Antara Cinta Dan Kesedihan

Antara Cinta Dan Kesedihan
Episode 1


__ADS_3

Cika wanita berusia 15 tahun yang baru saja lulus SMP merupakan putri pertama dari seorang pengusaha kaya raya di desanya. Iya meneruskan jenjang SMA di suatu sekolah elit di kota tempat ia tinggal.


Suatu hari ia bersiap-siap akan pergi ke perantauan tempat ia melaksanakan studinya. Ia menyiapkan semua kebutuhan yang akan dibawa. Setelah siap, ia pun berpamitan kepada kedua orang tuanya.


"Ayah, ibu.. Cika berangkat dulu ya" pamit cika kepada kedua orang tuanya yang sedang menonton tv di ruang tengah


"duhhh anak ayah udah gede aja, udah mau SMA, udah hidup mandiri jauh dari ayah" kata sang ayah sambil mengacak-acak rambut anaknya


"ih ayah apaan sih, Cika dah gede tau yah" decak sebal sang anak


sang ibu yang mulai merasa sebal dengan ulah suami dan anaknya itu pun mulai memotong perdebatan mereka, "udah-udah, kebiasaan ih ayah sama Cika ini. udah sana buruan berangkat, pak Dudun udah nungguin di depan tuh"


"iya ibu ku yang cantik" goda cika sembari bersalaman kepada ibunya lalu ayahnya


"Cika berangkat dulu ya yah, bu. Assalamu'alaikum" pamit sang anak


"wa'alaikumussalam. jaga diri baik-baik ya nak" ucap sang ibu pada putri sulungnya itu

__ADS_1


Cika pun berangkat ke kota bersama sang supir suruhan ayahnya itu. Jarak rumah ke kota yang tidak begitu jauh membuat perjalanan Cika cepat sampai.


Satu jam kemudian ia sampai di suatu kos-kosan yang akan ditempati. Cika turun dari mobil, dan mengetuk pintu kosannya. Tak berapa lama, ada seorang pria membukakan pintu.


"Ada apa ya?" tanya sang pria tersebut.


Cika pun terdiam sejenak melihat sosok pria tersebut. "OMG... ganteng sekali orang ini" batin si Cika. "hellooooooo, kamu niat kagak sih mencet bel pintu rumah orang tapi malah bengong begini. kenapa? naksir sama aku? cih, bukan selera ku" ucap sang pria yang menyadarkan Cika dari lamunannya.


"Ihh apaan sih lu, aku tuh ke sini mau ketemu sama pemilik kos ini" ucap Cika dengan sedikit bentak karena ia merasa malu sudah melamun melihat ketampanan pria itu.


Cika pun terkejut setelah tau pemilik kosan itu seorang pria yang masih muda. Ia pikir pemilik kos Candleya sudah tua seusia sang ayah, karena ia menemukan kosan itu berdasarkan rekomendasi dari ayahnya. Cika mau tinggal di kos itu karena bujukan sang ayah yang bilang temannya si pemilik kos Candleya sangat baik dan ramah.


Tanpa pikir panjang, ia pun terpaksa ramah dengan pria itu.


"emmm.. itu anu, saya siswi baru di sekolah dekat sini dan kebetulan jadi penghuni kos baru di sini. Udah melakukan pembayaran langsung via transfer" ucap Cika dengan sok ramahnya.


"ihhh ngapa punya anak kos yang ngeselin kek kamu gini sih" batin sang pemilik kos dengan sebal.

__ADS_1


"silahkan masuk dan pilih kamar yang masih kosong" ucap pria tersebut.


Cika pun masuk ke dalam kosan Candleya dan mengililingi sembari memilih kamar kosong mana yang cocok buat dia diikuti oleh sang pemilik kosan. Setelah ia berkeliling dan menemukan kamar yang pas buat dia, ia pun membalikkan badan hendak memberi taukan kepada pemilik kos tersebut.


Ketika ia hendak memberi tahukan kepada pria itu, Cika tak sengaja tersandung oleh sandal anak kosan lain yang menghalangi jalannya. Dengan reflek si cowok itu langsung memegangi Cika agar tak jatuh ke lantai. Mereka pun saling berpandangan.


"makanya kalau jalan pakai mata" ucap sang pemilik kos dengan sebal. Lalu ia melepaskan Cika dari dekapannya.


"maaf pak, saya gak sengaja" ucap tika dengan sok ramahnya. "saya mau pilih kamar yang di situ pak" ucap Cika sambil menunjuk kamar kosong yang dekat dengan rumah utama.


"oke, saya ambilkan kuncinya sebentar. kamu boleh masukin barang bawaanmu ke dalam sambil menunggu saya ambil kuncinya" ucao sang pemilik kosan.


Pak dudun pun membantu Cika membawa barang bawaannya ke dalam. Setelah pak Dudun pergi, Cika pun masih setia menunggu pemilik kos yang tak kunjung datang.


Bagaimana mau datang cepat, sang pemilik kos sengaja mengerjai Cika.


Jangan Lupa Like untuk Vote ya :)

__ADS_1


__ADS_2