Annyeong, Sara!

Annyeong, Sara!
Ep. 19


__ADS_3

"Sar, lo gak ajak Lee dan temannya ke kafe?" tanya Key


"Hmm.. Rencananya memang gw mau ajak ke kafe, tapi liat nanti aja." ucap Sara.


"Iyaa, ajak dong biar dia tau, kalo disini lo juga sibuk, ya gak?" ucap Key menggoda


"Hahaha.. Emang gw sibuk ya? Kayanya lo lebih sibuk dari gw." ucap Sara membalas goda Key


"Hmm.. Kalo dipikir-pikir emang lebih sibuk gw sih. Wahh.. berarti harus dapet bonus nih akhir tahun." ucap Key


"Iyaa.. Iya.. Tapi jangan lupa targetnya." ucap Sara


"Pagi.." sapa Sara


"Pagi ka." jawab para staff


"Udah sehat ka?" tanya Mery


"Sudah dong, makanya kesini." jawab Sara


"Oh iya, kemarin ada cowo asing kesini ka, tinggi, putih dan tampan." ucap Lita


"Lalu?" tanya Sara


"Lho, cowo itu nanya alamat kaka dan kayanya panik banget sampai-sampai menyakinkan kita dengan memperlihatkan foto ka Sara sama cowo itu." jelas Mery


"Oh ya? Masa sih?" tanya Sara penasaran


"Iya ka, dia tanya alamat kaka tinggal dan wajah panik banget tapi tetap tampan, tapi kalo diliat-liat kok kaya artis ya? Itu orang korea kan ka? Kok lancar juga ya bahasa Indonesianya." ucap Lita


Sara tidak menjawab hanya tersenyum mendengar ucapan Mery dan Lita.


"Udah yuk, kerja.. Semangat semuanya." ucap Sara


Tring.. Suara pintu kafe terbuka


Juna masuk ke kafe dan menghampiri Sara yang sedang berbicara dengan staff.


"Haii.., apa kabar?" sapa Juna


"Haii, kabarku baik, oh iya terima kasih ya, untuk makanannya." ucap Sara


"Iyaa. Hmm, Sara, boleh minta waktu sebentar, ada yang mau aku bicarakan." ucap Juna


"Ooh.. Okay, mau ngobrol dimana?" tanya Sara


"Di taman saja." ucap Juna


Mereka pun berjalan ke taman.


"Mau ngomong apa?" tanya Sara


"Hmm.. sebelumnya aku mau pastikan kamu baik-baik saja kan?" tanya Juna cemas


"Iyaa Juna, udah sehat kok." ucap Sara tersenyum


"Hmm.. Waktu itu.. Waktu itu kamu kenapa?" tanya Juna


"Maksudnya waktu hujan itu? Hmm.. Maaf ya, gara-gara aku kamu jadi bingung ya." ucap Sara


"Aku sudah selesaikan masalah, oh bukan maksudku kesalahpahaman itu jadi sekarang semua sudah baik-baik saja." ucap Sara


"Terima kasih selama ini... " Sara belum menyelesaikan ucapannya Juna sudah kembali bertanya.


"Lalu kesalahpahaman denganku gimana?" tanya Juna


Sara menatap Juna dan tidak mengerti maksud dari pertanyaannya.


"Maksudnya?" tanya Sara


Juna menarik nafas panjang lalu tersenyum


"Lupakan, syukurlah.. Yang penting kamu happy." ucap Juna


Sara terlihat bingung melihat sikap Juna dan pertanyaannya tentang kesalahpahaman dengan Juna? maksudnya apa?" ucap Sara dalam hatinya


Juna pamit lalu pergi meninggalkan Sara di taman.


"Annyeong Sara!" sapa Lee

__ADS_1


Kehadiran Lee menyadarkan Sara dari lamunannya.


"Annyeong Lee, lho.. Kamu kesini kok gak kabarin aku, udah lama ya?" tanya Sara


"Gak kok, kamu sedang apa disini?" tanya Lee


"Ooh.. Hanya duduk menikmati hari ini." ucap Sara tersenyum


Lee tersenyum dan tidak mengatakan kalo Lee mendengar percakapan Sara dengan Juna.


Lee menyadari bahwa yang menyukai Sara bukan hanya dirinya, tetapi ada orang lain.


"Kajja, aku mau coba minuman disini." ucap Lee


"Tapi.. Lee, kamu gak apa-apa, di tempat ramai kaya gini?" tanya Sara cemas.


"Gwaenchana.., aku bisa duduk disana dan tidak akan terlalu menarik perhatian orang kan." ucap Lee


"Hmm.. Ya sudah, yuk masuk." ucap Sara


Lee memesan ice coffee dan duduk di meja yang dipilih Lee.


Sara mengantar minuman yang Lee pilih.


"Haii.. Ini coffeenya ya. Kamu serius gak apa-apa disini?" tanya Sara kembali


"Iyaa, aku gak apa-apa kok." ucap Lee


"Okay, tunggu ya.. Setelah Key datang dan pengunjung agak berkurang, kita jalan ya." ucap Sara


Lee menganggukan kepalanya dan memberi kode ke Sara untuk kembali kerja.


"Kaa, itu siapa ka? serius aku penasaran." tanya Mery


"Iya kaa, dari postur tubuh dan melihatnya walaupun tertutup masker kayanya tampan. Itu teman ka Sara?" tanya Lita


"Yeee.. Kepo, mau itu temen, saudara atau pacar harus ya dikasih tau?" ucap Key


Sara hanya tersenyum dan belum berani untuk memberitahukan siapa Lee dan seperti apa hubungan Sara dengan Lee.


