
Guru pembimbing mereka yang mendengar kabar dari beberapa mahasiswa soal alluna sangat marah dan kecewa dengan perlakuan sandra dan kawan-kawannya. Padahal di sekolah mereka golongan siswa terbaik.
" saya kecewa dengan kalian. Bagaimana kalau orang tua dari alluna melaporkan masalah ini ke pihak berwajib. Apa kalian mau mendekam di penjara? Besok setelah apel pagi di sekolah kalian di minta untuk menemui kepsek di ruangannya. Beliau barusan menelpon." kata pak irwan
Sedangkan sandra dan teman-temannya yang mendapat teguran mereka semakin membenci pada alluna. Terlihat ari tangan sandra yang mengepal di belakang tubuhnya.
" elo lihat aja nanti alluna gue akan membalas atas semua ini. Gue semakin membeci sama elo" ucapnya dalam hati. Bukannya merasa bersalah mereka justru semakin membenci alluna dan sahabatnya.
.
.
.
Sedangkan di tempat lain alluna sudah sadar dari pingsannya tersebut pun merasa haus
" airr" katanya sambil menengok kebawah melihat siapa yang tidur di samping ranjangnya.
" cil elo udah sadar cil, mana yang sakit bilang sama gue" galaxi yang terlelap dalam tidurnya tadi langsung bangun setelah mendengar suara alluna yang meminta air. Saking spontannya dia sampai lupa kalau alluna tadi meminta air dan malah menanyakan bagian mana yang sakit. Sungguh galaxi sangat senang melihat bocil manjanya itu bangun kembali.
" luna mau air kak" jawab alluna yang saat ini masih bleng karena masih dalam pengaruh obat.
"ya udah nih minum airnya, pelan - pelan aja ya" katanya sambil menyuap alluna air menggunakan sendok. Padahal alluna sudah mengatakan kalau dia bisa meminum langsung dari gelasnya tetapi galaxi tidak mengizinkannya.
" elo tunggu disini gue mau panggil dokter dulu" saking senangnya atau apa galaxi sampai gak bisa berpikir jernih. Padahal ya di kamar tersebut sudah ada nurse call tetapi galaxi malah bela-belan keluar untuk memanggil perawat atau dokter.
" sumpah itu tadi beneran kak gala? Kalau begini ceritannya mah gue lebih memilih sakit terus biar di urus oleh kak gala. Ih kak gala so sweet banget tadi" saking senangnya rasa sakit yang ada di kepalanya sampai di tidak hiraukan. Bagaimana gak senang kak galanya itu merawatnya dengan sepenuh hati, terlihat dari tatapannya melihat alluna kayak ngajak rumah tangga aja.
saat alluna yang sedang senyum-senyum gak jelas begitu masuklah galaxi bersama dokter dan dua orang suster yang mendampinginya mreka yang melihat alluna yng lagi senyum - senyum sendiri merasa binging sekaligus merinding.
" apa di sini ada penunggunya yah kok tiba - tiba gadis ini tersenyum gak jelas padahal baru juga sadar" kata suster1
__ADS_1
" kok jadi merinding begini ya" suster2
" maaf yah dek bisa kami mengecek keadaannya" kata dokter tersebut. Jangan sampai pasiennya itu gegar otak dan menjadi gila. Kan gak lucu cantik - cantik tapi gila.
" silakan pak dokter tapi jangan menghalangi pandangan saya kepada my future husband" katanya sambil tersenyum manis mengalahi manisnya gula satu ton.
Sedangkan galaxi yang menyadari gadis tersebut kembali ke mode awalnya merasa gemas sendiri.
" ahhkk" kata alluna tanpa sadar saat kepalanya yang tiba - tiba merasa nyut - nyut.
" udh eh cil gak usah genit dulu fokuslah pada perawatanmu. Jangan banyak gerak karena pak dokter sedang mengobati kepala mu yang pecah"
" luna gak akan genit kalau kak gala melihat ke arah luna. Pak dokter kami cocok gak menjadi pasangan". Tanya alluna pada dokter dan suster yang ada di kamar tersebut.
