ANTHOPHILE

ANTHOPHILE
PENGALAMAN BARU


__ADS_3


[TIBA DI KOTA TUJUAN]


Lea melangkah perlahan keluar dari pesawat, pandangannya melebar memperhatikan sekitar, tempat baru yang begitu asing baginya.


Perasaan senang dan sedih bercampur menjadi satu.


Senang karna Lea akhirnya bisa sampai di kota impiannya, sedih karna Lea menyadari jika kini dirinya berada jauh dengan ibu dan adiknya.


Langkah Lea terhenti, ia merogoh sakunya untuk mengambil ponsel kemudian melihat alamat kantor yang akan ia tuju.


Karena Lea baru di kota ini, Lea berniat memesan taxi online untuk memudahkannya menuju kantor management.


*selesai memesan taxi online*


Lea pun melanjutkan langkanya menuju keluar bandara.


[DILUAR BANDARA]


*menelepon supir taxi*


"Saya tunggu di depan minimarket ya pak"


Setelah beberapa menit menunggu, supir taxi itu mengabari Lea jika dia sudah sampai di titik lokasi.


Lea mencari dimana taxi itu berhenti, sambil memperhatikan plat nomor setiap taxi yang berhenti disana.


*Lea menemukan taxi itu, kemudian langsung menaiki taxi tersebut*


Singkat cerita, Lea telah sampai di tempat tujuannya.


[DI KANTOR MANAGEMENT]


"udah sampai mbak, itu tempat nya"


Supir taxi menunjuk gedung bewarna putih.


"Oh iya makasih pak"


Sambil membayar taxi.


Lea tidak berhenti di depan gedung tersebut, karna untuk sampai kesana Lea harus menyebrang terlebih dahulu.


Dari sebrang jalan sudah terlihat jelas bangunan gedung yang tinggi dan mewah, membuat Lea tertegun sejenak meperhatikan gedung itu dengan perasaan bangga.


"sebentar lagi, aku akan berada disana"


*ucap Lea dalam hati*


Lea pun bergegas menuju gedung tersebut.


Sesampainya disana, Lea tidak langsung masuk, melainkan menelpon Pak Felix terlebih dulu selaku manager disana.


"Pak ini Lea, saya sudah berada di depan kantor"


Kata Lea.


"Oh Lea, silahkan masuk dan tunggu di ruang tunggu ya, saya kesana sekarang"


*Lea menutup telponya*


Merasa tidak enak jika langsung masuk begitu saja, Lea kemudian menghampiri security yang sedang berjaga disana.


"Pak maaf, saya izin masuk karna sudah ada janji dengan Pak Felix"


Kata Lea kepada security tersebut.


Security itu tidak langsung mempersilahkan Lea masuk, tapi dia malah memperhatikan Lea dari ujung kepala hingga ujung kaki.


Menyadari security memperhatikannya dengan tidak wajar, membuat Lea merasa risih dan ingin segera masuk.


"Maaf pak, apa saya boleh masuk?"


Kata Lea dengan nada bicara lebih tegas.


Mendengar nada suara Lea yang meninggi, security itu mempersilahkan Lea masuk.


*Lea langsung masuk dengan langkah yang cepat, karna merasa takut dengan security itu kemudian Lea duduk di sofa yang berada disana*


Belum lama Lea menunggu, Pak Felix pun datang.


"Lea?"


Lea berdiri lalu mengangguk disertai senyuman kepada Pak Felix.


"Kamu cantik sekali"


Kata Pak Felix dengan pandangan kagum kepada Lea.


"Ayo ikut saya ke ruangan, disana sudah ada 3 orang teman baru mu"


Kata Pak Felix sambil berlalu pergi di ikuti oleh Lea dari belakang.


[DI DALAM RUANGAN]


Dari luar sudah terlihat ada 3 orang perempuan yang di maksud Pak Felix tadi, mereka sedang duduk.


Oleh Pak Felix, Lea disuruh duduk di samping 3 perempuan itu.


