ANNURA(Antara Dendam & Cinta)

ANNURA(Antara Dendam & Cinta)
Chapter 1


__ADS_3

Seorang gadis cantik tampak sedang bergandengan tangan dengan seorang pria paruh baya, gadis itu tampak sedang bergelayut manja di lengan pria itu, kalau dilihat sekilas mereka terlihat mirip ayah dan anaknya tapi pada kenyataannya mereka adalah sepasang kekasih.


Saat ini keduanya sedang berada di sebuah toko perhiasan, sang gadis menunjuk beberapa model kalung yang terlihat begitu indah dan juga mahal dan pelayan toko itu mengeluarkan semua model kalung yang diminta gadis cantik itu.


"Sayang, aku mau yang itu," ucap gadis itu dengan nada suara yang sangat manja.


"Yakin kamu mau yang itu? Atau kita cari yang lebih mahal lagi dan juga lebih bagus dari model yang itu," tanya pria itu sambil mengusap tangan gadis itu yang sedang melingkar di lengan pria itu.


"Aku mau yang itu, sayang." gadis itu kembali merengek kepada pria paruh baya itu.


Pria itu pun akhirnya menyetujui pilihan gadis itu, "Saya ambil yang itu," setelah menentukan pilihannya pria itu pun segera memberikan kartu debitnya untuk melakukan pembayaran.


Pria itu menatap kearah gadis itu dan dia tersenyum melihat betapa bahagianya gadis cantik yang menjadi kekasihnya, lebih tepatnya lagi adalah kekasih gelapnya.


Setelah membayar kalung itu mereka berdua pun langsung pergi meninggalkan toko perhiasan itu dan pria paruh baya segera mengantarkan gadis itu pulang ke apartemennya.


Setelah beberapa menit mereka berdua telah sampai di apartemen gadis itu, dan apartemen itu ternyata adalah pemberian pria paruh baya itu untuk kekasihnya itu.


"Bagaimana sayang apa kamu betah tinggal disini?" pria paruh baya itu bertanya setelah mereka berdua masuk kedalam Apartemen itu.


"Iya sayang, aku sangat suka dengan apartemen ini," ucap gadis itu masih dengan nada manjanya. Dan juga sedang bergelayut manja di samping pria itu yang saat ini sedang duduk di sofa yang ada di apartemen itu.


Pria itu perlahan-lahan mulai meraba-raba gadis cantik itu, tangan pria itu tampak mengelus-elus paha mulus gadis itu karena saat ini gadis itu hanya menggunakan rok mini yang mengekspos paha putih mulus gadis itu.

__ADS_1


Menyadari tangan pria itu mulai memasuki area terlarangnya gadis itu segera mendorong tangan pria itu, dan mengambil perlahan tangan pria itu dan memindahkannya ke tempat dimana dua bukit kembar gadis itu berada.


Wajah pria itu tampak sumringah karena tangannya dapat menaikkan dua bukit kembar gadis itu, gadis itu mendesah saat tangan pria itu *******-***** dengan lembut dua bukit kembar gadis itu.


"Sayang, boleh tidak aku meminta lebih dari ini, aku menginginkan bagian terlarang mu dibawah sana," pria itu telah dipenuhi oleh hasratnya dia begitu ingin menikmati gadis dihadapannya tapi selama dua bulan menjalin hubungan dia tidak pernah menyentuh gadis itu dan setelah seminggu yang lalu dia cuma berhasil menyentuh bukit kembar gadis ini saja, dan hari ini dia berusaha untuk merayu agas gadis itu mau memberikan kenikmatan kepada dirinya di atas ranjang.


"Ah, sayang. Aku kan sudah berkata padamu, ceraikan dulu istrimu dan nikahi aku, setelah itu kamu akan mendapatkan apa yang kamu mau," ucap gadis itu ditengah desahannya dan dengan suara yang serak membuat hasrat pria paruh baya itu semakin meningkat.


"Aku akan segera menceraikan istriku, aku sudah tak sabar ingin menikmati dirimu sayang," pria itu bicara dengan nafas yang tersengal-sengal karena menahan birahinya yang sudah memuncak. Sementara itu dari bibir gadis cantik itu terlihat sebuah seringai tipis yang entah apa artinya.