" iy dek kalin cocok kok apa lagi yang satu cantik dan satunya ganteng. Pasti produknya nanti luar biasa sekali." jawab dokter tersebut sambil melayangkan candaan ambigu
" produk apa pak? Kan kami gak lagi buka usaha gimana sih. Orang luna nanyanya kami cocok apa enggak" jawab luna kesal. Gimana ngak kesal yang ditanya lain jawabnya lain, di kira kita lgi mau dagang apa. Ternyata dokter tersebut cukup handal dalam hal candaan.
"udah pak gak usah di lanjutkan lagi. Maaf dia memang begitu anaknya. Ucap galaxi. jangan sampai otak eror gadis tersebut mencium bau - bau tak sedap dari perkataan sang dokter. Kalian tau sendirikan betapa dangkalnya pikiran gadis tersebut. Sedangkan dua suster yang sedang membantu pak dokter tadi hanya mampu tersenyum. Mereka sangatlah gemas pada gadis tersebut.
Brakkkk .....
terdengar pintu ruangan tersebut di dobrak dari luar. Mereka yang di dalamnya pun kaget minta ampun
" kak gala peluk luna, Ini mau gempa. Luna gak mau mati sekarang sebelum menikah sama kak galaxi" jawab alluna yang sudah berada di pelukan galaxi. Galaxi yang melihatnya pun kaget bukan main saat alluna melompat dari tempat tidur dan langsung memeluknya.
" elo bisa gak sih hati- hati sedikit. Pala lo masih luka noh lihat berdarah kan" omel galaxi
Sedangkan orang tua mereka yang datang tadi sampai di sana mereka dibuat shock apalagi kedua orang tua galaxi. ya mereka kaget lah saat melihat galaxi yang sedang menggendong alluna palagi banyak orang selain mereka disana dan yang paling rekor adalah mereka melihat galaxi yang biasanya cuek bebek terlihat cerewet jika menyangkut alluna
" mba kayaknya kita harus cepat- cepat menikahi mereka. Lihat mereka bahkan tidak malu sama sekali pada suster dan dokter yang disana" bisik mommy tiara memanasi.
__ADS_1
" iya tia kayannya mereka harus kita jodohkan sekarang."
" ehem. nana bisa turun" kata daddy dimas. Dia sedikit cemburu pada galaxi.
" daddy mommy kok kalian ada di sini? Eh ada ayah dan bunda juga" kata alluna sambil tersenyum manis.
" sayang kamu gak papa, mananya yang sakit nak tanya mommy pada gadis kesayangannya itu" sungguh saat dia menerima kabar kalau putrinya terluka dia sampai pingsan.
mereka pun membantu alluna untuk kembali ke ranjangnya.
" luna gak papa kok mom. Kan ada ka galaxi yang jagain luna. Iya gak yang" tanya lluna sambil menaik turunkan matanya. " mom, bun kalian bisa bantu luna gak tolong daftarin pernikahan alluna dengan kak gala di KUA." katanya polos
sedangakan para orang tua merasa lucu dengan mereka. Mereka hanya mampu menepuk dahi mereka melihat sikap agresifnya alluna.
.
.
.
Di sisi lain di ruang kepala sekolah terlihat sandra dan teman-temannya juga berada di ruang kepala sekolah.
" katakan pada saya apa alasan kalian meninggalkan alluna di hutan sendiri dan memutar arah yang di tetapkan panitia"
" maaf pak kami hanya becanda padanya. Kami tidak tau kalau kejadiannya bakalan begini besar." jawab sandra berbohong
" saya benar- benar kecewa sama kalian bertiga kalian siswa berprestasi loh di sekolah ini. atas perlakuan kalian saya akan memberi skor selama 3 hari dan selama tiga hari tersebut kalian harus bisa membuat makala yang terdiri dari seratus halaman dan tidak boleh copy paste dari internet, sekarang silakang keluar".
BERSAMBUNG..........
Penulisannya bab ini butuh usaha guys.karena author lagi sakit makanya sekarang jarang up. Doain ya biar cepat sembuh.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen dan subscribe.♥️♥️