Ketiga perempuan itu tersenyum kepada Lea,


Lea pun membalas senyuman itu sambil duduk disampingnya.


"Lea.. Kenalkan ini Aster, Vio, dan Laura"


Kata Pak Felix sambil menunjuk mereka satu persatu.


"Kalian akan menjadi girl group, saya harap kalian nyaman satu sama lain, karna kalian akan tinggal bersama dalam waktu yang mungkin cukup lama. Kini kalian adalah satu keluarga"


Kata Pak Felix menjelaskan.


"Hari ini tidak banyak yang akan saya sampaikan, karna hari sudah terlalu sore. Jadi pembicarannya akan dilanjutkan besok di ruangan ini sekitar jam 10an"


Lea, Aster, Vio dan Laura pun mengangguk.


"Sekarang ikuti saya, saya akan menunjukkan tempat tinggal kalian. Kebetulan tempat tinggal kalian masih berada dalam gedung ini, tujuannya untuk memudahkan kalian beraktivitas disini"


Kata Pak Felix sambil berjalan.


[DI DEPAN PINTU KAMAR]


"nah ini tempat tinggal kalian, kalian akan tinggal 1 kamar"


"ini kartu akses untuk memudahkan kalian keluar masuk kamar ini, begini cara pakainya"


*Pak Felix mencontohkan*


"saya tinggal dulu, selamat istirahat"


"Terimakasih pak"


Lea, Vio, Laura dan Aster menjawab bersamaan.


*Pak Felix meninggalkan mereka*


Mereka pun segera masuk untuk beristirahat, terlihat hanya ada dua tempat tidur. Jadinya mereka harus tidur berdua dalam satu tempat tidur.


"Kalian asalnya darimana?" tanya Aster.


"saya asli orang sini" Jawab Laura


"Saya dari luar kota" Jawab Vio


"Saya juga dari luar kota" Jawab Lea


"berarti yang asli orang sini hanya Saya dan Laura"


*Laura mengelilingi ruangan*


"ah kamar mandinya cuma Satu, berarti mandi nya harus gantian, aku dulu ya ... udah gerah banget nih"


*Lea, vio, Aster mengangguk*


Sambil menunggu giliran mandi, mereka pun membereskan barang bawaan mereka masing-masing.


Karna barang bawaan Lea tidak terlalu banyak, Lea lebih dulu selesai membereskan barangnya.


Tidak sengaja pandangan Lea tertuju pada balkon, Lea menuju balkon tersebut kemudian membuka pintu balkon tersebut. Dari sana terlihat jelas pemandangan kota impian Lea selama ini.


Saat sedang memandangi keindahan kota, tiba-tiba Lea teringat bahwa dia belum mengabari ibunya, segera Lea mengambil ponsel dan kembali ke balkon untuk menelpon ibunya.


"bu, Lea udah sampe.. ini Lea lagi istirahat sambil nunggu giliran mandi"


"Alhamdulillah kalo udah sampe nak, udah makan belum?"


"belum bu, Lea mau mandi dulu sholat baru makan"


"yasudah kalo gitu, ibu mau lanjutin jahitan ibu"


"eh bentar bu, Lily lagi apa?"


"Lagi nyiapin lamaran kerja, katanya besok mau mulai cari kerja"


"oh iya Lily emang bilang katanya mau mulai cari kerja kalo Lea udah pergi"


"iya tuh lagi fokus bikin lamaran, udah dulu ah.. kamu istirahat aja pasti cape banget"


"hehe iyaa bu, yaudah nanti Lea telpon lagi ya bu. dahh ibu"


"dahhh, selamat istirahat"


*Lea mematikan ponsel nya*


Sebenarnya ibu masih ingin berbincang dengan Lea, tapi ibu tau jika Lea pasti sudah sangat lelah. Jadi ibu tidak mau mengganggu istirahat Lea.


Tiba tiba terdengar panggilan dari dalam kamar.

__ADS_1


"Lea.. kamu gaakan mandi?"


Vio berteriak.


"Mandi dong"


jawab Lea sambil melangkah masuk kedalam.


