Apakah Kamu?, Ya Saya Madara Uchiha!,Emang Kenapa.

Apakah Kamu?, Ya Saya Madara Uchiha!,Emang Kenapa.
JANGAN GEGABAH


__ADS_3

Vision "Duduk lah tuan hanzo" Ujar nya dengan nada tak peduli.


Hanzo pun duduk dan seorang bartender datang menghantar kan sebuah jus, Untuk semua orang yang duduk.


Hanzo "Sejujur nya aku tak pernah meragukan akatsuki tapi kalian tak bermasud menipu ku kan ?" Tanya nya dengan nada yang mengancam.


Vision "Tidak juga, Tapi jika tak percaya aku bisa memberikan informasi ini lebih dulu, Tapi dengan sarat kalau terbukti benar dan kau menang" Ujar nya sambil mengeluarkan gulungan yang terus di goyang goyang oleh vision,Dan menatap kankuzu.


Kankuzu melanjutkan "Kita akatsuki berhak mendapatkan bayaran 2× lebih banyak" Lanjut nya dengan nada percaya diri dan vision pun menyodorkan gulungan tersebut kepada hanzo.


Hanzo yang melihat tingkah percaya diri dari anggota akatsuki, Akan kebenaran informasi di gulungan tersebut pun membuat hanzo menganguk.


Hanzo "Aku terima sarat nya, TAPI ! jika informasi nya palsu kalian yang akan menerima akibat nya" Ujar nya dan langsung mengambil gulungan tersebut dan pergi.


Kankuzu "Wow taktik mu berhasil ketua" Sebut nya dengan tak percaya.


Vision tak membalas kata kata kankuzu tapi langsung pergi mengunakan teknik teleport bersama kankuzu dan meninggalkan bar yang sepi.


Di luar hanzo tengah berjalan kembali ke kediaman nya dan salah seorang bertanya.


Jounin elite ame "Tuan hanzo apa anda percaya ?" Tanya nya.


Hanzo "Melihat dari tingkah laku dan kesepakatan, Hal ini wajib di selidiki" Jawab nya sambil terus berlari melewati setiap rintikan hujan.


Dan akhir nya pun ,perang terjadi dengan di mulai nya serangan kumogakure dan sunagakure terhadap konoha di perbatasan.


Walau begitu pihak konoha tak panik dan langsung melancarkan serangan dadakan dengan menukar semua personil dengan para penguna.


Teknik pernafasan dalam melawan ninja kumo dan suna, Dengan momentum ini konoha langsung bisa mengendalilan situasi perang di kumo dan suna.


Satu bulan kemudian pihak amegakure dan aliansi desa kecil ninja juga melakukan serangan terhadap pihak konoha.


Tapi sekali lagih itu berhasil di tekan oleh pihak konoha, Menyadari hal tersebut hanzo pun merenung dan mulai mempercayai informasi di dalam gulungan tersebut.


Hanzo "Pinta pihak iwa untuk mengirim ninja sekelas jounin untuk menyerang konoha melalui pegunugan, Dan kirim pasukan regu teknik pernafasn dalam serangan di wilayah perbatasn serta kirim ninja aliansi kita agar menjadi umpan di lembah kematian" Perintah nya dan semua pun langsung menganguk.


Sucikage yang menerima pesan tersebut menganguk setuju dan juga mengirim pasukan penguna teknik pernafasan ke fron barat terhadap perbatasn untuk menyibukan konoha.


Penasehat sucikage "Apa ini baik baik sajah mengikuti saran hanzo onoki" Ujar nya dengan tak percaya terhadap pihak amegakure.


Onoki "Justru saran hanzo itu luar biasa" Jawab nya dengan senyuman.

__ADS_1


Dan membuat semua yang hadir merasa bingung akan kata kata onoki.


Pihak konoha pun langsung memgambil jebakan nya hanzo dan onoki.


Dengan mengirim banyak sekali ninja dalam mengejar kelompok ninja amegakure yang sedang melewati lembah kematian.


Dan juga dalam melawan regu teknik pernafasan, Sampai sampai pos dan pangkalan tak di jaga secara ketat.


Ninja ame dan iwa pun berhasil sampai di pangkalan konoha melalui jalur pegunungan lebih dari dua hari.


Dengan diam diam membunuh ninja dan semua yang berada di pangkalan tersebut.


Jounin iwa "Kita berhasil mendapatkan pangkalan ini terus apa berikut nya" Tanya nya sambil menatap ninja amegakure.


Jounin ame "Sadap dan ambil alih jalur komunikasi, Lucuti semua jebakan di sekitar, Ambil alih semua pos jaga, dan bunuh sisa nya" Jawab nya.


Jounin iwa "Aku setuju tapi kita sama sekali tak tahu tentang sandi morse jalur komunikasi konoh" Ujar nya.


Jounin ame "Tenang tuan hanzo tau sandi nya dan akan dikirim, Dengan begitu kita bisa mengirim penyusup ke pusat pangkalan konoha" Mendengar hal tersebut membuat jounin iwa kagum dan langsung memerintahkan semua ninja iwa.


