Annyeong, Sara!

Annyeong, Sara!
Ep. 14


__ADS_3

"Pagiii.." sapa Key


"Heii, pagi.. Balik jam berapa semalam?" tanya Sara


"Hmm.. Balik jam 10, gw cek ke kamar lo tidur kaya pingsan gitu. Habis ngapain sih?" tanya Key penasaran.


"Kemarin itu gw ketemu sih Mike pas gw lagi beli sesuatu buat di kafe. Dan bikin ulah lagi tapi untung ada orang bantu gw jadi bisa bebas dari si Mike." ucap Sara masih terlihat kesal


"Hah? Jadi tuh orang masih ganggu ya? Keras kelapa banget sih. Dia pikir lo itu masih gak move on kali ya, padahal.. Hmm.. Pacarnya Sara sekarang jauuhhh banget dari Mike. Ya gak?" ucap Key


Sara hanya tersenyum mendengar ucapan Key.


"Terus siapa yang bantu lo itu? Baik amat." ucap Key


"Hmm.. Lo masih inget customer kita yang kata lo dia tampan itu. Inget?" tanya Sara


"Hmm.. Maksudnya Juna? Ooh kenapa, kenapa?" tanya Key penasaran.


"Dia yang bantu gw saat si Mike gak lepasin tangan gw." ucap Sara


"Serius?? OMG.. Kok bisa Sar?" tanya Key semakin penasaran


"Mana gw tau, tiba-tiba dia datang terus tolongin gw." ucap Sara


"Terus, dia ngomong apa ke Mike?" tanya Key


"Cuma ngomong suruh lepasin tangan gw." ucap Sara


"Hmm.. Gak mungkin! Masa iya sih Mike langsung ngelepas lo gitu aja, pasti dia ngomong yang lain, ya kan?" tanya Key


"Iyaa, dia cuma bilang gw pacarnya, terus dilepas deh tangan gw, terus dia ajak gw pergi." ucap Sara


"OMG...OMG.. Sara!! Serius lo? Ya ampun sangat beruntungnya dirimu dikelilingi pria tampan." ucap Key


"Yeee.. Gak jugalah.." ucap Sara


"Wahh.. Terus kalo dia ke kafe, terus ketemu saling sapa gak?" tanya Key semangat


"Gak dong, kan gw gak jaga dibagian order ya." ucap Sara santai sambil menyelesaikan sarapannya.


"Pagi semuanya." sapa Sara


"Pagi ka Sara." ucap para Staff


Seperti biasa Sara, Key dan para staff bersiap-siap untuk membuka kafe dan beberapa pengunjung sudah anteri untuk masuk.


Para staff menyambut hangat ke setiap pelanggan.


"Key, gw mau cek laporan keuangan dulu ya di belakang." ucap Sara


"Okay Sar." ucap Key


Key melirik ke arah Lita dan Mery karena mereka terlihat salah tingkah. Lalu Key menghampiri mereka.


"Heii, kenapa sih? Heboh amat." ucap Key


"Ituu lho ka Key, si tampan ada disini." ucap Mery sambil menunjuk ke arah Juna


"Wah.. pantes kalian ribet banget, eh tuh kesini dia." ucap Key


"Halo selamat pagi, mau pesan apa?" tanya Key ramah


Juna terlihat celingak celinguk seperti sedang mencari sesuatu.

__ADS_1


"Hmm.. Temen kamu ada dimana ya?" tanya Juna


"Key dan para staff saling menatap dan mengerutkan kening karena tiba-tiba Juna menanyakan Sara


"Oh iya, saya pesan iced coffee ya." ucap Juna kembali


Key meneruskan pesanan Juna dan memanggil Sara.


"Sara, ada pelanggan mau ketemu kamu dan dia duduk disana." ucap Key sambil menunjuk Juna duduk.


Sara belum mengetahui siapa yang ingin menemuinya.


Sara menghampiri pelanggan yang dimaksud Key dan menyapanya.


"Halo, saya Sar.." Sara belum menyelesaikan ucapannya terlihat syok karena pelanggan yang dimaksud Key itu adalah Juna.


Juna mempersilahkan Sara duduk dan langsung mengembalikan dompetnya yang terjatuh.


"Terima kasih ya, untung dompetnya ketemu kalo gak, pasti ribet nanti kalo bener-bener hilang." ucap Sara tersenyum


"Sama-sama." ucap Juna singkat


Suasana jadi canggung karena Juna tidak bicara lagi.


