Amazing Wedding

Amazing Wedding
Part. 50


__ADS_3

Rasa bosan kini terlihat jelas dari tingkah Mike yang selalu menghela nafas. Bagaimana tidak, setengah jam telah berlalu namun, Kyle belum juga menyelesaikan sarapannya. Padahal, semua yang dimeja makan sudah lebih dulu selesai.


Ehem.


Lama terdiam mengamati Kyle diseberang meja makan yang tampak santai menikmari sarapannya, Mom Angel berdehem untuk menghilangkan keheningan yang melanda di ruang makan.


" Kyle, begini. Mom ada janji malam nanti, bertemu dengan rekan bisnis di Turki. Jadi, Mom sepertinya harus berangkat sekarang." ucap Mom Angel dengan hati-hati agar Kyle tak salah paham.


" Oh, benarkah? Lalu kenapa Mom masih disini. Pergi saja." celetuk Kyle dengan santai sembari menampilkan senyum terbaiknya.


" tapi kau belum selesai makan." ucap Mom Angel lagi sebab, selama Ia bergabung dalam keluarga Smith, tak ada yang berani meninggalkan meja makan sebelum Kyle beranjak lebih dulu.


" Lalu?" tanya Kyle, menghentikan kegiatan makannya. Ia menatap bingung pada Mom Angel dan beralih pada Dad Khris dan semua yang masih berada dimeja makan.


" Ah, maafkan Aku. Aku baru mengingatnya. Mungkin selama ini Aku terlihat begitu kejam, sampai-sampai kalian semua segan padaku. Tapi, sebaiknya tidak perlu seperti ini lagi. Karena Aku akan makan satu kali sehari. Itu sebabnya, saat sarapan Aku harus memakan banyak makanan." tutur Kyle dengan lembut, tak seperti biasanya yang selalu datar.


Selang beberapa saat setelah Kyle mengucapkan apa yang hendak dikatakan, semua yang berada dimeja makan-pun segera beranjak dari duduknya.


Kini hanya Kyle dan Krystal yang masih berada diruang makan. Sedangkan Mike, Ia memilih menunggu di ruang utama.

__ADS_1


" sayang, Aku ingin berkunjung ke kantormu. Bisakah?" ucap Krystal setelah lama terdiam.


Kyle yang baru saja menghabiskan sarapannya, kini meneguk habis air putih digelasnya. Ia lalu beralih menatap pada istri cantiknya, mengamati wajah wanita yang selalu terlihat cantik setiap saat.


" tentu saja. Kita berangkat sama-sama." sahut Kyle lalu melabuhkan kecupan ringan di kening sang istri.


Menggenggam tangan istrinya, Kyle kini beranjak dari duduknya. Meninggalkan ruang makan yang dihuninya selama hampir satu jam.


Berjalan bergandengan tangan, wajah tampan Kyle terus saja mengukir senyuman manis hingga Mike yang melihatnya dari jauh hanya menggelengkan kepala.


Kenapa sikapnya aneh sekali? Apa semalam malaikat maut menjenguknya?


" Ayo kita pergi." ucap Kyle yang kini berdiri dihadapan Mike.


Masih dengan penuh tanda tanya dikepalanya, Mike segera berdiri dan berjalan lebih dulu. Namun, langkahnya terhenti kala kakinya sudah berpijak di luar mansion.


Menoleh kebelakang, Ia menautkan kedua alisnya. Merasa heran, sebab Kyle dan Krystal masih bergandengan tangan.


Melihat dari raut wajah saja, Kyle tentu tau apa yang ada dipikirkan Mike.

__ADS_1


" Kakak iparmu akan ikut." seru Kyle sembari tersenyum pada Mike.


Menatap intens pada wajah Kyle dan Krystal, Mike tak tau harus berucap apa hingga Ia hanya mengangguk kecil dan kembali melanjutkan langkahnya, menuju mobil yang telah disiapkan oleh sipenjaga.


****


Perusahaan S. Official


Berjalan dengan gaya coolnya seperti biasa, namun kali ini si pemilik perusahaan bersikap tidak seperti biasanya. Ia menyapa dan melempar senyum pada setiap karyawan yang dilaluinya sembari menggandeng mesra sang istri yang sejak tadi hanya terdiam.


Mike yang mengekor dibelakang Kyle hanya menggeleng kepala atas perubahan sikap saudarinya yang semula terkesan dingin dan datar.


" kita lihat saja, berapa lama es batu itu tahan berada diluar freezer." gumam Mike dalam hati.




Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2