
Ayakate "Semua nya coba melompat ke atas" Ucap nya.
Semua yang mendengar pun merasa aneh dan melompat, Dan saat mereka melompat.
Mereka tercengang karna lompatan yang mereka buat sangat tinggi, Pada hal itu hanya lompatan biasa dan tanpa cakra.
Minato "Luar biasa tubuh seperti seberat bulu" Ujar nya dan semua nya pun bergumang bersama, Seolah olah tak percaya dengan apa yang mereka rasakan.
Shikaku "Apa ini hasil dari latihan mengunakan pemberat? " Analisis nya.
Inoichi "Seperti nya hanya itu jawaban yang bisa di simpulkan" Jawab nya dengan nada tak percaya.
Melihat semua anak anak masih terkejut dengan hal yang baru sajah terjadi, Dengan tubuh mereka ayakate melanjut bicara.
Ayakate "Oke semua mari kita latihan yang sesuguh nya" Ujar nya dan semua orang tercengang.
Dalam hati semua orang (semua yang kita lakukan selama 1 tahun/8 bulan hanya pemanasan) Menjerit.
Choza "Guru bukan ini terlalu kejam" Uajr nya dan ayakate pun tersenyum dan mejelaskan.
Ayakate "Choza dan semua nya dengar baik baik" Ucap nya dengan nada adem serta membuat yang mendengar nya rilex dan tenang.
Ayakate melihat ke semua nya dan melanjutkan bicara nya.
Ayakte "Inggat bahwa untuk menjadi kuat itu tak semudah membalikan telapak tangan, Karna itulah kerja keras dan semangat yang kuat perlu" Ucap nya dan semua pun hanya menganguk dan paham dengan kata kata ayakate.
Fugaku "Jadi guru apa latihan berikut nya" Tanya nya.
Dan semua orang juga mulai menatap ayakate karna penasaran, Dan berfikir (Latihan apa yang lebih berat dari latihan ini) Semua nya.
Ayakate "Tentu sajah latihan mengakat pedang" Ujar nya.
Untuk latihan pernafasan sendiri bahwa semua anak emang memenuhi sarat tapi ada beberapa pengecualian seperti.
Mat dai sendiri tak akan latiha pernafasan karan kurang cocok, Tapi sebagai penganti nya mat dai latihan aura ki dan tenaga dalam.
Agar cocok untuk di gabungkan dengan hacimon tongko sampai gerbang terakhir.
Dua hyuga bersodara, Hizashi dan hiashi akan berlajar pernafas tapi tak mengunakan pedang tapi sarung tangan besi sepesial cakra.
Dan kizashi haruno akan mengunakan tombak dan pernafasan bunga teratai.
Serta tambahan ayakate akan mengajarkan minato dan fugaku gerakan pernafasan matahari dan bulan, dan Ini akan menarik.
Untuk latihan pernafasan sendiri akan mengikuti metode terdahulu, Yaitu di hutan kematian.
Ayakate "Semua mari berlatih" Ucap nya sambil tersenyum dan langsung memasang kekai agar tak ada yang melarikan diri.
Semua nya tak menyadari makna dari semua ini dan dengan antusias berjalan ke bukit hutan kematian bersama bunsin ayakate.
__ADS_1
Sementara itu hiruzen, Koharu, Homura dan danzo yang melihat hal itu pun hanya biasa menempelkan kedua tangan dan berdoa.
"Semoga kalian tenang di sanah" Ucap dalam hati.
Dan seketika tiga hari kemudian, Warga konoha sering mendengar suara suara aneh seperti, Jeritan keputusasan dari arah hutan kematian.
Konoha gakure tahun ke 32, Hari ini pelatihan neraka ayakte di hutan kematian memasuki tahapan akhir.
Dimana rata raat anak anak sudah mulai menguasai teknik pernafasan nya dan sudah mulai melatih gerakan atau bahkan membuat gerakan baru.
Dan yang tersisa hanya lah, Dua hyuga bersodara, Mat dai, Kizashi haruno, Minato dan fugaku.
Ayakate pun memutuskan untuk membantu pelatihan mereka di mulai dari hyuga bersodara.
Ayakate mendekat ke hizashi dan hiashi yang sedang istirahat, Dan melihat sekujur tubuh nya penuh luka, Melihat hal tersebut pun ayakate mengeluarkan salet.
Ayakte "Hizashi hiashi, Mari ku obati dulu" Ujar nya.
Dan hizashi dan hiashi pun menganguk dan mengulurkan tangan mereka yang penuh luka.
Ayakate pun mulai mengoleskan tangan mereka dan berbicara.
Ayakate "Dengar kan aku Hizashi, Hiashi, Untuk mengabungkan cakra, Byakugan dan pernafasan itu kalian jangan hanya berfikir tentang tangan, Tapi coba pikirkan juga tentang berat dan seimbang nya" Ucap nya dan kedua nya langsung bingung.
Hiashi "Guru apa maksud nya?" Tanya nya dan hizashi pun menganguk.
