traktir ya?"ucap Vania.


"dasar tukang gratisan"ucap Wahyu. "emang"ucap Vania.


"ya udah ayo masuk ke mobil kita jalan sekarang makan bakso"ucap Wahyu.


"yeah, makan bakso!!!"ucap Vania sambil masuk ke dalam mobil.


pada saat dalam perjalanan Wahyu teringat bahwa hari ini ia mau kerumah Vania.


"hari ini aku jadi ya main kerumah kamu"ucap Wahyu. "iya-iya lagian aku juga sendiri dirumah kalau kamu kerumah aku kan jadinya aku ada yang nemenin"ucap Vania. "ya udah nanti aku pulang dulu ya udah itu aku kerumah kamu"ucap Wahyu. "oke"ucap Vania.


setelah menempuh perjalanan lebih kurang 15 menit mereka sampai di warung bakso Djakarta. Vania pun langsung turun dari mobil bersama Wahyu dan mereka masuk ke dalam untuk memilih tempat duduk.


setelah itu mereka langsung memesan bakso mercon dua porsi. setelah beberapa menit pesanannya belum datang juga Vania pun yang dari tadi sudah tidak sabar langsung lari ke dapur untuk mengecek pesanannya.

__ADS_1


"Mbak pesanan di meja 10 kok belum diantar juga udah lama nunggu mbak"ucap Vania.


"iya sabar ya mbak ini lagi di buat kok"ucap penjaga warung.


tiba-tiba Wahyu langsung masuk dan menarik tangan Vania keluar dari dapur dan Vania pun kaget.


"ihh sakit Wahyu"ucap Vania meringis karena tangannya sakit ditarik Wahyu. "kamu apaan masuk ke dapur kayak gitu enggak sopan banget"ucap Wahyu dengan tegas.


"ya habisnya aku lapar"ucap Vania menundukkan pandangannya.


"iya tapi enggak harus gitu itu namanya enggak sopan sayang"ucap Wahyu mengusap rambut Vania.


"ya udah sekarang kita duduk ya kita tunggu aja"ucap Wahyu.


akhirnya, mereka duduk ditempat meja dimana mereka duduk tadi. setelah itu pesanannya pun sampai dengan dua porsi bakso mercon dan ditambah sambalnya.


Vania pun langsung mengambil kecap,saos, dan sambal dan langsung dituang ke dalam mangkoknya. Wahyu yang melihat tingkah Vania pun langsung tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


Vania tetap tidak menghiraukan Wahyu yang memandanginya dari tadi. ia hanya fokus ke bakso mercon dowernya.

__ADS_1


Vania langsung menghirup kuahnya dan menikmati rasa yang bercampur didalam mulutnya begitu nikmatnya.


__ADS_2