aku menyentuhnya saat lulus SMA

aku menyentuhnya saat lulus SMA
bab 9


__ADS_3

Bu Rani dengan terburu-buru pergi ke rumah sakit menggunakan ojol untuk melihat keadaan Vania. Diperjalanan Bu Rani tidak bisa tenang, ia selalu memikirkan bagaimana keadaan Vania saat ini. ia pun merasa ojol yang dikendarainya terlalu lambat ia ingin agar bisa cepat-cepat sampai ke rumah sakit.


"bang bisa lebih kebut lagi enggak soalnya saya lagi buru-buru bang, anak saya masuk rumah sakit"ucap Bu Rani kepada tukang ojol.


"iya Bu, ini juga udah kebut Bu nanti kalau kita terlalu kebut lagi malah ditangkap polisi"ucap ojol.


Setelah beberapa menit diperjalanan akhirnya Bu Rani sampai di rumah sakit. ia pun langsung bergegas menuju ruangan tempat Vania dirawat.


Disana nampak terlihat Wahyu berdiri didepan pintu. wajahnya nampak sangat pucat dan tegang, Bu Rani pun menghampiri Wahyu dan menanyakan keadaan Wahyu.


"bagaimana keadaan Vania nak?"ucap Bu Rani . " Vania masih didalam Bu kata dokter lukanya cukup parah"ucap Wahyu.


"ya sudah sekarang nak Wahyu duduk dulu ya kita tunggu sampai dokter keluar dari ruangan nanti kita tanya"ucap Bu Rani.

__ADS_1


"iya Bu"ucap Wahyu.


mereka berdua pun duduk dan menunggu dokter keluar dari ruangan tempat Vania dirawat.


Setelah beberapa menit dokter keluar dari ruangan, sontak saja membuat Wahyu langsung berdiri dan menghampiri dokter.


"dok gimana keadaan Vania dok?"ucap Wahyu sudah tak sabar. "maaf adek ini siapa ya?"ucap dokter. "kami berdua keluarganya dok?" ucap Bu Rani.


Sontak saja Bu Rani langsung menangis histeris mendengar keadaan anaknya. "astaghfirullah Vania kenapa keadaan kamu seperti ini nak?"ucap Bu Rani menangis histeris. "Bu ibuk sabar ya Bu kita doain semoga Vania lekas sembuh dan bisa berjalan lagi seperti biasanya"ucap Wahyu mencoba menenangkan Bu Rani yang menangis histeris.


"ibu tidak menyangka nak Wahyu keadaan Vania bisa separah ini"ucap Bu Rani. "iya Bu Wahyu juga tapi kita harus kuat Bu kalau ibu nangis terus nanti Vania juga ikut sedih, sekarang ibu hapus air mata ibu, kita lihat keadaan Vania ya Bu?"ucap Wahyu.


"dok pasien sudah boleh dibesuk kan dok"ujar Wahyu bertanya kepada dokter." iya sudah boleh silahkan"ucap dokter. "baik terima kasih dok"ucap Wahyu .

__ADS_1


dokter pun mengangguk dan pergi meninggalkan ruangan itu, sekarang hanya tinggal Bu Rani dan Wahyu.


"Bu sekarang ayo kita masuk ke ruangan Vania"ucap Wahyu. "ayo nak"ucap Bu Rani.


Mereka pun masuk ke ruangan dan tampak Vania sedang istirahat dengan muka yang sangat pucat. Bu Rani pun menghampiri Vania dan mengelus rambut Vania. Vania pun membuka matanya dan melihat disampingnya nampak Wahyu dan Bu Rani.


"i...Bu.."ucap Vania. "jangan bergerak sayang kamu masih tampak lemah"ucap Bu Rani. "Vania baik-baik aja kok buk cuman luka dikit aja"ucap Vania. "iya tapi Vania harus tetap istirahat ya sayang"ucap Bu Rani. "iya ibu"ucap Vania.


Vania melihat ke arah Wahyu.


"ibu bisa tinggalin Vania sama Wahyu sebentar ada yang mau Vania omongin sama wahyu"ucap Vania kepada Bu Rani.


"iya nak kalau begitu ibu keluar dulu ya"ucap Bu Rani meninggalkan ruangan tempat Vania dirawat.

__ADS_1


__ADS_2