Amazing Wedding

Amazing Wedding
Part.36


__ADS_3

" Mike, pulanglah bersamaku lagipula kau terlalu tampan untuk berada dibawa terik matahari." ucap Eloon dari dalam mobilnya.


Mike yang mendengarnya merasa geli dan tak bergeming sama sekali karena jika disuruh memilih lebih baik dirinya berjemur dibawah matahari daripada pulang bersama wanita yang selalu membuatnya kesal.


Eloon yang tidak mendapat respon segera keluar dari mobil mewahnya dan menghampiri Mike yang hanya berdiri seperti patung.


" Mike, ayolah pulang bersama." bujuk Eloon dengan wajah yang dibuat sesedih mungkin namun, bukan Mike namanya jika cepat luluh. Mike tetap tak bergeming walau Eloon sudah berusaha membujuknya.


Eloon yang sama sekali tidak diperdulikan kini mulai kesal dan dengan segera Ia membuka pintu mobilnya lalu memaksa Mike untuk duduk di kursi samping kemudi.


" kau itu pemaksa sekali, kubilang buka pintunya." omel Mike dengan menatap kesal pada Eloon saat wanita cantik itu sudah duduk dan siap mengemudikan mobil.


Eloon sama sekali tidak peduli pada perkataan Mike yang sejak tadi mengomel karena kini Ia sudah melajukan mobilnya meninggalkan mall.


Mike pun kini mau tidak mau diam saja dengan menatap jalanan Ibukota yang mulai macet karena sudah waktunya bagi pekerja untuk pulang dari kantor.


" Mike, kau itu tidak bisa apa menyukaiku atau paling tidak bersikap baik padaku." gerutu Eloon sembari fokus pada kemudinya.

__ADS_1


Mike yang mendengarnya tidak merespon dan memilih menyenderkan kepalanya pada kursi mobil yang didudukinya, Ia memejamkan matanya karena merasa sangat lelah seharian ini.


Eloon melirik sekilas pada Mike dan menyunggingkan senyumnya. " Ia sungguh tampan, tapi sayang hatinya bukan untukku." gumam Eloon dalam hatinya.


" Mike kau tau tidak, tadi aku bertemu dengan pria yang sangat tampan." celoteh Eloon karena suasana dalam mobil terasa sangat kaku. Mike hanya mendengar namun tidak merespon.


" wajahnya glowwing, lalu rambutnya hitam pekat dan tubuhnya kekar dan dia juga tinggi." tambah Eloon lagi dengan tersenyum mengingat wajah tampan Karan saat pertemuan dimansion tadi.


" kenapa kau tidak menyukainya saja." ucap Mike dengan santai sembari tetap memejamkan matanya.


" kau jangan sembarang mendekati seorang pria jika tidak mengenalnya." sentak Mike menatap kesal pada Eloon namun wanita itu justru tidak peduli.


" memangnya kenapa, aku mengenal dia dan semua orang tau tentang dia." celetuk Eloon yang kini menginjak pedal rem karena lampu merah.


" sejak kapan kau mengenalnya? bukankah selama ini kau hanya berkuliah dan menguntit diriku?" tanya Mike.


" oh no, dengarkan aku Tuan Michael Dwitte, aku memang berkuliah dan hanya menguntit mu tapi waktuku tidak mungkin habis hanya untuk dua perkara itu pasti aku akan bermain ponsel juga dan dari ponsel lah aku mengenal dia." terang Eloon panjang lebar.

__ADS_1


" apa dia artis?" tanya Mike dengan penasaran.


" bukan, dia adalah dokter Karan." jawab Eloon simpel dan kembali melajukan mobilnya.


Mike yang mendengarnya kini menjadi kesal karena ternyata yang sejak tadi dipuji oleh Eloon adalah Karan si dokter psikiater itu.


" mulai sekarang jangan pernah berani mendekatinya." ucap Mike dengan nada tidak suka namun, Eloon sama sekali tidak peduli.




Bersambung....


Jangan lupa dukungan dan suportnya serta like and vote😘🙏


Follow me @ningsih_official07

__ADS_1


__ADS_2