Apple In My Eyes

Apple In My Eyes
Gombalan receh


__ADS_3

Pagi-pagi sekali hari ini Alluna sudah berada di dimobilnya mau ke sekolah, pagi ini gadis tersebut sengaja bangun lebih awal bahkan dia sendiri yang membangunkan asisten rumah tangga di rumah hanya untuk membantunya membuat brownies untuk seseorang yang sangat digilahinya.


Dan disinilah dia sekarang di jalan sedang menuju kesekolahnya padahal jam baru menunjukan pukul enam tepat bahkan teman-temannya yang lain mungkin baru bangun.


" kira-kira ka gala suka gak ya dengan brownis buatan gue" tanya alluna pada diri sendiri sambil tangannya diletakan di dagu


" Ya pastilah dia suka, kali dia menolak pemberian dari gadis cantik seperti gue. Yakin gue mah dia akan baper sampai mimisan ahahahahahah" sumpah kalau ada orang lain di mobil tersebut dia akan di kira orang gila atau mungkin setan di dalam mobil tersebut jadi takut padanya.


Inilah alluna putri alexander anak tunggal dari Dimas alexander dan istrinya tiara alexander. Gadis cantik yang memiliki tinggi 1.55 senti meter, rambut hitam panjang, kulit putih, hidung mantung dengan bibir berbentuk love tetapi sayangnya memiliki sifat yang bar- bar, agresif, pentakilan dan masih banyak lagi sifatnya yang di luar nalar manusia.


Jika di nilai dari bentuk fisik dia ini bisa dikatan makluk Tuhan yang paling sempurna, tetapi jangan dinilai dari kejiwaannya karena sangatlah berbeda jauh dari kata sempurna wkwkwkwk.


Disaat anak-anak orang kaya lainnya memiliki sikap anggunly, alluna sangat berbeda. Kedua orang tuannya sampai bingung apakah dia ini benaran anak mereka atau bukan karena mereka berasal dari keluarga terpandang dan selalu menjaga sikap tetapi alluna dia selalu membuat masalah.


Pernah sekali dia bersama dengan kedua temannya membuat masalah, dimana dia ditantang oleh temannya untuk melempari batu rumah tetangga sehingga kaca rumah tersebut pecah.


Baginya setiap challenge itu adalah sebuah seni.


Karena seringnya mendapatkan laporan dari warga tentang putri mereka membuat kedua orang tuannya melakukan tes DNA suatu waktu dan itu di ketahui oleh alluna, tetapi data mengatakan jika itu memang merupakan benar bibit unggul mereka. Sungguh menguji kesabaran banget ya si Alluna


Okay back to alluna


Sesampainya gadis tersebut di sekolah dia melihat sekolah masih dalam keadaan sepi lalu melihat jam yang melingkar di tangan nya.


" Wahhhh ini record, harus di catat ini gue tiba di sekolah pada pukul 06:10. Gila rajin amat gue ini mah kalau lomba sama anak- anak disini bisa-bisa gue selalu menang nih" ocehnya pada diri sendiri.


Padahal ya baru hari ini juga dia datangnya tepat waktu, bukan deh lebih awal malahan. Biasanya juga paling mentok pas bunyi lonceng dia baru sampai bahkan juga seringnya terlambat.


" Tapi kok tiba-tiba lapar sih? tadi gue makan gak ya? keknya belum deh buktinya sekarang gue lapar banget. Gara-gara kak gala gue jadi lupa sarapan tadi huff. Awas aja kalau gak kawinin gue nanti gue culik baru tau rasa tu orang". Saking semangatnya alluna dia sampai lupa untuk sarapan sebelum berangkat ke sekolah.


" Gue makan aja deh brownis untuk ka gala setengahnya. Gak ada yang tau juga kan kalau gue kasih ka gala bronwnis sisa hihihihi" lama-lama ketawannya mirip mba kunti ya lun


" Nyammmmm enak. Memang masakan chef alluna itu gak ada tandingnya, perfecto" pujinya pada diri sendiri sambil melingkarkan jari telunjuk dan jari jempol membentuk huruf O. Setelah itu dia lanjut ke kelas untuk menyimpan tasnya.


.


.


.


Pukul 06:15


Dikeluarga Mahendara terlihat susi mahendra bunda dari galaxi mahendra sedang menyiapkan sarapan untuk suami dan anaknya.


Walaupun mereka itu orang kaya dan memiliki banyak asisten rumah tanggal tetapi untuk makanan anak dan suaminya dia sendiri yang siapkan, membuat suami dan anaknya selalu merindukan masakan rumah dan tidak terlalu menyukai masakan orang lain di rumah ini karena mereka sudah terbiasa dengan masakan rumahan ala bunda.

__ADS_1


Tak..tak..tak


Terdengar suara langka kaki di tangga yang ternyata suami dan anaknya yang kompak keluar dari kamar mereka.