"Hmm.. Sekali lagi terima kasih ya, dan saya permisi dulu." ucap Sara sambil bangkit berdiri


"Tunggu.." ucap Juna


"Ya, kenapa?" tanya Sara dan menghentikan langkahnya


"Gak, gak jadi." ucap Juna lalu melanjutkan minum kopinya.


Sara hanya tersenyum lalu kembali ke ruangannya.


"Sar, gimana, gimana?" tanya Key


"Gimana apanya?" tanya Sara kembali


"Ituu, tadi disana ngobrol apa sama Juna?" tanya Key


"Gak ada, cuma balikin dompet terus say thanks terus udah deh." ucap Sara


"Kok datar amat." ucap Key


"Emang harus gimana?" tanya Sara


"Ya minimal tukaran nomor telphone gitu lho." ucap Key


"Hahaha.. Terima kasih." ucap Sara


"Udah ya.. Gw balik dulu ya, ada yang mau gw kerjain di rumah. bye Key." ucap Sara


"Iyaa, hati-hati ya." ucap Key


Drrtt..drttt.. Satu pesan masuk "LIG♡"


"Hii.. Kamu apa kabar? Nanti malam aku telphone ya." isi pesan Lee


Sara terdiam menatap handphonenya, setelah membaca pesan dari Lee, perasaan kesal, rindu dan semuanya menjadi campur aduk.


Sara memutuskan untuk tidak membalas pesan Lee.


Sara kembali melanjutkan kegiatannya di rumah.

__ADS_1


Drrrrtt..drttt.. Telphone masuk "LIG♡"


Sara melihat layar handphonenya dan terlihat kaget ternyata Lee benar-benar telphone.


"Halo.. Sara, aku kangen kamu." ucap Lee


"Haii.." ucap Sara


"Mianhae.. Aku gak telphone atau mengirim pesan ke kamu, maaf Sara, aku benar-benar kesulitan untuk.." Lee tidak meneruskan ucapannya.


"Kesulitan kenapa?" tanya Sara


"Haha..gak apa-apa kok, oh iya kamu apa kabar?" tanya Lee mencoba mengubah pembicaraan.


"Kesulitan apa Lee?" tanya Sara dengan sedikit kesal


"Hmm.. Gak ada kok, gak ada kesulitan." jelas Lee


"Terus.. Kenapa baru hubungi aku? dua minggu lebih aku tunggu dan benar-benar berusaha untuk berpikir positif tentang keadaanmu disana." ucap Sara kesal


"Mian, Mianhae Sara." ucap Lee


"Kamu cuma bisa bilang maaf tapi pasti akan terulang lagi. Dan setelah itu akan menghilang kembali." ucap Sara


Lee hanya terdiam tidak membantah atau menjawab ucapan Sara


"Kenapa kamu diam?" kamu itu kelewatan Lee, kamu anggap aku apa? Menghilang sesukamu dan aku rasa kamu itu menutupi sesuatu dariku. Aku merasa kalo dalam hubungan ini yang terbuka itu cuma aku." ucap Sara dengan suara bergetar.


"Maaf Sara, Aku.." Lee belum menyelesaikan ucapannya Sara memotong pembicaraan.


"Aku kecewa sama kamu, Lee." ucap Sara lalu menutup telphone dan menangis.


Sara menangis dan perasaannya sangat sakit.


Sara marah dan menyesal kenapa harus terjadi.


"Lee.. kenapa kamu seenaknya sama aku? kenapa kamu.." ucap Sara terbatah-batah


Key melihat Sara manangis lalu menghampiri Sara.


"Key..." Sara memanggil Key lalu memeluk Key dan menangis. Key mencoba membuat Sara tenang.


"Key... Kenapa Lee jahat? Kenapa Lee bersikap seperti itu, Key?" ucap Sara


Key baru pertama kali melihat Sara sampai seperti ini menangisi hubungannya.


"Tenang ya, nanti cerita ya.." ucap Key


Sara masih menangis dan sangat sedih.


Drrrtt...drttt.. Satu pesan masuk "LIG♡"


"Mian.. Mianhae Sara, aku sayang kamu."


Sara hanya membaca dan tidak membalas pesan Lee.


"Maaf Lee, aku Lelah.." ucap Sara menangis


"Hyeong.. Kenapa? Gimana kabar noona?" tanya Du-Ho


Lee tidak merespon pertanyaan Du-Ho lalu pergi begitu saja.


"Hmm.. sepertinya mereka sedang mengalami masalah." ucap Chung-Hee

__ADS_1


__ADS_2