
Negeri besi sebagai tempat terjadi nya pertemuan para gokage, Di suatu kastil terjadi negosiasi demi negosiasi antara hokage dan kage lain nya yang di ambil alih oleh tobirama.
Untuk keuntungan nya Sunagakure tidak menginginkan monster berekor lain nya tapi inggin di tukar dengan tanah yang tidak tandus atau berpasir dengan sejumlah benih bisa tanam.
Walau banyak yang keberatan dengan persaratan kazekage pertama tapi tobirama menyetujui nya dengan sayarat sungakure harus menandatangani perjanjian perdamian dan membayar upeti pasca perang.
Kazekage pertama "Bukanya anda terlalu licik, Tuan tobiramadi tambah anda kan bukan hokage" Ujar nya dengan nada menghina.
Tobirama "Tapi aku adalah asisten hokage, Dan adik hokage hasirama senju" Ucap balik dengan nada percaya diri, Kazekage pertama hanya meludah dalam hati.
Berikut nya untuk nonster monter berekor konoha akan tetap membagikan nya tapi juga yang menjual lain nya.
Sucikage pertama "Ha bukanya kau mau membagikan kenapa jadi menjual nya" Ujar sucikage pertama dengan tak puas.
Tobirama "Tentu kami membegikan nya, Tapi karna jumlah nya masih banyak kami menjual sisa nya" Jawab tobirama.
Raikage pertama "Kalo begitu aku membeli nya, Karna aku tak mau kekuatan konoha terlalu kuat" Ujar nya sambil berfikir, Karna kekuatan monster monster berekor itu sangat luar biasa. Jadi kenapa hanya punya satu.
Sucikage pertama "Aku juga mau membeli nya" tolong" Ujar nya sambil berfikir juga hal yang sama seperti raikage, Kekuatan monster berekor itu luar biasa.
Mizukage pertama "Aku hanya akan mengambil yang di berikan" Ucap nya dengan nada santai dan tak peduli.
Karna semua kesepakatan sudah di setujui sanah sinih pertemuan para gokage pun berakhir sore hari itu juga, Setelah meninggal kan ruang konfersi negosiasi perdamaian para gokage kembali ke penginapan masing masing, Dan keesokan harinya mereka semua pulang.
__ADS_1
Dengan berakhir nya konfresi negosiasi perdamian yang di adakan oleh hokage konoha gakure, di negeri besi meraih keberhasilan dengan di tanda tangani nya perjanjian perdamain untuk berakhir nya perang dunia ninja pertama ini.
Hokage hasirama senju dan tobirama pun pergi ke sungakure untuk menumbuhkan lahan hijau dan hutan di gurun yang tandis.
Sementara keita, Izuna, Shota, pergi untuk mengantarkan masing masing monster berekor ke kumogakure, Iwagakure dan kirigakure.
Dengan berakhir nya semua hal tersebut kini dunia ninja memasuki tahun tahun awal perdamian dan pemulihan.
Di konoha gakure, Gedung hokage setelah sebulan sukses nya pertemuan negosiasi perdamai, Tapi dampak dari perang tersebut masih belum berakhir dan kini ini di jadikan topik pertemuan di kantor hokage.
Pemimpin clan nara "Menurut laporan lengkap, jumlah anak anak yatim, Orang orang yang rumah nya hancur, dan anggota keluarga yang di tinggal kan sangat besar" Uajar nya sambil mengalami sakit kepala.
Hasirama "Terima kasih untuk anak anak yatim akibat korban perang dan yang di tinggal kan akibat perang di pisah, Agar pembagian uang dan perbakalan bisa lancar" Ujar nya sambil membolak balik dokumenn Dan hasirama pun melanjutkan.
Pemimpin clan nara "Bagai mana dengan anggota keluarga yang di tinggal kan" Tanya nya dengan nada khwatir karna keluarga korban masih terua bertanya tanya tentang kemana kelurga mereka dan mengapa tak kunjung kembali.
Tobirama "Tenang lah kita sudah menemuka semuah jasad orang orang itu dan besok adalah pemakaman untuk para pahlawan" Jawab tobirama.
Dengan begitu kelompok anbu pun pergi kerumah rumah yang mana anggota keluarga mereka mati, Setlah sampai dan memberitahun kalau keluarga yang mereka tunggu sudah mati di medan perang.
Walau banyak yang tak percaya, Marah dan menangis tapi kenyatan tetap lah kenyataan. Setelah berkeliling kerumah rumah untuk memberitahu kan kalau anggota keluarga mati dan besok di adakan pemakaman pahlawan kelompok anbu berhenti di kios kios makan fan memesan makan untuk di makan di tempat lain.
Hiruzen kostum anbu "Apakah kalian tak apa apa semua" Tanya nya dengan nada pahit karna dari tadi kelompok anbu hanya diam sajah bahkan danzo yang biasa nya sering menghina hiruzen pun terdiam.
__ADS_1
Anbu "Tak ku kira memberitahu kematian seseorang lebih sulit dari pada membunuh orang di medan perang" Ujar nya dengan nada kesal dan sedih.
Hiruzen kostun anbu "Itu Benar" Ujar nya dengan setuju, Kagami yang melihat suasana yang begitum diam pun angkat bicara.
Kagami konstum anbu "Iya aku setuju karna tuan madara pernah bilang kalo hal paling menakutkan bukan lah kematian tapi di tinggal kan karna kematian" Unar nya sambil melihat rekan rekanya dan membuka yopeng kitsune nya dan melanjutkan.
Kagami "Tapi itu bukan lah alsan untuk diam dan menyerah juatru itu adalah alasan agar kita bertambah kuat supaya bisa melindungi orang yang inggin kita lindungi benar kan semua" Tanya nya sambil tersenyum kesemua rekan nya.
Mendengar kata kata kagami semua nya melepas topeng dan bersama sama tersenyum serta menikmati makanan yang mereka beli dan keseokan hari nya pemakaman pun di mula dini hari ini.
Di awal pagi buta yang sangat mendung sekelompok orang orang berjalan sambil membawa banyak peti mayat yang bertulikan pahlawan yang hampir berjumlah ratusan menunju ke tempat terakhir nya para pahlawan.
Di iringgi oleh orang orang yang memakai baju hitam serta membawa bungu mereka semua tiba di pemakaman dan monumen pahlawan konoha, Sebuah monumen kebangaan tapi hokage sendiri berharap kalau tak banyak nama nama orang yang di tulis di monumen ini nanti, karna jika di tulis maka seharus nya orang tersebut sudah mati.
Hasirama senju dengan pakaian hitam "Semua terima kasih karna telah datang dan kini mari kita mulai upacara pemakaman bagi para pahlawan konoha ini" Dengan ucapan hasirama pemakaman pun dimulai.
Di ikuti setiap orang yang memeberikan bunga untuk mereka yang mati, Dengan di iringgi suasan sedih dan tangis serta hujan yang turun menandakan kalu langit pun menangis untuk mereka yang mati.
Hasirama yang telah selesai memberika pengornatan kepada para almarhum pun melihat madara tengah sendirian di pojok sambil memegang payung dan menghampirinya tapi madara duluan yang bicara.
Madara "Itu kata kata yang bagus, Dan kukira bakalan toburama yang akan memberika kata kata terakhir" Ujar nya dengan terus menatap ke arah kerumunan.
Hasirama "Tetima kasiha atas pujian nya" Ujar nya juga sambil melihat ke kerumunan yang tengah menangis.
__ADS_1