
Sudah hampir dua minggu Lee belum juga menghubungi atau memberi kabar ke Sara.
Walaupun seperti itu Sara tetap menunggu tanpa mengeluh tentang sikap Lee.
Gak mau membuat sahabatnya cemas kembali, Sara berusaha menyembunyikan rasa sedihnya dengan selalu tersenyum.
"Sara.. Btw besok gw izin dulu ya gak ke Saranghae." ucap Key
"Lhoo.. mau kemana? Bosen ya kerja disini Key? Atau lo mau interview ya?" tanya Sara cemas.
"Hahaha.. Gak dong bestie, gw seneng kerja disini dari pada di tempat dulu, kalo disini gw bisa atur sendiri dan pokoknya gw banget deh." ucap Key semangat.
"Hmm.. Terus, lo mau kemana?" tanya Sara kembali
"Mm..mau ngadate." ucap Key malu-malu.
"Hah?? Seriusss Key??" tanya Sara penasaran.
"Ssstt.. Sara, suara lo iih, jadi diliatin orang customer deh." ucap Key sambil membungkukan badan sedikit dan Sara mengikuti Key untuk meminta maaf ke customer yang melihat ke arah mereka.
"Udah ah, nanti gw jelasin ya." ucap Key
"Janji ya, pokoknya harus cerita!!" ucap Sara
"Iyaa, tuh ada customer." ucap Key sambil memberikan tanda ke Sara
Key mulai sibuk mengurus pekerjaannya dan semua para staff lainnya terlihat enjoy menikmati pekerjaan ini.
"Bersyukur banget punya sahabat kaya Key dan staff lain juga sangat bersemangat kerja disini." ucap Sara
"Gw juga harus jauh lebih semangat dan berusaha untuk membuat Saranghae jauh lebih besar." ucap Sara bersemangat.
Sara kembali ingat untuk rencana buka usahanya di Bali dan kembali memfollow up para pemilik tempat yang sudah dipilih Sara.
Satu-satu dihubungi tapi kabarnya tempat itu sudah dibeli orang lain dan yang lain disewakan ke yang lain.
"Hmm.. ya sudahlah, mungkin gw harus fokus dulu sama Saranghae disini. Semangat Sara!!" ucap Sara menyemangati dirinya
Sara kembali ke kafe dan kembali membantu Key.
"Selamat siang, mau pesan apa?" tanya pelayan
"Siang, saya mau ice coffeenya satu." ucap customernya
"Baik, atas nama siapa ya?" tanya pelayannya kembali.
"Atas nama Juna." ucap customer itu.
Key melihat ke arah customer yang sedang berdiri di kasir dan menyenggol Sara.
"Hmm.. kenapa Key?" tanya Sara sedang asik melihat laptopnya
"Nengok..nengok cepet ke kasir." ucap Key dengan mulut sedikit tertutup
"Ada apa sih Key?" ucap Sara sambil mengikuti perintah Key.
Sara melihat ke arah customer itu dan mereka saling menatap lalu Sara segera memalingkan wajahnya dan kembali melihat Laptop.
"Udah liat Sar, gimana? Tampan kan??" tanya Key
"Iya dong tampan, bener kan Sar?" tanya Key kembali
Sara gak merespon ucapan Key dan hanya melihat laptop.
"Saraaa.. Bener-bener deh." keluh Key
__ADS_1
"Kita pulang dulu ya ka." ucap para staff
"Iyaa.. Terima kasih untuk hari ini, semangat ya buat kuliah kalian." ucap Sara sambil tersenyum
"Akhirnya... Yuk makan Sar." ajak Key
"Yukk.. Mau makan dimana?" tanya Sara
"Tempat biasa yuk." ucap Key.
"Oke!!" jawab Sara
Mereka segera menyalakan mobil lalu pergi untuk makan malam
"Btw Key, serius besok mau ngadate? Kok gak cerita sih." tanya Sara sedikit protes.
"Iyaa serius, masa gw bercanda." jawab Key
"Tapi kenapa baru cerita?" tanya Sara kembali
"Gimana gw mau cerita, belakangan ini lo terlihat sedih. Dari pada gw cerita mending gw tunda tunggu waktu yang tepat dong." jelas Key.
Sara terdiam mendengar ucapan Key.
"Gitu ya.." ucap Sara
"Ehh.. Sory.. Sory Sara, kok muka lo gitu?" tanya Key cemas
"Gak apa-apa, gw juga gitu kok, belum cerita apa-apa soal yang di Bali." ucap Sara
"Iya sih, tapi gak apa-apa Sar, gw ngerti kok." ucap Key sambil menepuk punggung Sara dengan lembut.
"Btw Sar, tadi sore gw suruh lo nengok cowo yang berdiri di kasir kan? Tampan banget ya." ucap Key.
