
Drrrtt..drrrrttt.. satu pesan masuk
"Halo Noona, apa kabar? Ini aku Du-Ho, Aku harap kau sehat selalu ya."
Sara tersenyum melihat pesan dari Du-Ho lalu segera membalasnya
"Halo Du-Ho, kabarku baik, gimana denganmu dan yang lain?" bales Sara
"Aku baik, Hyeong Kim dan Hyeong Chung-Hee baik tapi Hyeong Lee agak kurang baik, noona." bales Du-Ho
"Syukurlah kalian baik-baik saja. Hmm.. Ada apa dengannya?" bales Sara
"Loh, memangnya noona tidak komunikasi dengan Hyeong Lee?" bales Du-Ho
"Hehehe.. rahasia dong. Aku harap Lee baik-baik saja, tolong jaga Lee, Du-Ho." bales Sara
"Hmm.. Aku akan menjaganya selama Hyeong Lee disini, ya sudah.. Aku harap Hyeong Lee dan noona segera bertemu. byee noona." bales Du-Ho
Sara hanya membaca pesan Du-Ho terakhir lalu merebahkan dirinya ke atas tempat tidur.
"Apakah aku harus menanyakan Lee soal kabarnya?"
"Kenapa kabarnya kurang baik, apa Lee sakit??" tanya Sara dalam hati.
Sara menarik nafas panjang lalu mengambil handphonenya kembali dan memutar lagu MyLove.
Drrrttt..drrrtt.. Satu pesan masuk "Juna"
"Haii.. Sudah tidur?"
"Haii, belum.." bales Sara
"Oh iya, besok aku dan Ando akan mampir ke kafe sebelum menemani Ando jalan-jalan." bales Juna
"Ooh.. Okay, memang kalian mau jalan kemana?" bales Sara
"Hanya menemaninya cari sesuatu." bales Juna
"Oohh.. Baiklah, semoga besok cerah ya." bales Sara
"Iyaa, kalo kamu happy pasti langit mendukung." bales Juna
Sara mengerutkan keningnya saat melihat balasan pesan Juna tidak seperti biasanya.
"Hahha.. aku akan happy, biar kalian gak kehujanan." bales Sara
"Janji ya." bales Juna
Sara tersenyum melihat pesan Juna lalu Sara menaruh handphonenya dan mencoba memejamkan matanya untuk istirahat.
"Hyeong.. Apakah kau tidak merindukan noona?" tanya Du-Ho
"Hmm.. Sangat, tapi aku harus menyelesaikan tugasku, setelah itu.." Lee menatap Du-Ho, lalu terdiam dan kembali melanjutkan kerjaannya.
"Hyeong.. setelah itu apa?" tanya Du-Ho
"Hmm.. Sudahlah Du-Ho baiknya kau istirahat, besok kita ada kerjaan pagi kan." ucap Lee
"Looh, yang harusnya istirahat kan kau Hyeong." ucap Du-Ho
"Oh iya.. Lupa. Hahaha.' ucap Lee
"Hmm.. Ada-ada saja kau Hyeong." ucap Du-Ho
Lee mengakhiri pekerjaannya lalu pergi ke kamarnya dan beristirahat.
Lee memeriksa handphonenya dan melihat foto-fotonya waktu bersama Sara di Bali.
"Neomu bogo sipeo, Sara. tunggu aku.. Kita akan segera bertemu." ucap Lee
"Halo, mau pesan apa?" tanya Mery
"Halo, pesan iced coffee dan banana cakenya satu." ucap seorang pelanggan
"Oh iya, cewe yang satu lagi mana ya?" tanya teman seorang pelanggan.
Mery melirik Lita dan mencari tau siapa yang dimaksud.
"Maksudnya siapa ka?" tanya Lita
"Hmm.. cewe dengan rambut panjang sepunggung ya, kalo gak salah." ucap pelanggan itu
"Ooh.. Iya belum datang ka." ucap Mery
"Ooh.. Gitu ya, nama dan nomor telphonenya boleh share gak?" tanya pelanggan itu
"Hmm.. Permisi masih ada yang dipesan?" ucap Juna
Mery dan Lita terlihat senang karena ada Juna yang menyelamatkan mereka dari para pria ini.
