
Medan perang fron utara, Kagami, Danzo dan hiruzen sedang berhadapan dengan mabun pengunan senjata agung rikudo sannin, Walau agak kesusahan tapi mereka ber tiga masih harus berjuang agar musuh tidak bisa mendekat ke arah kamp.
Mabum "Luar biasa, Kalian bahkan bisa menghadang ku sampai menit ini tapi itu hanya sampai segitu sajah dan kalian tak akan bisa melukai ku" Ujar nya dengan nada menghina.
Danzo "saru, Kagami formasi bergiliran" Dengan cepat danzo melepar tiga bom asap ke arah mabun, Mabun yang terlhalang tidak merasa peduli toh mabun merasa kuat.
Kagami ºTeknik pernafasan apiº ^Gerakan tebasan ke dua^ Tiba tiba kagami muncul dari arah kiri mabun tapi mabun dengan cepat menabrakan senjata pedang tujuh bintang nya, Dengan benturan yang hebat, Hiruzen muncul ºTeknik pernafasan petirº ^Gerakan tebasan pertama^ Dengan melesat cepat hiruzen langsung mengincar leher mabun tapi mabun yang menyadari bahaya tersebut pun langsung menghatam arah tebasan hiruzen dengan tali emas yang melilit di tangan kiri nya saat asap bom mulai menghilang, Danzo ºTeknik pernafasan kabutº ^Gerakan tebasan kedua^ Tiba tiba danzo muncul di depan mabun seolah olah danxo adalah kabut dan langsubg menebas ke arah leher tapi mabun menghindar dengan cara melempar kagami dan hiruzen, Danzo yang melihat hal tersebut pun harus mengubah arah tebasan katana nya ke arah kuping mabun dan >Siluet< Kuping mabun berhasil di tebas.
Mabun "Berani nya benraninya kelian anak anak sampah melukai ku" Teriakan yang kuat akibat kuping yang terpotong membuat mabun marah dan Kipas elemental ºFuton baso sanjoº Dengan cepat gelombang anggin yang mengelegar mulai mensapu semua yang ada di sekitar termasuk kagami, Hiruzen dan danzo, mereka Langsung terpental ke langit dan jatuh dengan keadaan penuh luka.
Danzo "Sialan apa senjata nya benar bemar kuat" Ujar danzo dengan nada pahit.
Kagami "Dia pernah bilang bahwa senjata yang di pegang nya adalah senjata dari rikudo sannin ,Seperti nya itu emang benar"Jawab kagami dengan nada pahit dan terus menekan luka yang ada di tubuh nya.
__ADS_1
Hiruzen "Apa pun cara nya kita harus mengalahkan dia" Ujar hiruzen dengan nada khawatir kepada situasi mereka semua, Hiruzen sendiri sudah mengangap semua rekan dari murid tobirama sebagai sodara nya dan hiruzen tak mau kehilangan kagami dan danzo, Melihat mabun yang mendekat ke arah mereka dengan senyuman kemenangan hituzen dengan paksa membuat tubuh nya berdiri sambil memghunus kan katana nya.
Tobirama "Sepertinya musuh kita senang sekali membully murid murid ku ya" Tiba tiba terdengar dan muncul lah sosok tobirama di depan kagami, Danzo dan hiruzen, Hiruzen yang melihat tobirama pun berteriak guru.
Tobirama "Saru sepertinya kau sepertinya mampu berdiri dan berjalan bisa kau bawa kagami dan danzo ketempat jauh" Tanya tobirama dengan nada khawatir, Mendengar itu hiruzen langsung menganguk dan memvawa kagami dan danzo ke arah kamp.
Mabun "Oh apakah kau tobirama senju adik hasirama ,Padahal aku inggin melawan musuh yang kuat" Ujar nya dengan nada menghina.
Saat katana tobirama menebas ke arah mabun, Mabun langsung menghadang nya dengan pedang tujuh bintang terus tulisan pun muncul di oedang tujuh bintang.
Mabun "Tobirama , Menurut mu mana yang lebih tajam pedang atau mulut" Ucap mabun sambil memegang botol sake besar kearah tobirama,Tobirama yang melihat pun bingung dan merasa aneh.
Mabun "Jawabanya terhisap lah tobirama karna kau, Kehabisa waktu" Dengan cepat sosok tobirama terdistrosi dan terhisap kedalam botol sake, Melihat trik nya berhasil mabun langsung tertawa dan merasa bangga awal nya mabun tak pernah akan mengunaka dua senjata agung sekaligus karna konsumsi cakra nya yang sangat besar.
__ADS_1
Mabun "Seperti yang kuharapkan bahkan mungkin hasirama atau madara tak akan bisa mengalahkan ku" Ujar nya dengan nada bangga di iringgi tawa, Tapi tiba tiba sebuah katan langsung menusuk perut mabun dan sosok yang menusuk nya adalah tobirama !.
tobirama "Jika kau melawan kaka ku dan madara kau pasti sudah mati sebelum kau sempat berbicara" Ujar tobirama sambil terus menusukan katana nya ke perut mabun dari arah belakang.
Mabun "Bagai mana bisa kau tetap hidup, Bukanya tadi kau terhisap ke boto sake ku" Ujar nya dengan tak percaya, Tobirama pun menjelaskan kalau sebelum dia melepar kunai tobirama sempat dengan cepat melakukan segel tangan yaitu ºHiraisin no jutsuº di mana tanda di kunai yang di lempar dan saat terjadi ledakan tobirama juga melakukan ºKagebunsin no jutsuº Dan tubuh utama pergi besembunyi saat bunsin nya terhisap, Tobirama pun menunggu mabun lengah dan kembali ke posisi kunai yang di belakanggi mabun dan tejadi lah situasi saat ini, Mendengar penjelasan tobirama mabun yang mendengar nya pun hendak kembali mengaktipkan senjata pedang tujuh bintang karna jiwa dari tobirama tetap terhubung dengan nya, Tobirama yang melihat pun langsung mengakhiri nyawa mabun dan mati.
Tobirama "Harus ku akui bahwa kami konoha emang tak punya informasi apapun tentang senjata rikudo tapi, Untung nya madara kami tentang nama, Fungsi dan celah dari senjata senjata tersebut" Setelah memastikan nyawa mabun mati tobirama pun memanggil para ninja konoha yang tadi bersembunyi dan langsung membawa mayat mabun dan senjata senjata rikudo nya.
Kamp utama konoha, Hiruzen pun berhasil membawa kagami dan danzo yang terluka berat ke kamp, Sesampai nya hiruzen melihat kamp yang tengah sangat kehebohan dimana sekelompok orang dengan pakaian putih di sertai sarung tangan medis dan masker tegah berlari kesana sinih melihat hal tersebut pun membuat hiruzen merasa aneh, Dan tiba tiba tobirama pun datang mengagetkan hiruzen.
Tobirama "Saru apa yang kau lakukan celat antarkan kagami dan danzo serta diri mu swndiri ketenda" Memdengar ucapan gurunya hiruzen menganguk dan pergi kearah tenda yang di tunjuk, Dan hiruzen melihat di antara petugas medis ada madara yang tengah juga mengobarti ninja ninja konoha yang terluka.
Hiruzen "Tuan madara" Ucapnya dengan tak percaya, Dan madaa hanya tersenyum....
__ADS_1