" Pagi bun" sapa keduanya kompak


" Pagi kesayangan bunda" jawab bunda susi


" Sini sarapan dulu, bunda sudah membuat makanan favorit ayah dan kaka gala. Tadaaaa nasi goreng udang untuk orang tersayang"


" terima kasih ya sayang. Pagi-pagi sekali udah menyiapkan sarapan untuk aku dan putra kita. Aku bangga dan makin cinta pada bunda"


" Ih ayah malu tau. Lihat ada anaknya itu" terlihat semburat merah mudah di pipinya karena baper di godai oleh suaminya pagi-pagi


" Udah gak usah peduliin aku bun anggap saja aku mahkluk tak kasat mata, ayah mah selalu begitu gak tau tempat" timpal galaxi yang sudah hafal akan tabiat dari ayahnya yang gemar sekali menggodai bundahnya.


" Ahahahha makanya boy cari cewe, atau jangan-jangan gak ada yang suka sama kamu boy"


" Tau ah ayah. Mending makan aja"


Setelah itu mereka menyantap makanan mereka tanpa bicara sama sekali.


" Yah, bun gala ke sekolah dulu ya" pamit galaxi sambil mencium tangan kedua orang tuanya


" Iya hati-hati di jalan sayang"


Galaxi sampai di sekolah pukul 06:30 dan terlihat sudah banyak siswa-siswi yang sudah sampai di sekolah begitu pun dengan kedua sahabatannya rendi dan bastian. Ketiganya merupakan perangkat osis semuannya, diantara mereka yang paling kaku itu galaxi sedangkan rendi dan bastian sama recehnya.


" Gal rapat pembentukan panitia kemping jadikan hari ini" tanya rendi


" iya, tolong sampaikan pada semua anak osis di group untuk ikut rapat nanti di ruang osis setelah istirahat.


Saat mereka sedang ngobrol mereka di kagetkan oleh teriakan dua gadis yang sangatlah bar- bar, siapalagi kalau bukan bela dan intan sahabat sekaligus partner crime alluna dalam membuat masalah


" Hi ka gala, makin ganteng aja deh" goda bela


" Iya nih gimana alluna gak makin tertarik " jawab intan


" Galaxi aja nih yang di puji, kita -kita nggak" tanya rendi


" Iya soalnya cuma kak gala yang ganteng sedangkan ka rendi dan ka bastian nggak yang ada mirip penghuni neraka" cerocos bela


" Wah gila kita dibilang mirip penghuni neraka ren sama dua bocil ini"


" Hufff ayo bel gak usah di ladenin dua mahkluk neraka ini"

__ADS_1


Sedangkan galaxi yang melihat mereka dibuat pusing. setiap hari seperti itulah interaksi mereka kalau ketemu


"Untung gak ada si bocil manja disini bisa- bisa pecah ni kepala" batin galaxi.


Tetapi ternyata keberuntungan lagi gak berpihak pada galaxi baru saja dia membatin tiba- tiba alluna datang dengan membawakan kota brownis yang dibuatnya.


" Kak gala ko baru datang si. Aku udah nunggu tau dari tadi" kalau dengan galaxi alluna akan bersikap manis dan memanggil dengan aku kamu tapi kalau dengan orang lain jangan harap.


" Loh lun elo udah nyampe, kok gue gak lihat?" tanya bela


" Gue udah dari tadi loh di sekolah, bahkan pak satpan keduluan gue"


" Emang jam berapa sampai sekolah lun" tanya bastian


" Maaf gue gak bisa jawab soalnya gue tuli" jawab alluna ngasal


" Ahahahahah sungguh malang sekali nasib anda" bela, randi dan intan sampai ngakak melihat bastian yang melonggo mendengar jawaban alluna sedangkan galaxi hanya tersenyum samar


" Ka gala makin ganteng aja. Aku ada gombalan nih untuk kak gala" mau dengar gak"


" Mau...mau" jawab rendi, bastian, bela dan intan serempak


" Ih kok kalian yang jawab? Kak gala mau kan"


" Terserah" jawab galaxi cuek


" Ka gala tau gak"


" Gak tau" jawab keempat nyamuk disana wkwkwk


" Cintaku pada ka gala itu seperti brownis"


" Kok seperti brownis"


" kenapa seperti brownis" tanya galaxi


" Gak tau" jawabnya dengan tampang polosnya itu


" Ahahaha cakep- cakep" kata intan dan bastian sambil tertawa hambar. Ini merupakan gombalan terreceh dan teraneh yang pernah mereka dengar


" Itu doang lun?" tanya bela


" yah kecewa penonton" komentar rendi


BERSAMBUNG...........

__ADS_1


Jangan lupa di like ya ceritannya komen juga, eh sama vote ya😁


__ADS_2