
Di tengah terik nya mentari dan deru nya suara air, Dua takdir tengah melihat satu sama lain Madara dan hasirama.
Madara "Hei wajah mu menjijikan"
Hasirama yang mendegar kata kata madara, mengeluarkan banyak air mata.
Madara yang melihat pun buru buru melemparkan selembar kain "Hei maksud ku setidak nya bersihin wajah mu itu"
Hasirama menganguk dan menangkap kain tersebut dan ! Terjadi berbagai macam suara pembuangan yang sangat menjijikan, Madara ×_×.
Selesai hasirama hendak mengembalikan kain tersebut dan madara pun mengeleng kan kepala nya, Hasirama menyimpan nya madara -_-.
"Terimakasih atas kain nya, Btw apa yang sedang kau lakukan si sinih" Hasirama bertanya ?.
"Aku hanya sedang meratapi takdir di sungai ini" Jawab madara sambil mencari posisi duduk, "Kau sendiri apa yang sedang kau lakukan", Tanya madara.
"Aku pergi ke sungai ini karena merasa rasa sedihku bisa mengalir terbawa arus air" Hasirama.
Madara mengelanafas, Hasirama ikut, Suasana cangung selama #2 menit#, Hasirama kembali menangis !.
Madara "Kenapa kau menangis kembali hei".
Hasirama "itu karna kau tidak membalas kata kata ku" Hasirama lanjut menangis, Madara dalam hati (ko salah gua).
__ADS_1
Madara "Oke, oke itu salah ku salah ku, Aku memang tidak berhak mengatakan ini tapi, Tidak peduli semengerikan apa dunia ini setidak nya sebuah masih sangat berarti bukan".
Hasirama tersenyum, Tapi madara tak suka karna wajah nya penuh dengan hal hal menjijika, Madara memasukan kedua tanganya ke aliran air dan melemparkan banyak air ke arah hasirama dan hasirama juga melakukan hal yang sama, Beberapa menit kemudian, Madara/Hasirama basah kuyup, Seperti dua bocah yang bermain ujan ujanan.
Karna baju sudah terlanjur basah, Madara memutuskan untuk menangkap ikan, hasirama ikut.
Siang hari, Madara hasirama membakar ikan dan menyantap nya dengan puas, setelah makan, Madara hasirama berbaring di tanah dan menatap langit.
Hasirama "menurut mu kenapa di dunia ini banyak peperangan hei".
Madara "Karna orang orang punya hal hal berharga yang inggin merekah lindungi kali".
...Hasirama "Aku tak mengerti". ...
Hasirama "Punya".
Madara "Untuk melindungi adik adik mu dari ninja lain, apa yang harus kau lakukan".
Hasirama "Bertarung?".
Madara "Jika kau bertarung untuk melindungi adik mu, bagai mana dengan orang lain, Yang melakukan hal yang sama".
Hasirama "Aku tidak tau".
__ADS_1
Madara "Karna untuk melindungi hal berharga kita dari orang lain kita hanya bisa, Bertarung, Membunuh, dan berperang".
Hasirama menganguk dengan enggan.
Hasirama tiba tiba berdiri dan tersenyum dengan cerah "Bagai mana kalo orang orang tidak bagai mana kalo clan clan saling tinggal bersama dan saling membantu melindungi hal berharga mereka bersama hei ".
Tanya hasirama dengan antusias, Madara "Kemungkinan perang bisa mereda" jawab.
Hasirama semangkin senang dan melompat lompat tak karuan.
Madara "Bagai mana kau membuat clan clan berkumpul?" tanya.
Hasirama "Tentu sajah dengan mendirikan, Sebuah desa yang sangat sangat besar". Jawab hasirama sambil melompat lompat.
Madara "Kalo begituh bagai mana cara mu membuat clan clan mau ikut bersama mu mendirikan desa besar".
Hasirama terdiam, Merenung, Berjalan ke pojok pohon, Berjongkok, Kepala menghadap ke tanah dan tangan mencabut rerumputan "Aku tak tau" Dengan suara sedih hasirama menjawab.
Madara menghelanafas dan duduk "Jawabanya kau harus kuat! Jika kau kuat orang atau pun clan clan pasti mau ikut dengan mu".
Mendegar jawaban Madara, Hasirama bangkit kembali dan menatap madara dan senyum cemerlang "Kalo begituh ayo kita berlatih dan menjadi kuat, Agar bisa membangun desa".
Hasirama menarik tangan madara dan membawa nya ke tengah deras nya aliran sungai.
__ADS_1
Madara ! "Hei apa yang hendak kau lakukan hei ini suadah sore aKU MAU PULANGGGG"...