Apakah Kamu?, Ya Saya Madara Uchiha!,Emang Kenapa.

Apakah Kamu?, Ya Saya Madara Uchiha!,Emang Kenapa.
takdir yang mana?


__ADS_3

Nama ku si dulu nya herman tapi sekarang aku sudah cukup menerima takdir kehidupan ini sebagai madara uchiha,


sebagai seseorang yang pernah nonton anime naruto dulu pas masih hidup di dunia sebelum nya, gua tau kalo hidup seorang madara uchiha itu cukup sedih tapi kini gua lebih tau kalo hidup madara itu lebih dari sedih itu tuh ironi yang di tumpuk dengan rasa sakit.


hanya bisa menghela nafas panjang~~~


"ka kaka, kaka madara apakah kau masih berlatih" dua orang bocah berteriak penuh energi dengan mengendong dua bayi berlari menghapiri madara.


Madara yang melihat adik adik nya pun hanya bisa mengelengkan kepala nya dan tersenyum ke adik adik nya.


"izuna, keita apa yang sedang kalian lakukan dan apa apan itu! Kenapa kalian membawa sowa san ijas" madara cepat cepat mendekat agar tidak terjadi hal hal yang tidak di ingginkan.


"kaka, sowa dan ijas udah berumur 4 tahun jadi merekah bukan bayi lagih" izuna menjelaskan.


sowa dan ijas "betul itu betul kaka"


Madara yang mendegar hal tersebut hanya bisa mengeluh tentang tradisi dunia ninja ini.


Dunia ninja ini benar benar hanya untuk di keluh kan - ringkasan sampai saat ini-


Saat madara uchiha baru lahir madara mendapat kan entitas kecerdasa yang di sebut sistem.


Nama : sistem


kemampuan : penyimpanan tidak terbatas - ninjutsu Burakkuhōru(black hole) - skil kreatip


Madara juga mendapat kan hadiah


: infinity stone/ space ' time ' mind ' pawer ' soul ' reyaliti ' kecuali sarung tangan nya.


ringkasan filler madara uchiha saat bayi sampai sekarang.


Saat madara baru lahir sampai umur 1 tahun kehidupan madara terbilang tentram aman dan bahagia di tambah ibunya sedang hamil lagih.


madara bergumam


"ternyata hubungan ibu dan ayah cukup mengairahkan".


madara juga dapet info baru kalo ayah nya punya lebih dari satu istri, di tambah istri ke dua nya sedang hamil.


Beberapa bulan kemudian adik madara pun lahir ' izuna dan keita.

__ADS_1


Saat madara berumur 2 tahun ayah nya mengajari nya beberapa hal mulai dari belajar yang nama nya politik, taktik, dan ninjutsu, di tambah mengurus izuna dan sowa yang masih sangat balita.


Saat madara umur 3 tahun dan adik nya hendak berumur 2 tahun ibunya madara meninggal di medan perang.


Madara hanya bisa berdoa dan bersedih untuk ibu yang telah membesarkan nya hingga saat ini (kenapa madara tidak menangis dan naif karna dia sebenar nya seseorang berumur 88 tahun).


Izuna yang masih polos dan belum tau apa arti meninggal pun terus bertanya tanya kapan ibunya pulang, sampai ada seseorang yang menjelaskan arti dari meninggal adalah tidak akan pernah pulang selama nya.


Izuna yang mendengar hal tersebut pun menangis dan menangis selama beberapa hari.


Madara pun paham denga perasan izuna di tambah izuna baru mau berumur 2 tahun jadi emosi nya masih sanggat meluap luap madara pun hanya bisa sedikit menghibur dan meninggal kan nya sendirian.


Izuna yang masih mengurung diri karna sedih pun menimbulka rumor buruk karna tidak pernah datang ke tempat latihan.


Tajima yang mendengar hal tersebut pun marah dan mendatagi kediaman


izuna dan memarahi nya


"izuna! Mau sampai kapan kau bertingkah seperti mahluk tak berguna! Cepat keluar dan berlatih lah untuk kelan ini" suara keras tajima.


Izuna yang mendegar hal tersebut pun membuka pintu dan berbicara denga tersedu sedu


"apa ayah tidak peduli dengn ibu, ibu sudah pergi dan tak akan kembali dan ayah malah membicarakan tentang kelan! Apa ayah tak rindu dengan ibu"


"seperti yang di harapkan dari pendidikan feodal" madara pun melapat dari pohon dan menyusul izuna.


Izuna yang sudah kelelahan bersandar si pohon dan terus bergumaam dengan sedih "ibu aku rindu ibu, izuna kangen ibu, izuna penggen ketemu ibu, ibu ku mohon kembalilah.


" izuna kaka membawakan makanan"


izuna yang mendengar suara lembut madara pun melirik nya.


Madara menghampiri dan duduk


" nih makan dulu dan coba ku lihat luka di wajah mu itu izuna".


Izuna pun memakan beberapa onigiri sementara madara selesai mengobati luka izuna


"ka mengapa ibu harus mati"


izuna yang tiba tiba bertanya mengagetkan madara dan membuat nya berfikir.

__ADS_1


"karna ibu ingin melindungi kita" jawab madara dengan senyuman.


Izuna yang mendengar jawaban madara pun befikir dan mengeluh.


" bukanya ini tidak adil kenapa ibu yang harus meninggal ke napa tidak musuh sajah" jawab izuna dengan marah.


Madara yang melihat emosi izuna yang meluap luap pun menenangkan izuna dan berbicara.


"izuna aku tak peranah munyuruh mu memafat kan musuh tapi aku tak inggin kau terkubur dalam dendam'.


"kenapa ka bulanya itu sepadan membalas nyawa dengan nyawa" jawab izuna.


"izuna apa kau tau kenapa orang orang di dunia ini saling membunuh dan berperang" tanya madara, izuna hanya mengelengkan kepalanya.


"itu karna orang orang inggin hidup bahagia izuna" jawab madara.


"ha bukanya nya orang orang bisa hidup bahagia tanpa harus berperang dan saling membunuh" tanya izuna dengan bingung.


"tidak sesederhana itu, izuna apa kau inggat saat kau dan keita berebut sate buatan aku" madara.


"tentu masakan kaka sangat enak"jawab izuna dengan tersenyum.


Madara dalam hati (tentu sajah kaka mu ini adalah orang yang hidup di dunia di mana makanan itu memiliki kelezatan tiada tanding dengan dunia ninja ini hehe)


madara menganguk dan berdiri


"itu sama seperti izuna dan keita yang berebut makanan karna lapar, orang orang juga saling membunuh dan berperang karna merekah inggin perdamaian dan hidup lebih baik di dunia ini dengan anggota keluarga merekah".


Madara pun mengulurkan tangan nya dan membantu izuna berdiri dan berkata


"maka marih kita berlatih agar kita bisa hidup lebih baik di masa depan wahai adik ku".


"iya kaka".


Izuna dan madara pun keluar dari hutan dengan saling tersenyum.


Waktu pun berlalu dengan cepat di mana kini madara berumur 7 tahun izuna dan keita berumur 6 dan sowa serta ijas berumur 4 tahun dan perang makin berkecamuk di luar sanah


^Kini madara yang sudah berumur 7 tahun pun siap menunju medan perang^


Teriak seorang sesepuh

__ADS_1


madara " saya siap demi kehormatan dan kemulian kelan uchiha kita "


__ADS_2