Mereka langsung menyelesaikan orderan dan pergi.
__ADS_1
"Halo ka, seperti biasa ya?" ucap Mery
"Iyaa.. Hmm, tadi mereka tanya-tanya soal Sara?" tanya Juna
"Iya ka, dan lagi kaya maksa minta nomor telphone ka Sara." jelas Mery
"Bukan cuma mereka aja sih ka, sebenernya banyak tapi kita cuekin aja." ucap Lita
Juna hanya menganggukan kepalanya lalu pergi mengambil pesanannya.
TRIINNG.. Suara pintu kafe terbuka dan ternyata Sara masuk dengan wajah ceria dan tersenyum ramah kepada setiap pelanggan.
"Haloo, gimana hari ini?" tanya Sara
"Ramai dan seperti biasa ka, ada orang iseng dan maksa minta nomor telphone ka Sara." ucap Mery
"Iyaa, untung ada ka Juna tampan, menyelamatkan kita ya Mer." ucap Lita
"Syukurlah.. Yang penting kalian aman ya, lain kali kalo mereka benar-benar mengusik, suruh tunggu aja." ucap Sara tersenyum.
"Ka Sara nih.. Bisa aja." ucap Lita
"Ya sudah, semangat ya kerjanya." ucap Sara kembali
Drrrttt..drrrttt.. handphone Sara bergetar
"Kaa, ada telphone." ucap Mery
"Ohh, thanks ya." ucap Sara
Sara segera menjawab telphonenya dan pergi ke taman.
Ternyata Juna sedang duduk di bangku taman.
Sara memberi senyuman dan melanjutkan pembicaraannya di telphone.
"Haii, kamu disini dari kapan?" tanya Sara
"Haii.. Hmm, baru kok." jawab Juna
"Oh iya, kamu sendiri mana temennya?" tanya Sara
"Ando lagi pergi ke rumah pacarnya." ucap Juna
"Ooh gitu ya, kamu gak pergi ke rumah pacar juga?" tanya Sara dengan nada menggoda
"Aku sendiri, belum punya pacar." ucap Juna
"Hahaha.. Gitu ya." ucap Sara
"Oh iya, malam ini ada acara?" tanya Juna
"Hmm.. Gak ada, kenapa?" tanya Sara
"Aku punya ticket untuk nonton konser, suka nonton konser?" tanya Juna penasaran
"Oohh.. Okay boleh, jam berapa?" tanya Sara
"Jam 7 malam, kamu bener bisa?" tanya Juna kembali
"Iyaa bisa, lumayan bisa nonton konser gratis." ucap Sara tersenyum
"Saraaa!!" Key memanggil
"Sampai nanti ya." ucap Sara
"Nanti aku jemput jam 6 sore ya." ucap Juna
Sara mengancungkan jempolnya dan tersenyum.
Drrttt..drrttt.. panggilan masuk
Sara segera menjawab telphonenya.
Key terlihat curiga dengan Sara karena tidak biasanya handphonenya Sara pakai mode getar.
Setelah Sara selesai bertelphone Key menghampirinya.
"Sibuk banget dari tadi, idol telphone?" tanya Key
"Ini tadi urusan sewa tempat di Bali, tiba-tiba mau nego lagi, padahal beberapa bulan lalu bilang udah disewakan." ucap Sara
"Oohh.. gitu, terus mau dilanjut?" tanya Key.
"Belum tau nih, kita lihat nanti ya." jawab Sara
Key memberikan segalas minuman dingin untuk Sara.
"Makasihh Key-key, tau aja kalo gw lagi haus." ucap Sara sambil meminum minuman dinginnya.
