
Lee melihat jam dan segera bersiap-siap lalu keluar kamar dan pergi ke lobby.
Disana Sara sudah menunggu Lee, Sara melihat Lee dan melambaikan tangan ke arah Lee dan menghampirinya.
"Pagi.. udah siap? Yuk berangkat." ucap Sara
Lee tersenyum bahagia melihat Sara begitu semangat dan senyumannya yang manis.
"Hyeong Kim, Lee benar-benar menyukai Sara." ucap Du-Ho
"Hmm.. Belum pernah melihat Lee melakukan hal seperti ini, bahkan melewati waktu sarapan? Ckckck." ucap Chung-Hee heran
"Sudahlah, biarkan teman kalian bahagia." ucap Hyeong Kim
"Sara, kita mau kemana?" tanya Lee penasaran
"Hmm.. Rahasia, kamu ikut aja ya." jawab Sara
"Oh iya, sudah sarapan kan?" tanya Sara kambali
Lee menggelengkan kepalanya
Sara mengambil kotak makan lalu memberikannya kepada Lee
"Apa ini? Kamu yang buat?" tanya Lee sambil memakannya
"Aku sengaja buat sarapan, karena pasti kamu akan melewati sarapanmu." ucap Sara
"Ini enak, Jinjja!" ucap Lee sungguh-sungguh
"Syukurlah kalo kamu suka, kamu harus cukup tenaga karena kita akan berjalan cukup jauh." ucap Sara
Lee menyelesaikan sarapannya, Sara merapikan kotak makannya dan memberikan Lee air minum dan buah tanpa sadar Sara menyekat sisa makanan yang menempel di wajah Lee.
Sara sadar lalu segera memberikan tissuenya ke Lee.
"Hmm.. Ada sisa makanan menempel disini." ucap Sara sambil menunjuk ke arah wajah Lee
Lee segera membersihkan wajahnya.
Suasana sedikit canggung karena kejadian tadi dan lagi Lee kaget dan jantungnya masih berdebar.
"Lagi-lagi.. Kamu bikin aku berdebar." ucap Lee dalam hati.
Sara mencoba melakukan kegiatan lain agar tidak terlihat salah tingkah di depan Lee.
Mereka pun mulai berjalan dan Lee tampak takjub dengan pemandangan tempat itu.
Lee sungguh menikmati perjalanannya, udara yang segar, matahari bersinar cerah dan pemandangan yang indah membuatnya terlihat bersemangat.
Lee menatap Sara yang berada di depannya.
"Aku menyukaimu! Jinjja, naneun neoreul joahae, Sara." ucap Lee dalam hati
Sara menyadari Lee sedang menatapnya lalu menghampirinya.
"Kenapa Lee?" tanya Sara
"Ani, aniyo.." jawab Lee tersenyum
Setelah mereka berjalan cukup lama dan menikmati perjalan pagi ini, mereka memutuskan untuk segera pulang.
"Wahh.. Aku merasa lega dan senang jalan pagi dan menikmati pemandangan ini denganmu." ucap Lee
__ADS_1
"Aku senang mendengarnya, yuk kita pulang." ucap Sara
"Setelah kita pulang, apakah ada acara lain?" tanya Lee
Sara menggelengkan kepalanya.
Lee terlihat sedih karena waktu bersama Sara hanya sebentar.
"Hari ini istirahat ya, besok kita jalan lagi." ucap Sara sambil tersenyum
Merekapun kembali ke tempat penginapan masing-masing dan membersihkan diri lalu beristirahat.
"Hyeong, gimana acara pagi ini dengan noona?" tanya Du-Ho penasaran
"Menyenangkan." Jawab Lee
Chung-Hee dan Du-Ho saling pandang, menyenangkan tetapi setelah kembali ke penginapan wajahnya Lee terlihat sedih.
"Ada apa Lee?" tanya Chung-Hee
"Omoo, jangan bilang kau ditolak noona?" tanya Du-Ho
"Aniii, aniyoo.. Sudahlah, aku mau beristirahat." ucap Lee
"Sepertinya Lee belum mengungkapkan perasaannya." ucap Chung-Hee
"Sepertinya Hyeong, padahal lusa kita sudah kembali ke Korsel." ucap Du-Ho
Lee menarik nafas panjang dan terlihat gelisah memikirkan waktu bersama dengan Sara hanya beberapa hari lagi dan harus kembali ke Korsel dan sampai saat ini Lee belum juga menyatakan perasaannya kepada Sara.
Lee tiba-tiba bangun dan segera bersiap untuk pergi keluar.
