Annyeong, Sara!

Annyeong, Sara!
Ep. 15


__ADS_3

"Haii.. Sarapan yuk, gw buat roti panggang nanas coklat tuh." ucap Key


"Wah.. Kayanya enak." ucap Sara tanpa ekspresi


"Hmm.. Udah enakan hatinya?" tanya Key


Sara hanya menganggukan kepalanya dan memakan sarapan yang dibuat Key


"Kemarin kenapa? Ada masalah sama Lee?" tanya Key


"Hmm.. Gw lagi capek aja kayanya makanya gw luapkan rasa kesel gw ke dia." ucap Sara


"Bukan karena masalah komunikasi kan?" tanya Key


"Hmm.. Gak kok, kemarin cuma kesel aja sama dia." ucap Sara


"Ya udah, pokoknya kalo ada apa-apa cerita ya, jangan disimpen sendiri lho." ucap Key


"Iyaa Key." ucap Sara sambil tersenyum


Hari ini seperti biasa mereka berangkat dan bersiap untuk membuka saranghae.


Cuaca cerah dan sudah ada beberapa pengunjung yang datang untuk membeli minuman dan salah satunya adalah Juna.


"Pagi, mau pesan apa?" tanya Mery


"Hmm.. Seperti biasa." ucap Juna


"Oke, ini cardnya dan silahkan ditunggu kopinya, terima kasih." ucap Mery ramah


"Sama-sama." jawab Juna lalu pergi ke mejanya.


"Itu Juna yang pesan?" tanya Sara


"Iya ka, kenapa?" tanya Mery


"Sini aku aja yang bawa ya, gak apa-apa kan?" tanya Sara


"Hehe, gak apa-apalah ka." ucap Mery


"Hii.. ini kopinya." ucap Sara sambil meletakan pesanan Juna


"Hii, kok? Kenapa kamu yang anter?" tanya Juna


"Gak apa-apa kan, disini saya juga bekerja." ucap Sara


Juna tersenyum tipis


"Oh iya, ini kopinya free ya, saya kan janji untuk traktir." ucap Sara sambil mengembalikan uang cash ke Juna.


"Tunggu, jangan pergi dulu." pinta Juna


Sara duduk kembali lalu menatap Juna dengan penuh pertanyaan


"Kita belum berkenalan secara resmi." ucap Juna


"Ooh iya ya, gak begitu perhatiin soalnya." ucap Sara sambil tertawa kecil


"Hmm.. Halo, saya Sara." ucap Sara tersenyum


Juna tersenyum melihat sikap Sara


Sara mengerutkan keningnya karena tiba-tiba Juna tersenyum.


"Aku Juna." ucap Juna ramah


"Salam kenal ya dan terima kasih untuk bantuannya waktu itu." ucap Sara


"Sama-sama." ucap Juna


Drrrtt..Drttt.. Telphone masuk

__ADS_1


"Sory, jawab telphone dulu ya, selamat menikmati kopinya." ucap Sara lalu pergi untuk menjawab telphonenya.


Sara melihat siapa yang menghubunginya.


Ternyata Lee menghubungi Sara


Sara masih belum siap untuk bicara dengan Lee.


Dari kejauhan Juna memperhatikan sikap Sara, seperti sedang bingung dan sedih.


Sara memutuskan tidak memjawab telphone dari Lee.


"Kok gak diangkat telphonenya?" tanya seseorang


Sara mencari siapa yang berbicara dan ternyata Juna.


"Ha..hai.., kok kamu disini?" tanya Sara terlihat bingung karena kehadiran Juna


"Gak apa-apa, kebetulan lewat dan lihat kamu seperti orang bingung, jadi aku kesini." ucap Juna


"Hahahha..gitu ya." ucap Sara sambil tertawa garing.


"Kok dia tau gw lagi bingung." ucap Sara dalam hati.


"Ya udah, saya kesana dulu ya, permisi." ucap Sara


drrtt..drrttt.. Satu pesan masuk "LIG♡"


"Sara, please.. hubungi aku!"


Sara terlihat sedih lagi setelah membaca pesan Lee, Sara memilih untuk tidak membalas pesan Lee.


Lee menunggu balasan dari Sara tapi sudah sore, Sara belum juga merespon pesan dari Lee.


"Lee, kenapa?" tanya Chung-Hee


"Gak apa-apa." ucap Lee


"Aniyo.. Kita baik-baik saja kok." ucap Lee


"Arasseo, semoga kalian benar baik-baik saja Lee." ucap Chung-Hee


Lee tidak menjawab lagi dan hanya terdiam memikirkan sikap Sara.


"Lee, Hyeong Kim mau bicara denganmu setelah itu kalian akan berangkat ke agensi, ingat jam 5 sore Lee." ucap Chung-Hee kembali


"Arasseo, gumawo Chung-Hee." ucap Lee


Hyeong Kim menunggu Lee di kafe dekat agensi sebelum mereka kesana.


Lee menghampiri Hyeong Kim dan menyapanya.


"Hii, Hyeong." sapa Lee


"Lee, duduklah, sudah pesan minuman?" tanya Hyeong Kim


"Sudah Hyeong, Hmm.. Ada apa Hyeong?" tanya Lee


"Bagaimana hubunganmu dengan Sara?" tanya Hyeong Kim


Lee terdiam dan menarik nafas panjang.