"Oh iya, gw mau tanya.. tumben tuh handphone pakai mode getar? lagu idol lo udah gak pernah kedengaran lagi kayanya di telinga gw, masih kan?" tanya Key penasaran
__ADS_1
"Hmm.. Gak apa-apa, dari pada gw nanti jadi kepikiran dia terus, lebih baik gw buat mode getar dan fokus sama kerjaan." ucap Sara
"Loh, jadi lo berdua belum komunikasi? Kelamaan nanti malah gak baik lho." ucap Key
"Hmm.. Masa harus gw duluan sih Key? Udahlah.. Nanti kalo gw siap aja." ucap Sara
"Ya udah, gw cuma ingetin aja. Jangan sampai nanti malah ada masalah baru diantara kalian." ucap Key
"Iyaa.." jawab Sara
"Oh iya, hari ini gw balik malam dan mobil lo aja yang bawa, gw mau ke toko buku, mau titip sesuatu chat gw ya Key." ucap Sara
"Bawa mobil aja, mau hujan kan." ucap Key
"Gak apa-apa, gw mau naik kendaraan umum aja." ucap Sara
Sara memanggil taksi lalu pergi mencari sesuatu.
Sara mengambil handphone dan earphonenya dan memutar dengan sengaja memutar lagu LeeInGuk.
di luar hujan deras dan air mata Sara pun mengalir.
Sara menangis sepanjang jalan.
Sara sampai di toko itu dengan kondisi hujan Sara turun dan tidak segera mencari tempat teduh tetapi berjalan dalam hujan dengan menangis.
Tiba-tiba seseorang memayungi Sara dan memeluknya Sara yang hampir terjatuh.
"Kamu gak apa-apa?" tanya seseorang itu
Sara berpikir apakah Lee datang dan memeluknya?
Sara melihat ke arah seseorang wajah seseorang itu dan ternyata itu Juna.
Mereka berdiri cukup dekat dan saling menatap di tengah hujan.
Hati Sara terasa sakit, berharap pria ini adalah Lee yang menghampirinya.
Sara menangis kembali mengingat Lee lalu Juna memeluk Sara dengan lembut untuk menenangkannya.
Pelukan Juna terasa hangat dan sedikit menenangkan Sara yang sedang sedih.
"Kamu sudah tenang?" tanya Juna dengan lembut
Sara memalingkan wajahnya yang memerah karena malu.
"Iiy..iyaa.. Makasih ya." ucap Sara
Juna tersenyum dan melepaskan jaketnya lalu dipakaikan untuk Sara.
"Yang terpenting kamu udah tenang dan sekarang kita harus berteduh, kalo gak nanti sakit." ucap Juna
Sara hanya mengikuti Juna yang mengenggam tangannya dengan erat.
Juna membukakan pintu mobil dan memberikan handuk kecil untuk Sara.
"Ini handuknya, keringin dulu kepala dan wajahnya ya." ucap Juna
Sara hanya menatap Juna dengan bertanya-tanya dalam hatinya.
"Ada apa dengan Juna? Kenapa dia selalu hadir disaat gw sedang terpuruk. tapi kenapa Juna?" ucap Sara dalam hatinya.
Juna mengantar Sara pulang dan Key menyambut mereka.
"Sara, kok basah kaya gini sih. ayo cepet bersih-bersih." ucap Key cemas
"Makasih ya kamu anter aku pulang. Maaf merepotkan." ucap Sara
"Gak apa-apa kok, kamu ganti baju dan bersih-bersih dulu. kalo kelamaan nanti sakit." ucap Juna perhatian
Key melirik ke arah Sara dengan penuh pertanyaan
"Sekali lagi makasih, aku ke kamar dulu ya." ucap Sara
Key menanyakan kenapa Sara sampai basah seperti itu, lalu Juna menjelaskan apa yang terjadi dan pamit untuk pulang.
Key menyiapkan makan malam dan minuman hangat untuk Sara.
Sara celingak celinguk seperti mencari sesuatu.
"Udah pulang orangnya, sini duduk terus makan nih." ucap Key
Sara duduk dan memakan makanan yang disiapkan
"Are you okay Sar?" tanya Key cemas
Sara terdiam dan menangis.
"Hmm.. Kalo memang hubungan lo sama idol itu gak bisa dipertahankan atau lo udah capek dengan dia, ya udah Sar, lepas.. Jangan ditahan kaya gini." ucap Key
Sara hanya menangis
__ADS_1
Sedangkan di Korsel Lee sedang mempersiapkan segalanya untuk menemui Sara.