Lea melihat semuanya sudah mandi


"tinggal aku yang belum mandi ya"


Kata Lea.


"iyaa sana mandi dulu, abis ini kita cari makan keluar"


jawab Aster.


*Lea mengangguk kemudian masuk menuju kamar mandi"


Laura Vio dan Aster menunggu sambil ngobrol-ngobrol. Mereka cepat sekali akrab, seperti sudah berteman lama.


*Lea selesai mandi*


"boleh ga aku minta waktu sebentar buat sholat?"


tanya Lea.


"ya tentu boleh dong"


Jawab Laura.


"Kalian gapapa nunggu sebentar?"


Tanya Lea lagi.


"Iya gapapa banget, tapi kalo kita emang ga sholat ya karna kita semua non muslim"


Kata Aster.


*Lea kemudian sholat*


[20 menit berlalu]


*Lea selesai sholat*


Mereka ber-empat pun keluar untuk makan malam bersama.


Selesai makan, mereka bergegas kembali menuju kamar untuk langsung tidur karna sudah lelah sekali.


Lea tidur bersama Aster, dan Vio tidur bersama Laura.


[KE ESOKKAN HARINYA]


Lea bangun lebih awal karna akan melaksanakan sholat sebelum memulai aktivitas barunya.


Selesai sholat Lea membangunkan teman temannya, kemudian mulai bergantian untuk mandi.


*KRINGGG*


Terdengar suara telpon masuk


*Laura mengangkat telpon tersebut*


"Halo, dengan siapa?"


"Halo saya disuruh Pak Felix untuk memberitahu jika makanan kalian sudah disediakan di lantai bawah. Selama kalian disini, makanan akan selalu di sediakan"


"ohh baik, terimakasih infonya"


*Laura pun menutup teleponnya*


Kemudian Laura menyampaikan pesan dari Pak Felix kepada yang lainnya.


"sarapan kita ada di lantai 1, selama disini makanan kita udah di sediain jadi kita gaperlu keluar buat cari makanan"


Kata Laura.


"Wah enak banget dapet makan gratis tiap hari"


Kata Vio.


"Itu tuh biar kita ga makan sembarangan, biar berat badan kita terjaga. pasti makanannya udah di hitung kalorinya"


Kata Aster.


"ohh begitu ya.."


Kata Lea.


"hmmm Bye bye mie goreng seleraku"


Kata Laura.


Kemudian Aster mengalihkan pembicaraan.


Lea dan Vio angkat tangan.


"aku dulu yang mandi ya Laura"


"oke siap"


jawab Laura.


"Btw panggil aku Lau aja ya"


Kata Laura.


Mereka semua mengangguk.


Sambil menunggu semuanya beres mandi, mereka pun bersiap sambil beres beres tempat tidur.


*Semuanya sudah selesai, mereka langsung turun menuju tempat makan untuk sarapan*


[DI TEMPAT MAKAN]


Tiba-tiba Lea teringat ibu dan Lily, biasanya mereka sarapan bersama, tapi sekarang sudah berbeda. Lea harus adaptasi dengan lingkungan yang menurutnya sangat asing.


"Lea!"


panggilan Aster mengangetkan Lea.


"Ah, iya, apa?"


kata Lea merasa bingung.


Kemudian Aster berbisik


"aku liat security diluar itu merhatiin kamu terus"


Mendengar itu, Lea tidak berani melihat ke arah security tersebut.


"dari awal aku kesini, security itu udah merhatiin aku kaya gitu"


kata Lea.


"ciee belum juga jadi penyanyi kamu udah punya fans"


kata Vio mengejek Lea.


Lea merasa tidak nyaman.


"udah ah cepetan sarapannya, aku takut"


Mereka pun melanjutkan sarapannya agar cepat beres, kemudian mereka menuju ruangan Pak Felix sesuai yang telah di infokan kemarin kepada mereka.


[DI RUANGAN PAK FELIX]


*Mereka masuk dan langsung dipersilahkan duduk*


Pak Felix memulai pembicaraan.


