aku menyentuhnya saat lulus SMA

aku menyentuhnya saat lulus SMA
bab 15


__ADS_3

Setelah beberapa menit makanan dipiring Wahyu sudah habis. Ia merasa perutnya sudah sangat kenyang apalagi masakan Bi Inah sangat enak.


"den Wahyu kemana aja kok kemaren den Wahyu enggak pulang? maminya den Wahyu khawatir sekali dengan keadaan den Wahyu?"ucap Bi Inah.


"kemaren Wahyu ke rumah sakit bi, pacarnya Wahyu masuk rumah sakit bi"ucap Wahyu.


"waah! den Wahyu sudah punya pacar ya kenalin lah sama bibi den"ucap Bi Inah.


"Wahyu mau-mau aja bi bawa pacar Wahyu ke rumah terus kenalin sama bibi cuman masalahnya mami enggak suka sama pacar Wahyu bi"ucap Wahyu.


"loh kenapa? memangnya maminya den Wahyu sudah pernah ketemu sama pacarnya den Wahyu?"ucap bibi penasaran.


"iya pernah bi waktu itu enggak sengaja ketemu di restoran terus mami tu bilang kalau mami tu enggak suka sama Vania"ucap Wahyu.


"oh pacarnya den Wahyu itu namanya Vania ya?"ucap Bi Inah.


"iya Bi"ucap Wahyu.


"sekarang Wahyu sedih bi Vania masuk rumah sakit garah-garah Wahyu"ucap Wahyu dengan nada sedih.


"memannya den Wahyu ngapain mbak Vania?"ucap Wahyu.


"kemaren Vania ngejar Wahyu bi terus Vania jatuh kakinya terbentur benda keras bi, makanya sekarang kaki Vania mengalami keretakan bi sekarang belum bisa jalan "ucap Wahyu.

__ADS_1


"astaghfirullah, itu serius den?"ucap Wahyu.


"iya Bu semua ini karena Wahyu"ucap Wahyu.


"den pokoknya den Wahyu harus tanggung jawab sebagai laki-laki sejati"ucap Bi Inah.


"iya Bi, Wahyu udah janji sama diri Wahyu sendiri bi. Wahyu akan merawat Vania sampai sembuh bi"ucap Wahyu.


"nah itu baru anak laki-laki"ucap Bi Inah memuji Wahyu.


"ya sudah bi sekarang Wahyu mau ke rumah sakit dulu ya"ucap Wahyu.


"sebentar den bibi siapin makanan buat Vania ya"ucap Bi Inah.


"iya den bentar ya"ucap Bi Inah.


Bi Inah menyiapkan bekal makanan untuk Wahyu bawa ke rumah sakit. Setelah beberapa menit Bi Inah keluar dan menemui wahyu yang sudah berada di garasi mobil.


"ini den nanti kalau sudah sampai den Wahyu langsung kasih ya sama Vania"ucap Bi Inah sambil menyodorkan bekal makanan kepada Wahyu


"iya makasih ya Bi, kalau gitu sekarang Wahyu mau pergi dulu ya"ucap Wahyu.


"iya den hati-hati"ucap Bi Inah.

__ADS_1


Wahyu langsung mengeluarkan mobilnya dan pergi ke rumah sakit. Ditengah perjalanan Wahyu masih kefikiran dengan Viola sang mantan pacar yang dulu sangat dia sayangi. Wahyu mengingat kenangannya dengan viola sampai akhirnya ia hanya senyum-senyum sendiri.


Tiba-tiba ditengah perjalanan, ia melihat seorang gadis yang sepertinya tidak asing baginya. Wahyu pun berhenti dan keluar dari mobilnya.


"mbak mobilnya kenapa"ucap Wahyu.


Mendengar ada suara orang dari belakang perempuan tersebut berbalik dan betapa terkejutnya wahyu ternyata wanita tersebut adalah Viola.


"ka..mu!!"ucap Wahyu.


"Wahyu!!"ucap Viola.


"ngapain kamu sendirian disini"ucap Wahyu.


"ee.. mobil aku tiba-tiba mogok"ucap Viola.


"O ya udah aku coba hubungi bengkel teman ku ya buat bawa mobil kamu kebengkel"ucap Wahyu.


"Oo oke makasih ya"ucap Viola.


"udah aku telepon tadi kamu tinggal tunggu aja, sekarang aku pergi dulu aku buru-buru soalnya"ucap Wahyu.


Wahyu pun pergi meninggalkan Viola sendiri sedangkan Viola hanya bisa diam. Ia tidak bisa berbicara apa-apa melihat Wahyu yang sikapnya seperti orang asing baginya.

__ADS_1


__ADS_2