Karena tak bisa memasukkan juniornya ke dalam lubang kenikmatan sang gadis akhirnya pria itu meminta gadis itu untuk memainkan tangannya di benda pusaka miliknya sampai pada akhirnya pria itu mendapatkan kenikmatannya. Sementara itu gadis itu hanya menatap jijik kepada pria paru baya itu yang sedang menikmati permainan tangan gadis cantik itu.


...****************...


Setelah selesai menyalurkan hasratnya pria paruh baya itu pun pamit pulang kepada gadis cantik itu.


"Aku menunggu kabar baik dari mu sayang, karena aku pun tak sabar ingin menikmati benda pusaka mu menembus diriku, aahh." gadis mencoba memprovokasi pria itu dengan ucapannya ditambah lagi dengan suara desahannya, membuat pria itu semakin menggila dan akhirnya buru-buru pulang kerumahnya untuk melakukan apa yang diminta oleh gadis yang sudah membuatnya tergila-gila.


Sepeninggalan pria paruh baya itu gadis itu memasuki kamarnya dan membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur ukuran king size miliknya dan yang pasti itu juga hadiah pemberian pria paruh baya itu.


Gadis itu tidur dalam keadaan terlentang dan menatap ke plafon kamarnya, setelah beberapa menit dia pun tertawa terbahak-bahak, dan kemudian dia mencari ponselnya yang tadi dia lemparkan asal ke atas tempat tidur. Setelah menemukan ponselnya gadis itu segera menghubungi seseorang.


"Sebentar lagi aku akan memberikan kabar gembira kepada paman, jadi paman tinggal menunggu saja," ucap gadis itu pada seseorang diseberang sana.

__ADS_1


"...."


"Iya, aku akan jaga diri paman itu usah menghawatirkan aku." gadis itu pun mematikan sambungan teleponnya dan kemudian langsung merebahkan tubuhnya lagi sampai pada akhirnya dia tertidur lelap.


Annura Zyavanca Bagaskara, nama gadis cantik yang menjadi kekasih gelapnya pria paruh baya itu. Annura seorang yatim piatu dan saat ini hanya tinggal seorang diri di kota Jakarta. Berbekal wajah cantik dan body seksinya Annura sudah berhasil menggaet Abbas Sudrajat seorang pengusaha sukses yang mempunyai sebuah perusahaan yang bergerak di bidang property, Abbas Sudrajat adalah pria yang menjadikan Annura sebagai kekasih gelapnya.


Walaupun Annura berpacaran dengan pria yang sudah lebih dewasa dari dia tapi Annura tak pernah melakukan hal yang diluar batas, bahkan berciuman pun Annura tak mau karena dia tak mau first kiss nya diambil oleh om-om.


Bahkan untuk remasan dibagian gunung kembarnya itu Annura melakukannya karena terpaksa untuk bisa merayu pria itu agar mau menceraikan istrinya.


...****************...


Saat ini tuan Abbas sudah tiba dirumahnya, setelah memasuki pekarangan rumahnya Abbas segera menyerahkan kunci mobilnya kepada penjaga dirumahnya dan dia segera bergegas masuk kedalam rumah dan mencari keberadaan sang istri.


"Ma ... ma ..." teriak Abbas saat masuk kedalam rumahnya.


Tak lama kemudian dari arah dapur terlihat seorang wanita paruh baya yang sedang berjalan dengan anggun menuju kearah suaminya sambil tersenyum.


"Papa sudah pulang?" tanya wanita itu dengan lembut.


"Papa mau bicara penting sama Mama?" Abbas terlihat begitu serius membuat istrinya itu merasa heran karena tak biasanya suaminya itu terlihat serius seperti itu.


"Apa terjadi sesuatu, Pa?" Wanita itu mendekati suaminya dan duduk disamping sang suami.

__ADS_1


"Papa gak mau basa-basi lagi, papa mau kita bercerai, papa akan memberikan semua yang mama minta dan Mama tidak perlu mempersulit papa saat mengurus perceraian kita!!!" ucapan Abbas itu bagaikan petir disiang hari membuat istrinya terdiam, wanita paruh baya itu hanya bisa memegangi dadanya yang tiba-tiba terasa sakit akibat kata-kata yang keluar dari mulut suaminya itu.


"Ma ... maksud papa? Papa lagi bercanda kan?"


__ADS_2