"Iyaa, tampan ya? Gw denger dari Lita sama Mery kalo dia sering datang untuk beli minuman." ucap Key
"Ohh.. Gitu ya." ucap Sara
"Ooh..ohh aja lagi nih anak." ucap Key kesal
"Terus gw harus ngapain? minta nomor telphonenya?" tanya Sara
"Boleh banget." jawab Key dan mereka pun tertawa.
"Btw Key, gw mau cerita serius." ucap Sara tiba-tiba.
Key mengerutkan keningnya dan menyiapkan diri untuk mendengarkan cerita Sara.
"Oke, ya udah cerita." ucap Key
"Sebelumnya..sory ya kalo gw terdengar gak terbuka sebagai sahabat. Tapi gw lakukan ini karena belum siap." ucap Sara
"Jadi waktu di Bali.." Sara belum selesai bercerita tiba-tiba Key memotong.
"Astagaaa.. Sara! Jangan bilang lo, disana, gak kan?" tanya Key cemas dan kaget
"Yeee.. Lo mikirnya aneh deh. Gw gak gila ya." ucap Sara
"Aduhh kaget gw, terus apa dong?" tanya Key kembali.
Sara menarik nafas panjang
"Makanya dengerin dulu yaa, baru komentar atau nanya!" protes Sara
"Hehe.. Maaf, maaf." ucap Key sambil tersenyum
__ADS_1
"Oke, jadi waktu di Bali itu gw ketemu sama cowo asing, gw sempat berteman dan akhirnya saling suka dan kita pacaran, tapi sekarang gw gak bisa ketemu karena dia tinggal di luar negeri." ucap Sara
"Lho, kan bisa lo samperin Sar." ucap Key
"Seandainya bisa semudah itu, akan gw lakukan tapi masalahnya dia itu seorang idol." ucap Sara
Key mengerutkan keningnya berusaha memahami cerita Sara.
"Maksudnya idol? Dia artis gitu?" tanya Key
Sara membuka handphonenya dan memperlihatkan foto-foto Sara dengan Lee waktu di Bali.
Key melihat foto itu langsung syok dan terlihat gak percaya dengan apa yang dilihatnya.
"Pasti lo gak percaya ya?" tanya Sara
"Waahh.. Serius Sara? Ini keajaiban lho." ucap Key
"Ini kan yang lo doain waktu itu, berharap bisa ketemu dan pacaran sama idola lo ini, ya walaupun itu cuma terdengar bercanda tapi ini bener-bener terjadi." ucap Key terlihat kagum
"Terus kok kalian bisa ketemu dan siapa yang nyatakan cinta dan lo ngobrolnya gimana?" tanya Key penasaran
"Ketemunya waktu gw lagi beli sesuatu tiba-tiba dia nabrak gw terus ketemu lagi dan akhirnya kita mulai menyapa dan bertukar nomor telphone." ucap Sara
"Terus, terus?" tanya Key
"Jadi dia kesana itu untuk liburan dan sudah lama belajar bahasa Indonesia karena selain agar bisa berkomunikasi dengan orang Indonesia, sekaligus kalo dia jumpa fans disini." ucap Sara
"Teruss, yang nyatakan cinta duluan siapa?" tanya Key
"Hmm.. Lee." ucap Sara terlihat malu-malu
"Wahh..wah.. sumpah ya. Serius? Ya ampun pasti pas denger idol lo menyatakan cinta gak pingsan kan?" ucap Key
"Hahaha.. hampir tapi gw tahan." ucap Sara
"Gw seneng dengernya, karena apa yang diharapkan sama lo.. Bener, bener terjadi lho dan lagi lo udah move on." ucap Key
"Jadi yang bikin lo galau setelah balik dari Bali itu karena gak bisa ketemu dia?" tanya Key
Sara tersenyum dan menarik nafas panjang.
"Semangat ya bestie, pasti resiko dan tantangannya berat tapi selama kalian saling komunikasi dan saling percaya, pasti semua akan baik-baik aja." ucap Key
"Makasih yaa Key." ucap Sara dan memeluk temannya itu.
Perasaan Sara sedikit lega karena sudah menceritakan hubungannya dengan Lee dan ucapan Key membuat Sara tenang.
"Btw.. pas liat langsung.. Lee tampan banget ya?" tanya Key penasaran.
"Hmm.. Bangettttt." ucap Sara
"Berarti customer yang tadi lewat ya." ucap Key
"Customer tadi?" tanya Sara
"Itu lho yang tampan itu." jelas Key
Makanan sudah siap dan diantar ke meja mereka.
"Selamat buat hubungan my bestie, semoga lancar, lancar dan lancar ya." ucap Key
"Makasih Key." ucap Sara sambil tersenyum
"Selamat makan." ucap mereka bersama.
__ADS_1