Hiashi yang mendengar pun lagsung paham dan berdiri serta membantu sodara nya hizashi berdiri dan berterimakasih, dan melanjutkan latihan.
Ayakate "Aku meninggal kan obat salap nya disinih, Dan jangan lupan untuk memborehkan ke tubuh tubuh yang penuh luka" Teriak nya dan ayakte tersenyum, Pergi.
Hizashi yang bingung dengan apa yang di pikirkan oleh sodara nya tentang kata kata ayakate pun berbicara.
Hizashi "Sodara ku apa kau tau sesuatu tentang kata kata guru" Tanya nya.
Hiashi "Tentu karna itulah aku buru buru berlatih lagih" Ujar nya.
Hiashi pun melakuka kuda kuda serangan dan mulai melakukan teknik pernafasan, Cakra, Dan mengaktipka byakugan.
Tapi beda nya hiashi mengumpulkan cakra kedalam tangan nya sampai membentuk aliran pola biru muda cerah.
Sementara teknik pernafasan nya dia alirkan kedalam semua tubuh dari bagina atas kepala sampai ke bawah kaki kecuali tangan dan mata byakugan nya.
Terus hiashi pun mulai mengabungkan cakra ke dalam mata byakugan kiri nya.
Sementara mata byakugan kanan hiashi mengabungkna nya dengan teknik pernafasan dan tercipta lah.
¤Byakugan perfeck mode¤
Dengan aliran cakra dan pernafasan yang kuat langsung merangsang mata byakugan sampai 1000%.
__ADS_1
Hizashi yang melihat pun takzub dengan sodara nya yang berhasil hanya dengan mendengar kata kata guru.
Hizashi "Aku juga akan melakukan nya dan tak mau kalah dari mu sodara ku" Ujar nya dengan langsung mulai dengan kontrol semua aspek cakra, pernafasan dan byakugan.
Hiashi pun menganguk dengan semangat sodara nya, Hiashi pun mulai mencobat kekutan ¤Byakugan perfeck mode¤.
Untuk Pengelihatan byakugan mampu menagkap gerakan musuh seolah oleh musuh berhenti tak bergerak selama 5 Detik.
Daya serangan tak usah di tanya itu kuat dengan daya hempasan cakra yang kuat.
Stamina dan ketahanan meningkat dan bahkan mampu untuk bertarung 1 vs ratusan selama nonstop selama seharian.
Dan dalam ¤Byakugan perfeck mode¤ ada juga efek penyembuhan dari cakra yang di gabungkan bersama teknik pernafasan.
Hiashi sangat bangga dengan peningkatan kekuatan nya dan mulai membantu sodara nya.
Selesai dengan urusan dua sodara hyuga, Ayakate pun pergi ke kizashi haruno.
Ayakate "Ada apa kizashi kun, Kesulitan" Tanya nya.
Kizashi yang melihat guru nya pun hanya kembali berdiri dan tersenyum kecut dan berbicara.
Kizashi "Guru seperti nya aku memang tak punya bakat untuk menjadi seorang ninja" Ujar nya sambil mengambil tombak yang terjatuh.
Ayakate "Kenapa kau berfikir seperti itu" Tanya nya dan ayakate pun mengelurkan obat salap dan menyerahkan nya ke kizashi.
Kizashi mengambil obat salap dan lanjut berbicara.
Kizashi "Karna aku emang tak punya bakat untuk jadi seorang ninja seperti lain, aku bahkan lebih buruk dalam latihan dari pada mat dai, di tambah aku hanya lahir dari keluarga petani" Jawab nya sambil duduk dan mengoleskan salap ke tangan nya.
Ayakate "Aku tau ko kizashi kun, Kau takut gagal dan di tertawakan" Ucap nya dan kizashi pun hanya menundukan kepalanya dengan menganguk.
Karna itulah kizashi sangat keras kepal kepada kedua orang tua nya, Untuk menjadi seorang ninja dan berhenti menjadi petanu.
Kizashi bahkan banyak membeli buku dan gulungan latihan ninja yang sangat mahal serta berlatiha keras tapi.
Hasil nya nihil, kizashi dan kedua orang tua nya sering di tertawakan oleh tetanga serta teman kizashi sendiri karna cita cita kizashi.
Karna itulah kizashi sangat senang dan kembali bersemangat untuk menjadi ninja tapi setelah berlatih selama ini kuzashi masih belum mendapat kemajuan.
Bahkan kizashi mulai ragu apa dia mampu menjadi seorang ninja nanti.
Melihat kizashi yang murung ayakte pun mengosok kepala nya dan menasehati kizashi.
Ayakate " kizashi Beberapa orang ingin melihat kamu gagal, maka buat mereka kecewa oke" Ucap nya dan langsung membantu kizashi berdiri.
Ayakate pun langsung menuntun kizashi dalam latihan nya, Dan mengajarkan kalo yang terpenting adalah pernafasn dan teknik yang di seimbangan kan dalam gerakan senjata tombak.
Kizashi pun mulai memperaktekan kata kata guru, Dan mengabungkan setiap gerakan ringan dan teknik
__ADS_1