"Key, gw tinggal dulu ya, gw mau ajak Lee jalan dulu ya." ucap Sara dengan suara pelan


"Ooh okay, tapi kalo ada yang cari gimana?" tanya Key.


"Juna dan yang lain lah." ucap Key


"Iih, lo ya.. Udah ah.. Gw jalan dulu ya." ucap Sara


Sara menghampiri Lee dan mengajak Lee untuk jalan-jalan.


Sara mengajak Lee jalan-jalan dan Lee menikmati waktu bersama dengan Sara walaupun sejak melihat Sara berbicara dengan Juna di taman membuat Lee sedikit terganggu.


"Saranghae, Jinsimeuro saranghae, Sara! (aku mencintaimu dengan tulus.)" ucap Lee lalu memeluk Sara


Nado Saranghae Lee." ucap Sara tersenyum


"Kajja, baegopa Sara! (Ayoo, aku lapar!)" ucap Lee sambil mengandeng erat tangan Sara


"Hmm.. kamu mau makan apa?" tanya Sara


"Masakanmu aja." ucap Lee


"Tapi kan 30 menit lagi kita baru sampai kafe, apa kamu masih bisa tahan?" tanya Sara


"Eung, aku lagi mau coba masakan kamu." ucap Lee


"Hmm.. Baiklah." ucap Sara


Merekapun kembali ke kafe untuk makan malam disana.


"Lee, kamu serius mau makan masakan aku?" tanya Sara


"Eung, apapun itu yang akan kamu masak, aku pasti makan." ucap Lee


Mereka tiba di kafe dan para staff bersiap untuk menutup pintu kafe.


"Mery stop!" ucap Sara


"Lho, ka.. jam segini kok kesini lagi?" tanya Mery

__ADS_1


"Gak apa-apa, kalian udah mau pulang?" tanya Sara.


"Iya ka, kenapa ka Sara?" tanya Lita


"Its okay, ya udah.. Kalian pulang dan istirahat ya, yang tutup pintu ini biar aku aja." ucap Sara


"Ooh gitu ka, okay deh ka. Kita pamit ya." ucap Mery


"Iyaa, makasih untuk hari ini." ucap Sara.


Setelah semua staff pulang Sara langsung bergegas ke mobil karena Lee masih menunggu disana.


"Ayoo Lee, kita masuk." ucap Sara


Mereka masuk ke kafe, Sara segera menyiapkan makan malam.


Sambil menunggu Sara menyiapkan makan malam, Lee merebahkan dirinya di sofa untuk istirahat sebentar.


Tidak terasa Lee tertidur saat menunggu Sara menyiapkan makan malam.


Sara menghampiri Lee yang tertidur dengan wajahnya yang terlihat bersinar dan Sara mendekati Lee dan mengamati Lee yang tertidur pulas.


"Lee, bangun.. Aku udah siapin makan malam." ucap Sara dengan suara pelan


Lee tidak merespon dan masih tertidur


Sara tersenyum melihat Lee yang tertidur.


"Aku masih gak nyangka, ternyata kita pacaran." ucap Sara


"Ya udah, kamu tidur dulu ya." ucap Sara kembali.


Saat Sara ingin meninggalkan Lee yang tidur tiba-tiba Lee menarik tangan Sara dan Sara terjatuh dipelukan Lee


"Lee.." ucap Sara merasa malu


"Kamu milikku, Sara." ucap Lee


Lee mendekatkan wajahnya ke Sara.


Wajah Lee yang begitu tampan dan bersinar sangat dekat dengan wajah Sara dan membuat Sara menjadi salah tingkah.


Dan kembali Lee membuat Sara terlena dengan ketampanannya.


Dengan lembut Lee mengusap wajah Sara lalu memberi ciuman.


"Moek ja." ucap Lee menutupi wajahnya yang memerah setelah mencium Sara


Sara segera berdiri dan mengajak Lee duduk di meja yang disiapkan.


"Lee, kamu tuh ya." ucap Sara dalam hati


"Selamat makan." ucap mereka bersama


Mereka menikmati makan malam ini dan Lee sangat suka nasi goreng yang dibuat Sara.


"Masshita, jinjja!" ucap Lee dengan lahap menyantap makanannya.


"Syukurlah kalo kamu suka." ucap Sara


Tring..


Saat mereka sedang menikmati makan malam pintu kafe ada yang buka dan ternyata itu adalah Juna.


"Haii.. Sara, kok masih.." Juna tidak menyelesaikan ucapannya dan kaget melihat Sara sedang bersama seseorang.


Sara melambaikan tangannya ke arah Juna.


Lee melihat ke arah Juna dan ternyata pria yang sedang berbicara dengan Sara sekarang berada disini.


"Hii.. Kenapa Juna?" tanya Sara


"Ooh, kamu lagi ada tamu ya? Hmm.. Gak apa-apa, nanti saja, aku pamit ya." ucap Juna lalu pergi meninggalkan Sara bersama Lee


"Dia siapa?" tanya Lee


"Ooh.. Itu Juna, dia pelanggan disini." ucap Sara


"Hmm.. Tapi kok akrab ya?" tanya Lee kembali

__ADS_1


"Ooh iya, aku berteman dengannya, Juna pria yang baik." ucap Sara


Lee terlihat cemburu karena Sara memuji pria lain.


__ADS_2