
Di wilayah keluarga uchiha hari ini obito tengah ada di rumah uciha madara ,Karna setiap tradisi keluarga uchiha yang mana hanya orang atau anak anak yang di pilih oleh sang yatagarasu alias gagak hitam peliharan uchiha madara lah yang berhak menerima warisan nya.
Dan karna itulah saat ini obito sangat bersemangat karna dia adalah salah satu dari yang terpilih juga untuk menerima warisan barang barang atau ninjutsu atau juga jutsu dari sang legenda yang ikut membangun konoha gakure uchiha madara.
Shota "Nah ini dua gulungan jutsu katon tingkat A di tambah sarung tangan yang terbuat dari virbanium" Ujar nya sambil menyerahkan barang barang tersebut ,Obit mengambil nya dengan semangat karna berhubung dia hanya dari keluarga uchiha bawah jadi semenjak kematian keluarga nya obito sama sekali tak punya warisan kecuali pendanaan uang dari sang ptriak sendiri.
Melihat wajah bahagia obito shota juga ikut senang dan bicara "Dan janga lupa nak obito kalau kau tak bisa sombong hanya karna mendapatakan hal hal ini ,Atau kau akan di kutuk oleh para roh patriak terdahulu" Ucap nya dengan nada dinggin yang bahkan membuat obito bergidik ,Karna sejak zaman patriak madara selalu mengajarkana agar keluarga uchiha nya "Jangan sombong karna itu hanya apa yang di lakukan orang bodoh ,Serta tetap lah murah hati agar hidup mu lebih panjang dan saling membantu atar keluarag" Ya itulah apa yang selalu di ucap kan oleh para petuah dab patriak ayakate.
__ADS_1
Obito mengelengkan kepala nya dan mencoba sarung tanpa yang mana hanya jari jari nya yang tak di tutupi ,Merasakan bahan dan getearan aneh di tangan nya membuat obito bertepuk tangan yang membuat gelombang kejut yang bahkan membuat nya mundur karna di terbangkan gelombang tersebut merasa sakit di pungung nya obito bangkit "Tuan shota bahan itu virbarnium yang bahkan membuat gelombang kejut karna tepukan tangan santai" Tanya.
Shota tersenyum sambil mengelengkan kepala dan menjeleskan "Nama nya virbarnium dan untuk asal usul nya madara hanya bilang kalo itu dari luar angkasa sementara kekuatan nya mampu menyerap berbagau serangan dan jutsu di tambah itu semua bisa di pantulkan dan coba berdiri" Ujar nya dan obito mengaruk kepala mencoba berdiri tapi tiba tiba tak bisa berdiri "Apa kenapa aku merasa lemas" Ujar nya takut tapi shota menenangkan nya "Itu karna sarung tangan itu menyerap cakra mu dan sebentar lagih kau mati karna kehabisan cakra" Ucap dengan senyuma "APA MATI TIDAK AKU BAHKAN BELUM MENIKAH DENGAN RIN" Teriak nya sambil mencoba melepas kan sarung tangan nya "Maaf obito itu tak bisa di lepas jika kalau kau belum mampu membuat kontrak dengan sarung tangan itu" Ujar nya kembalu dan langsung memberika minuman kepada obito yang di pandang aneh oleh nya "Itu minuman pemulih cakra dan mari aku ajari agar kau bisa membuat kontrak dengan sarung tangan tersebut" Langsung meminum dan menganguk setuju.
Sore hari kemudian obito keluar dari kediaman madara dan kaget menatap beberapa petuah menunggu di luar menunduk "Selamat sore para petuah" Ucap nya tapi para petuah hanya inggin tau apa sajah yang di dapat obito ,Obito menjeleskan dapat sarung tangan dengan efek sekian sekian dan jutsu katon tingkat A 2gulungan.
Paa petuah saling tersenyum dan menepuk kepala obito dan menjelaskan "Bagai mana jika itu iblis hati" Dan para petuah pun pergi ,Mendengar kata kata itu obito menengok kekiri kekanan dan pulang obito sangat paham apa maksud iblis hati karna itu metujuk ke sifar seorang uchiha yang sudah terkontaminasi oleh 5 unsur paling berbahaya yaitu iri ,Benci ,Dengki ,Serakah dan gila dan kami menyebut seorang uchiha yang di kuasai oleh lima unsur tersebut iblis hati.
__ADS_1
Sampai di rumah obito naik kekamar nya menyembunyikan gulungan jutsu nya ketempat teraman yaitu bawah kasur {0_0} Merasa lega obito mengambil manga dan tiduran setelah beberapa menit obito merasa lapar turun memeriksa kulkas kosong terus memeriksa uang tapi kurang melihat jam 19:23 malam obito keluar rumah dan pergi kesebuah bangunan bertuliskan 'Khas'.
Yang mana sebuah tempat di mana uang di simpan dan di distribusikan untuk seluruh uchiha tapi jarang ada yang mengambil uang dari 'Khas' Untuk keperluan karna merasa itu tak perlu dan terkadang sadar diri juga ,Karna seluruh uang di khas merupakan uang simpanan uchiha madara dari zaman konoha pertama kali di bangun sampai saat ini karna banyak nya perusahan milik uchiha atau lebih tepat nya milik madara dan uchiha hanya berkerja di dalam nya.
Jika ada yang berkata "Siapa orang terkaya di dunia ninja ini" Maka semua orang akan menjawab madara uchiha ya karna saking banyak uang yang dia hasilkan bahkan setelah mati pun ,Jutaan milyaran atau bahkan triliyuanan preet jangan bercanda itu bahkan sudah tak bisa di hitung lagih ,Bahkan pernah survei "Apa perkerjan yang tak mau sama sekali kau kerjakan" Dan rata rata menjawab berkerja di khas karna tak ada yang mau menjaga dan menghitung setiap hari kekayan dari satu orang paling melegenda dan di hormati di seluruh konoha gakure.
Masuk dengan wajah tertekan obito di sambut "Yo nak obito mau uang berapa 50jt" Ucap nya yang langsung membuat obito tersedak dan batuk "Tidak tidak kaka kasir kumohon jangan bercanda" Ujar nya (Bhat apa 50jt itu terlalu banyak) bati nya "Oh maaf kan aku bagai mana dengan 100jt" Uucap nya sambil tersenyum.
__ADS_1
Obito mengaga dan inggin sekali meludah kearah kaka kasir ini tapi dia menahan diri nya dan menarik nafas terus mengeluarkan nya dan bicara "Kaka kasir aku hanya inggin 50 sajah" Ujar nya dengan perasan setenang mungkin tapi tiba tiba kaka kasir langsung memasukan 500ribu kekantong obito ,Meliha hal tersebut kedua nya bertengkar "Tidak tidak tidak aku hanya inggin 50 sajah" Ucap obito dengan kesal tapi tetap tersenyum "Iya iya iya nak obito liha betapa kurus nya kamu beli makanan yang banyak sanah" Ucap kaka kasir dengan urat biru muncul di dahi "Tidak tidak tidak kaka kasir itu terlalu mubajir" Ucap obito tapi tiba tib dari belakang muncul obito mengangkat nya terus membuang obito keluar sambil memasang poster *Tutup* melihat hal tersebut obito hanya marah dan pulang menyimpan 450 dan pergi berbelanja di luar.