
siswa-siswi pun keluar kelas menuju kekantin tapi berbeda dengan Vania dan Wahyu mereka tetap didalam kelas karena hari itu Vania membawa bekal. jadi, mereka berdua makan didalam kelas.
pada saat makan fikiran Wahyu tetap saja terfokus ke pelajaran tadi karena ia sangat serius mengamati gambar-gambar dari organ perempuan itu.
Vania menyadari hal itu dan ia pun mencoba mengajak Wahyu berbicara. "sayang"ucap Vania. tapi Wahyu tetap saja pada lamunannya tentang mrs.v itu.
"wahyu!!!"ucap Vania berteriak ditelinga Wahyu. sontak Wahyu kaget dan langsung menghentikan lamunannya itu.
"iya kenapa?, bisa kan ngomongnya enggak usah teriak-teriak bikin sakit telingaku"ucap Wahyu dengan nada kesal.
"ya habisnya kamu diam aja udah aku panggil tapi tetap aja diam, emang kamu lagi mikirin apa hah"ucap Vania.
sontak Wahyu langsung tertunduk malu mendengar pertanyaan Vania. "emmm.... aaakuu..."ucap Wahyu dengan nada terbata-bata. "enggak apa-apa"ucap Wahyu langsung menyambung.
__ADS_1
"apa sih Wahyu bilang ke aku kalau enggak mau bilang aku ngambek sama kamu"ucap Vania dengan muka manjanya.
"ihh sayang kok gitu sih jangan gitu dong sayang jangan ngambek ya"ucap Wahyu mencoba memuji Vania.
"ya udah makanya bilang sama aku apa yang kamu fikirin? kamu mikirin perempuan lain ya?"ucap Vania.
"ya ampun Vania sampai segitunya sih gadis manja aku cemburunya, saking sayangnya sama aku ya"ucap Wahyu merayu Vania.
"apaan sih udah ah aku mau keluar"ucap Vania. "eit tunggu dulu iya-iya aku bakalan ngomong deh tapi janji jangan marah ya"ucap Wahyu.
"ya enggak bisa gitulah janji dulu sama aku kalau kamu enggak bakalan marah sama aku"ucap Wahyu. "iya aku janji cepetan apa Wahyu"ujar Vania. "bener ya?" ucap Wahyu. "iya bawel cepetan apa sih"ucap vania.
Akhirnya, Wahyu mengatakan apa yang difikirkan olehnya.
__ADS_1
"sayang sebenarnya aku tu kefikiran sama pelajaran pak bedul tadi"ucap Wahyu dengan malu-malu. "kefikiran kenapa"ucap Vania dengan bingung. "ya aku tu lihat gambarnya tadi loh jadi kebayang-bayang terus"ujar Wahyu. "bentar-bentar gambar apa sih"ucap Vania. "itu loh Mrs.v"ucap Wahyu malu.
"Wahyu kamu apaan sih mikirnya kok itu ada-ada aja"ujar Vania mencubit lengan Wahyu. "awwww sakit sayang"ucap Wahyu. "dasar buaya darat"ujar Vania.
"ya bukannya gitu van, kalau menurut aku wajar-wajar saja aku kan udah dewasa juga. jadi aku pengen loh nyobain,upppsss..."ucap Wahyu langsung menutup mulutnya karena keceplosan.
Vania yang mendengar Wahyu mengajarkan hal itu langsung berdiri dan mendekat ke muka Wahyu. "apa tadi ulang lagi?"ujar Vania.
ketika mereka sedang asyik berbicara bel masuk pun berbunyi. Wahyu pun merasa lega karena ia berhasil lolos dari pertanyaan Vania.
"huuu untung aja gue juga sih ngapain juga bangunin Mak lampir tidur, kan gini jadinya"ujar Wahyu dalam benaknya.
"eit jangan senang dulu ya kamu nanti aku tunggu penjelasannya pulang sekolah nanti"ujar Vania. "aduuh mati lah aku"ucap Wahyu.
__ADS_1
"pokonya aku harus bisa bujuk dia supaya Vania enggak bahas soal itu lagi"ucap Wahyu dalam benaknya.
siswa-siswi pun masuk ke kelas diikuti oleh guru mata pelajaran fisika. mereka pun belajar seperti biasanya sampai jam pulang sekolah.