"Apakah kalian baik-baik saja?" tanya Hyeong Kim kembali


"Aku harap baik-baik saja, tapi hampir 2 minggu lebih aku tidak menghubunginya dan jarang memberi kabar, dan... Sudahlah Hyeong, doakan saja." ucap Lee terlihat sedih dan kecewa


"Mianhae Lee, seharusnya aku membelamu." ucap Hyeong Kim


"Aniyo.., gwaenchanayo Hyeong." ucap Lee terlihat tidak enak karena mendengar Hyeong Kim meminta maaf.


"Sebenarnya aku belum memberitahu Sara soal disini, dan aku rasa Sara salah paham dan aku membuatnya bersedih, Hyeong." ucap Lee sedih

__ADS_1


"Hmm.. Lebih baik kau harus meminta maaf, bagaimanapun caranya." ucap Hyeong Kim


"Agensi juga harus menerima pilihan dan permintaanmu, karena kau sudah berjuang banyak untuk agensi ini. Dan aku akan pastikan itu Lee." ucap Hyeong Kim sungguh-sungguh


"Kamsahaeyo Hyeong." ucap Lee


Akhirnya agensi mengerti dan mengambulkan permintaan Hyeong Kim untuk Lee


"Kamsahaeyo Hyeong." ucap Lee saat permintaan Hyeong Kim dikabulkan


"Gwaenchana Lee, sekarang fokuslah menyelesaikan kesalahpahaman kalian." ucap Hyeong Lee


"Hmm..Hyeong, apakah berarti aku boleh ke Indonesia?" tanya Lee


"Tentu, asal selesaikan pekerjaanmu dahulu disini dan akan aku ajukan cuti liburan ke agensi." ucap Hyeong Kim.


"Jinjjayo Hyeong?" tanya Lee kembali


"Hmm.. Jinjja." ucap Hyeong Kim


Lee terlihat senang dan akhirnya bisa bertemu dengan Sara kembali.


Lee segera menyelesaikan pekerjaannya dan bekerja sungguh-sungguh karena Hyeong Kim dan lain sudah membantu Lee.


Sedangkan Sara masih terlihat berjuang untuk tidak sedih dan tetap semangat.


Juna semakin akrab dengan Sara dan sering lebih berkunjung ke kafe.


"Sara, gimana hubungan lo sama idol itu?" tanya Key tiba-tiba


"Ah, apa, kenapa Key?" tanya Sara telihat kaget dengan pertanyaan Key


"Hubungan lo sama idol itu gimana, kok gw gak pernah denger lo telphone atau megangin handpone kaya kemarin-kemarin sih?" tanya Key


"Ooh itu, hmm..sebenernya Lee udah 2 minggu lebih gak kabarin dan waktu itu Lee telphone tapi gw marah, karena kesel aja tiba-tiba ngilang, tiba-tiba muncul, pokoknya gw kesel." ucap Sara


"Terus dia gak jelasin kenapa kaya gitu?" tanya Key


"Hmm.. Gak." ucap Sara


"Terus lo gak cari tau, kenapa tiba-tiba dia kaya gitu?" tanya Key


"Gak Key, gw udah terlanjut marah." ucap Sara


"Hmm.. saran gw, lebih baik lo tanya dan minta penjelasan dulu, dari pada lo kaya gini, sedih, bingung dengan hubungan ini kan." ucap Key


Sara tidak menjawab dan hanya terdiam.


"Dan lagi, gw liat lo udah semakin akrab dengan Juna, gw cuma mau lo happy dan kalo tuh idol k-pop gak bisa bikin lo bahagia, gw dukung lo sama Juna or siapapun, tapi lo harus beresin dulu hati lo dengan idol itu." ucap Key


"Hmm.. Iyaa, tapi gw sama Juna cuma temenan lho, ngobrol juga cuma di kafe." ucap Sara


"Iyaa, itu kan dari sisi lo, kalo sisi Juna, i dont think so. Liat aja cara dia natap lo, beda kali." ucap Key


Sara terdiam dan menghela nafas panjang.


"Lo masih sayang kan sama Lee, cuma kalian gak komunikasi aja makanya jadi kaya gini." ucap Key


Sara hanya menganggukan kepalanya dan Key mencoba menghibur Sara.


"Ya udah, selesaikan dan kalo perlu cari sampai isi hati lo tersampaikan. Inget ya." ucap Key sambil memeluk Sara


"Makasih yaa Key, lo temen sekaligus saudara buat gw." ucap Sara


"Iyaa, karena itu gw mau lo happy bestie. dan baru kali ini juga gw liat lo terlihat happy saat sama seseorang, dulu sama Mike biasa aja, tapi sama idol ini lo terlihat happy, makanya cepet selesaikan masalahnya ya." ucap Key kembali


"Iyaa, makasih Key-key." ucap Sara


Setelah mendengar ucapan dan nasehat Key,


Sara terlihat lebih tenang dan siap untuk menyelesaikan kesalahpahaman diantara mereka.

__ADS_1


__ADS_2