"Mau kemana Hyeong?" tanya Du-Ho
"Okee, Hyeong. Hwaiting!" ucap Du-Ho memberi semangat untuk Lee
Sore itu Lee mengirim pesan ke Sara untuk datang menemui Lee di tempat biasa mereka bertemu.
Lee sampai dan melihat Sara sudah disana.
Lee segera menghampiri Sara lalu menarik tangannya dan langsung memeluk Sara.
"Mianhae, kasih aku waktu sebentar memelukmu." ucap Lee
Sara terdiam dan membiarkan Lee memeluknya.
Lalu terucaplah perasaan itu dari mulut Lee, "Naneun neoreul joahae, Sara." saat memeluk Sara
Sara terdiam dan kaget setelah mendengar ucapan Lee, Sara gak menyangka bahwa Lee memiliki perasaan yang sama dengan Sara.
Sara masih terdiam dan belum menjawab Lee.
Lee melepaskan pelukannya dan membuat jarak untuk melihat wajah Sara.
"Maaf, kalo aku bersikap tidak sopan." ucap Lee
Sara menatap Lee dan Sara menangis terharu apa yang dia doakan terjawab.
Lee panik dan bingung melihat Sara menangis.
"Sara, kenapa? Maaf.. Maaf kalo aku.."
Lee belum selesai berbicara tiba-tiba Sara memeluknya.
__ADS_1
"Makasih Lee, karena mau menyukaiku." ucap Sara terharu.
Lee tersenyum dan menepuk punggung Sara dan menenangkannya.
mereka duduk dan menikmati matahari terbenam dan Lee menggenggam tangan Sara dengan erat seakan-akan tidak ingin berpisah dengan Sara.
"Hmm.. Kamu menyukaiku bukan sebagai idolamu kan?" tanya Lee penasaran
"Tentu saja sebagai idola dong." jawab Sara meledek Lee
Lee menarik tangannya lalu terlihat kesal.
Sara tertawa lepas melihat Lee kesal.
"Hmm.. Awalnya aku menyukaimu sebagai idolaku, tetapi semenjak pertemuan kita disini dan aku merasa sukaku padamu bukan sekedar sebagai idola." jelas Sara menjawab pertanyaan Lee tadi.
Lee yang mendengarkannya langsung terlihat senang dan tersenyum.
"Kamu.. Kamu selalu lancar mengungkapkan perasaanmu ya." ucap Lee sambil mengusap kepala Sara dengan lembut.
Lee terdiam sejenak lalu memegang tangan Sara.
"Kalo aku menyukaimu sejak pertemuan pertama kita, tiba-tiba dipertemukan dengan cara yang unik dan saat itu aku tidak bisa melupakan wajahmu." ucap Lee.
Sara menatap Lee dan tersenyum manis.
"Mungkin karena aku adalah wanita yang unik makanya.." Sara belum menyelesaikan ucapannya tiba-tiba Lee mendekatkan wajahnya dan mencium Sara dengan lembut.
Sara terlihat kaget dan wajahnya memerah tiba-tiba Lee melakukan hal itu, seperti di drama yang Sara tonton.
Lee tersenyum melihat wajah Sara yang memerah,
lalu mereka tertawa bersama dan bahagia.
Lee mengantar Sara ke penginapannya dan membukakan pintu mobilnya untuk Sara.
"Makasih ya, sudah diantar." ucap Sara
"Ini bukan pertama kali aku mengantarmu ya?" ucap Lee menggoda Sara
"Dasar, ya sudah.. hati-hati ya." ucap Sara
"Iya, kamu masuk sana, sudah malam, kalo ada yang ganggu kasih tau aku ya." ucap Lee
"Iyaa, hati-hati ya." ucap Sara sambil melambaikan tangannya
"Jalja, Sara." ucap Lee
Sesampai di hotel Lee langsung membersihkan diri dan istirahat, kali ini terlihat wajahnya begitu senang dan bahagia.
"Aku rasa Lee sudah menyatakan perasaannya dan jawabannya iya." ucap Chung-Hee
Du-Ho yang penasaran langsung bertanya ke Lee.
"Hyeong, apa kau sudah menyatakan perasaanmu?" tanya Du-Ho penasaran
"Pasti noona menolakmu?" ucap Du-Ho kembali
Lee tidak menjawab hanya tersenyum lalu pergi tidur.
"Yaahh, Chukhae Lee." ucap Chung-Hee
Lee menjawab dengan memberikan jempolnya.
__ADS_1
"Camkkan, Hyeong.. Jadi noona menerimamu? Daebak!!" ucap Du-Ho