"Sebagaimana yang kalian tau, kalian akan tampil sebagai sebuah grup, saya sudah memikirkan tema grup kalian. Lagu kalian sudah siap, kalian akan mulai latihan vokal, rekaman, dan belajar koreografi dance, beres dari sini kalian langsung datang ke tempat latihan vokal, ruangannya ada di pojok sebelah kanan"


"Ada pertanyaan?"


Mereka semua menggelengkan kepala tanda sudah mengerti apa yang telah disampaikan Pak Felix.


Melihat tidak ada pertanyaan, kemudian Pak Felix melanjutkan.


"seperti nya yang saya sampaikan sudah cukup jelas, segitu saja yang ingin sampaikan, kalian boleh meninggalkan ruangan ini"


*Lea Laura Vio dan Aster pun meninggalkan ruangan kemudian menuju ke ruang vokal*


[DI RUANG VOKAL]


Aster melihat dari jendela, ada seorang perempuan di dalam. kemungkinan itu adalah guru vokal mereka.


Lea mengetuk pintu.


*TOK TOK TOK*


terdengar suara dari dalam ruangan tersebut.


"masuk"


*Mereka pun masuk dan berkenalan dengan wanita itu*


"Perkenalkan saya pelatih vokal kalian, panggil saja saya kak Iris, karna sepertinya kalian lebih muda daripada saya"


Lea, Laura, Vio dan Aster menjawab bersamaan


"oke kak Iris"


Hari itu mereka ber-empat memulai latihan vokal untuk pertamakalinya. Berjam-jam berlalu, mereka latihan cukup lama hari itu karna mereka berlatih dari mulai teori hingga praktek.


"oke sudah cukup latihan hari ini, cukup lama karna hari ini kita bener bener belajar dari dasar dulu. selanjutnya latihan hanya 3 jam an. sekarang kalian boleh istirahat"

__ADS_1


"latihan vokal nya tiap hari kak?"


tanya Lea


"engga, latihan vokal paling 2 hari, terus rekaman, paling banyak sih latihan dance. tunggu info dari Pak Felix aja"


jawab kak Iris.


Merekapun mengangguk tanda mengerti.


"yaudah kami pamit ya kak, makasih untuk hari ini"


*kak Iris merespon dengan senyuman*


[Lea Laura Vio dan Aster pun menuju kamar mereka untuk beristirahat]


"boleh aku yang duluan mandi? soalnya aku mau sholat"


Tanya Lea.


"ohiya boleh, kita juga mau istirahat dulu sebentar"


jawab Vio.


Lea pun masuk kamar mandi, sedangkan ke 3 temannya itu tiduran sambil memainkan ponselnya.


"suara aku kaya mau abis"


Kata Laura memulai obrolan.


"iya, meskipun nyanyi udah jadi kebiasaan tapi kalo latihan serius bener bener bikin sakit tenggorokan"


jawab Aster.


sambil tertawa Vio pun berkata


"soalnya kita teriak teriak"


"aaaaaaaaaa"


(Vio menirukan Aster saat nada tinggi)


merekapun tertawa bersama.


kemudian Lea keluar kamar mandi


"maaf kalo aku mandinya lama"


sambil membawa handuk Vio berkata


"ah kamu tuh kebanyakan minta maaf"


"Soalnya aku gaenak kalo bikin orang nunggu"


Kata Lea lagi.


"kaya kesiapa aja sih, kita kan keluarga"


Kata Aster menimpali.


Lea pun membawa mukena hendak melaksanakan sholat.


Di sisi lain teman teman Lea bergantian masuk kamar mandi untuk mandi.


Selesai sholat, tiba tiba Laura bertanya


"kamu sholat sehari berapa kali? kayanya sering banget"


Lea tersenyum sambil melipat mukena nya


"5x sehari"


Laura dan Aster terkejut


"wah kalo akusih ga sanggup, seminggu sekali juga aku sering bolos"


jawab Aster sambil menatap Laura dan tertawa bersama.


