
Tak terasa waktu berlalu dan hari berganti lagi. Duduk didepan meja riasnya, tampak Mom Angel yanh saat ini tengah merias diri sedemikian rupa.
Daddy Khris yang baru masuk kekamar hanya menggeleng saat mendapati istrinya yang masih duduk manis didepan cermin besar. Bagaimana tidak, sudah dua jam wanitanya itu duduk disana hanya untuk memoles makeup diwajah dan sesekali menerima telfon dari seseorang.
" Sayang, kau itu sedang apa? Sudah berapa lama kau duduk disitu." celetuk Daddy Khris.
" Ih, kau itu tidak melihatku sedang makeup. Aku kan harus menjemput sahabatku di bandara." tutur Mom Angel dengan santai sembari memakai maskara dengan sangat hati - hati.
" Sahabat?" Daddy Khris mengernyit.
" Hum, sahabat. Mommy Eloon akan tiba dibandara kurang dari empat puluh menit lagi." terang Mom Angel.
" Kenapa dia tiba - tiba datang sayang? Bukankah dia orangnya sangat sibuk?" tanya Daddy Khris keherangan.
Mom Angel tak menyahut hingga beberapa kemudian— dirinya berdiri dan langsung melabuhkan kecupan bertubi - tubi diwajah sang suami. Ia lalu segera pergi tanpa menjelaskan apa - apa lagi.
Sementara Daddy Khris, pria paruh baya itu masih diliput oleh rasa bingung. Entah ada apa, namun dalam hati Ia merasa ada yang tidak beres.
***
__ADS_1
Dua jam kemudian.
Universitas Internasional.
Disebuah kampus ternama yang lebih tepatnya dikelas bisnis, tampak wanita cantik duduk sembari mendengarkan materi yang dipaparkan sang dosen. Ia adalah Eloon Ergenc, yang begitu tekun dalam belajar.
Namun fokusnya buyar saat mendapati notikasi dari ponselnya. Ia mengernyit karena ternyata notif itu adalah sebuah pesan. Dirinya lalu segera membuka kotak pesan masuk, dan membacanya. Matanya membulat sempurna setelah mengetahui isi pesan itu yang rupanya dari sang Mommy.
" Sayang, Mommy di Indonesia. Maaf karena datang mendadak, itu karena Mommy akan punya sesuatu untukmu."
Wajah Eloon seketika berseri - seri bahagia. Bagaimana tidak, seseorang yang disayanginya sebelum Mike— datang berkunjung. Apalagi Eloon memang sudah sangat lama tidak bertemu dengan sang Mommy.
***
Berlari keluar dari kampus, Ia segera menghampiri mobil mewahnya yang terparkir rapi. Tanpa membuang waktu lama dirinya segera masuk kedalam mobil dan mengemudi meninggalkan kampus.
***
Diperjalanan, Eloon mengemudi dengan tenang sembari bersenandung lagu favoritenya hingga tak lama ponselnya kembali berdering.
__ADS_1
Ia segera menjawab tanpa melihat nama sipemanggil.
" Ya Hallo." ujar Eloon dengan santai.
Laju kendaraannya diperlambat dan Ia juga perlahan menepi.
" Ini Mom Angel, Sayang. Cepat kerumah sakit, Mommymu kecelakaan." cerocos wanita paruh baya diseberang sana.
Sontak Eloon menginjak pedal rem hingga membuat mobilnya berhenti mendadak.
" Apa maksud Aunty?" wajah Eloon mulai panik.
Namun panggilan telfon seketika terputus hingga membuat Eloon khawatir juga rasa takut menyerang tiba - tiba. Ia pun segera melajukan mobilnya menuju rumah sakit biasa.
•
•
Rumah Sakit Internasional
__ADS_1
Hanya membutuhkan waktu dua puluh lima menit, Eloon sudah tiba dirumah sakit. Bagaimana tidak, saking paniknya Ia juga menerobos lampu merah dan meminta jalan ditengah kemacetan.
Jantungnya berdebar - debar sejak tadi. Ia kini tidak lagi memarkirkan mobil dengan baik dan segera keluar dari mobilnya. Ia memberikan kunci mobil pada satpam dan segera berlari masuk kedalam rumah sakit.