Ninja ame juga langsung pergi untuk melanksanakan rencana nya dan bersiap..


Staf pangakaln konoha "Halo dengan pangkalan pusat" Sebut nya.


Penelepon "Maaf ini dengan pangkalan fron barat, Kami baru sajah berperang terhadap ninja iwa dan ame dan kekurangan perbekaln" Ucap nya.


Staf pangakaln konoha "Di terima kami akan mengirim kan nya" Jawab nya dan komunikasi pun terputus.


Sementara itu di konoha gakure tepat nya di gedung hokage, Ruang rapat hiruzen, Koharu dan danzo tegah dalam suasana hati yang buruk, Atau lebih tepat nya koharu dan danzo.


Karna hampir rencana mereka berhasil di pecahkan oleh musuh. Karna hal tersebut membuat homura harus pergi ke fron selatan dalam membantu.


Danzo "Ini tak mungkin, Strategi kita seharus nya sempurna" Ujar nya dengan nada keheranan.


Koharu "Tenang danzo kita harus memikir kan rencana baru agar tak merugi, Dan memikir kan kenapa hal ini bisa terjadi Di tambah kemungkinan informasi bocor atau ada penghianat !" Ujar nya dengan pahit.


Mendengar kata penghianat danzo langsung memukul meja dengan sangat keras dan bicara.


Danzo "Saru perintah kan kelompok anbu untuk menyelidiki hal ini SEGERA" Ucap nya dengan emosi.


Hiruzen yang mendengar hal tersebut menghentikan pekerjaan nya dan menatap ke dua sahabat nya dan bicara.

__ADS_1


Hiruzen "Maaf itu tak bisa" Mendengar hal tersebut membuat danzo mau mengintruksi hiruzen tapi hiruzen melanjutkan.


Hiruzen "Karna kita kekurangan personil dalam mengirim perbekalan, Jadi jika anbu juga di gunakan maka siapa yang akan mengirim perbekalan" Tanya nya.


Koharu hanya diam mendengar hal tersebut, Dan berpikir dalam batin nya (Apa harus mengirim anak anak kemedan perang yang berbahaya sebagai tukang perbekalan" Pikir nya.


Danzo "Kirim sajah anak anak yang telah menjadi genin saru" Sebut nya.


Mendengar hal tersebut hiruzen langsung memukul meja dan melotot kearah danzo dengan ganas.


Hiruzen "Apa kau memilih mengorbankan anak anak danzo" Sebut nya dengan nada marah.


Danzo "Tidak saru, Justru ini adalah kesempatan agar anak anak dapat berkembang melalui praktek nyata, Dan jika perlu kirim juga anak anak yang tak mampu lulus menjadi genin untuk menjadi tim perbekalan" Sebut nya dengan nada acuh.


Mendengar hal tersebut hiruzen langsung memancarkan aura mengerikan dari tubuh nya yang dasyat dan menatap danzo.


Danzo juga mengikuti mengeluarkan aura mengerikan dan aura pun saling bertabrakan di iringi danzo yang menatap hiruzen.


Melihat hal tersebut koharu angkat suara.


Koharu "CUKUP SARU, DANZO" Teriak nya dan kedua nya pun menghentikan gerakan mereka, Melihat kedua nya berhenti koharu lanjut bicara.


Koharu "Begini sajah, Untuk tim perbekalan agar aman para genin akan di kirim secara berkelompok,


Dan agar aman hanya genin dengan nilai dan setatus akademi tinggi yang di kirim di tambah, Tim perbekalan akan di pandu oleh chuunin,


Serta sisa genin sendiri akan di tempatkan dalam kelompol yang mengatur dan memilah ,Memilih logistik yang ada di gudang konoha, Untuk di serahkan kepada tim perbekalan.


Dan untuk non genin mereka bebas berpartisipasi dalam tim perbekalan seterah mereka, Jadi bagai mana. Bicara nya dan menatap ke arah hiruzen.


Hiruzen "Tapi tetap saj..." Sebelum hiruzen selesai mengatakan kata kata nya danzo menyela.


Danzo "Saru sekarang kita tengah dalam keadan terdesak, Akibat kekurangan personil bahkan homura sajah pergi ke medan perang, Jadi menurut ku usulan koharu sempurna" Sebut nya dengan serius.


Hiruzen yang mendengar dan melihat ke dua teman nya hanya bisa menghela nafas dan menganguk setuju.


Dan ke esokan hari nya banyak sekali genin yang berkumpul di gerbang konoha untuk pergi sebagai tim perbekalan ke medan perang termasuk, Nawaki, Mat dai, dan fugaku sebagai tim batch pertama.


Tsunade "Nawaki, Hati hati dan jangan jadi terlalu implusif oke" Ujar nya dengan nada khawatir.


Nawaki "Tenang sajah kaka, Aku ini kuat dan pintar hehe" Sebut nya dengan tersenyum lebar dan pergi bersama tim nya.

__ADS_1


__ADS_2