"pantesan aja waktu latihan tadi kamu izin ibadah 2x"


Lea merespon dengan senyuman.


[2 jam berlalu, mereka sudah beres mandi. kemudian mereka menuju lantai 1 untuk makan malam]


Selesai makan malam, mereka pun lanjut tidur karna harus bersiap untuk latihan besok.


[KE ESOKKAN HARINYA]


seperti biasa Lea bangun lebih awal dari yang lainnya.


jam menunjukkan pukul 8, mereka sudah beres mandi dan menuju ke lantai bawah untuk sarapan.


Saat sarapan, tiba tiba ada telepon masuk ke ponsel Aster.


"pagi pak"


"hallo pagi, sekarang kalian rekaman ya di cicil sedikit-sedikit biar cepet beres, ruang rekaman ada di lantai 2 pintu warna biru"


"oke siap pak, makasih infonya"


Aster pun menutup telponnya kemudian memberitahukan kepada Lea Laura dan Vio.


Merekapun melanjutkan sarapan dengan lahap.


selesai sarapan mereka menuju ruang rekaman.


[DI RUANG REKAMAN]


Kedatangan mereka disambut dengan hangat oleh seseorang diruangan tersebut.


"Hallo.. perkenalkan nama saya Alex"


Kemudian masing-masing memperkenalkan diri.


*Kemudian kak Alex menjelaskan lagu yang akan mereka nyanyikan, dan menjelaskan pembagian part lagu*


*Secara bergiliran mereka mulai melakukan rekaman*


2 Jam berlalu,


*Lea berhenti kemudian menghampiri kak Alex*


"kak maaf, saya boleh izin sholat?"


Tanya Lea


"oh ya silahkan"


Lea pun keluar ruangan menuju kamar untuk sholat.


Karena disana mayoritas non muslim, jadi tidak di ada tempat sholat khusus Lea harus kembali ke kamar untuk melaksanakan sholat.


di sisi lain Laura, Aster, Vio melanjutkan rekaman bagian mereka.


*25 menit kemudian Lea baru kembali lagi ke ruang latihan*


"maaf kak lama, soalnya saya sholat dikamar"


Kata Lea menjelaskan.


Kak Alex mengangguk dengan senyuman ke arah Lea.


"tinggal giliran bagian kamu, yang lain udah beres"


Lea pun memulai rekamannya.


[1 jam berlalu]


"stop, udah cukup rekaman hari ini, besok kita lanjutkan lagi disini jam 10 pagi"


Merekapun mengangguk kemudian pamit keluar ruangan kembali ke kamar untuk beristirahat.


Di perjalanan menuju kamar, tiba tiba security datang menghampiri mereka.


Langkah mereka terhenti karna security berhenti di hadapan mereka menghalagi jalan mereka.


Tanpa basa-basi, security itu memberikan bunga kepada Lea.


"kau sangat cantik, seperti bunga ini"


Melihat itu, Laura dan Vio menyoraki Lea dan mengejeknya. Sedangkan Aster tau jika Lea merasa takut dan risih dengan security tersebut.


Dengan sangat hati-hati Lea berkata.


"terimakasih bunganya, tapi maaf saya tidak bisa menerima pemberian apapun dari orang asing"


Kemudian Lea berlalu pergi, di ikuti oleh teman-temannya.


[DI KAMAR]


"kenapa sih kamu ga ambil aja bunganya?"


tanya Vio.


"kata ibuku, lelaki itu suka nekat, kalo kita gasuka sama lelaki jangan kasih respon apa-apa dari awal, karna 1 respon aja lelaki anggap itu sebuah harapan"


kata Lea menjelaskan.


"emangnya kalo lelaki ngasih sesuatu itu udah pasti suka ya?"


tanya Vio.


"aku bukan mau ke ge er-an ya, cuma jaga-jaga aja. aku kan kesini buat ngejar impian aku"


kata Lea.


Hari itu mereka lanjutkan dengan makan kemudian bergegas tidur karna sudah sangat kelelahan.

__ADS_1


__ADS_2