
" Woyy bel gimana cara turunnya, tolongin dong" teriak alluna dari atas pohon
" Lah tadi naik bisa, kenapa turunnya gak bisa?" timpal bela.
Kalian pernah begitu juga nggak pas manjat pohon itu gampang-gampang aja, eh giliran mau turun gak bisa. Kalau author si pernah ya.
" Lompat aja lun, gak tinggi juga" kata intan nyuruh alluna lompat
" Tapi takut intan, gimana kalau pala gue pecah atau patah tulang kan gak elit. Masa tiba-tiba nanti akan ada berita seorang gadis SMA mengalami patah tulang akibat lompat dari pohon mangga, dimana saat itu dia bersama teman-temannya sedang mencuri mangga di warung depan sekolah" protes alluna " nanti bisa- bisa gue di tes DNA lagi ama mommy dan daddy"
" Iyah juga ya, nanti gue ama intan juga kena"
" Yaudah lun elo tunggu sini aja gue ama bela coba cari tangga yang biasa kita pakai di belakang sekolah" usul intan
" ayo bel kita nyari tangganya dulu, tapi elo diam aja di situ lun jangan banyak tingkah! Dilihatin orang nanti dikira elo mencuri"
"Lah kan emang kita mencuri" jawab bela
" Ohiya gue lupa" jawab intan sambil nyengir
" Buruan woyyy lumutan ni gue" omel alluna dari atas
Setelah itu bela dan intan ke belakang sekolah mencari tangga yang biasa mereka gunakan untuk memanjat tembok saat mau bolos.
Tetapi setibanya mereka disana ternyata tangga nya sudah tidak ada, mereka pun mencari tangga tersebut bahkan sampai memasuki gudang dan mengacak-acak isi gudang tersebut.
" Tangganya dimana sih, lagian siapa coba yang mengambil tangga kita Kalau gue tau, gue senggol bacok tu orang. Nggatau apa kita lagi membutuhkannya." omel bela dari tadi
" Udah bel gak usah ngomel gak jelas gitu, mending cari baik- baik. Kalau kita ketau gara - gara mulut lo yang berisik gue jahit tu mulut sumpah". Ancam intan.
Lagian bela itu dari tadi kerjaannya cuma ngomel - ngomel nga jelas tetapi gak mencari gimana intan gak emosi jiwa raga melihatnya. Apalagi mereka ini di gudang kalau ada yang lihat bisa- bisa mereka di hukum karena masuk gudang sekolah tanpa izin.
Sementara itu alluna yang berada di atas pohon mangga tadi terus saja mengomel " Ihhh kok mereka belum datang juga sih, mereka niat bantuin gue atau malah ngejebak sih. Awas aja mereka kalau gak datang- datang".
Alluna yang cape menunggu pun merasa ngantuk, dia memejamkan matanya dan duduk di dahan pohon sambil memeluk pohon mangga tersebut.
" Hoammmm tidur dulu ah,mumpung mereka belum datang,asik juga nih tidur di atas pohon udara di sini segar banget".
.
.
.
" Ayo kita periksa persediaan barang di gudang terlebih dahulu, kalau nanti ada yang kurang kita beritahu pada bagian tata usaha!". Ajak galaxi
" okayy". Setelah itu mereka pun pergi ke gudang sekolah untuk melihat persediaan sarana dan prasarana yang akan mereka gunakan sewaktu kemping.
__ADS_1
Sesampainya mereka di depan pintu gudang tersebut mereka mendengan suara ribut dari dalam.
" Tunggu, kayaknya di dalam ada orang deh" tebak sandra. Ya dari tadi sandra bersama mereka semenjak dari ruang osis terus ke kantin sampai ke gudang pun sandra masih ikut bersama mereka.
" Iya kayaknya ada orang di dalam gal, tapi bukannya penjaga gudang tadi bilang gak ada orang disini ya. Atau jangan- jangan pencuri lagi" kata rendi menerka
" Ayo kita kedalam"
" Bel kayaknya ada orang yang mau masuk deh, gimana nih kalau kita ketauan" kata intan takut
" Ayo sembunyi di belakang papan itu"
" Tapi nanti tetap ketauan, mana berantakan semua lagi ruangannya"
" Yaudah bilang aja, kalau kita lagi cari tangga" jawab bela enteng. " ayo cepatan sembunyi"
Ckreeekkk....
Terdengar bunyi piintu yang di buka. Setelah itu masuklah galaxi dkk bersama sandra, dan betapa kagetnya mereka melihat isi gudang yang tadinya bersih sekarang sudah berantakan.
" Loh, kenapa berantakan begini gudangnya. Padahal baru minggu lalu osis membersihkan" timpal sandra kaget
" Kayaknya ada orang disini" tebak bastian
Sementara saat galaxi melihat sekeliling, tiba - tiba pandangannya terjatuh pada dua pasang sepatu yang terdapat di balik papan sebelahnya. Dan dia yakin kalau mereka itu siswa sekolah ini.
" Kenapa si gal, emang elo tau pelakunya siapa?" tanya rendi
" Itu mereka di balik papan yang di depanmu"
Bela dan intan yang mengerti kalau mereka sudah diketahui oleh galaxi pun keluar dari persembunyian nya dan berjalan kearah galaxi dkk dan sandra sambil nyengir. Sementara mereka galaxi dkk pun kaget bukan main.
" Eh lampir kalian ngapain disini" tanya bastian
" Maksud ka bastian apaan, manggil kita lampir? " tanya intan balik
" Lagian kalian ngapain disini, mau mencuri ya" tuduh sandra berniat mengompori. Entah mengapa dia itu sangat membenci alluna dan teman- temannya.
" Hoooh ntan, kita di tuduh mencuri sama si drama queen" kata bela dramastis.
" Terus lo berdua ngapain disini masuk gudang tanpa minta izin terlebih dahulu dan mengacak-acak gudang ini" saat ini galaxi dalam mode ketos dingin. Dia benar- benar gak habis pikir dengan kedua orang ini dan pastinya ada hubungan dengan ketua mereka si bocil manjah.
" Bel elo yang jawab ah, gue gak mau"
" Elo aja ntan. Gue takut ama ka galaxi"
" Elo kira gue gak takut juga?"
__ADS_1
" Lah ide siapa tadi cari tangga disini, lagian elo yang mengacak - acak gudang" protes bela
" Kok elo jadi salahin gue" tanya intan sebel
" Kalian berdua kalau gak ada yang mau bicara' silakan ikut gue ke ruang kepala sekolah, mungkin kalau dengan beliau nanti kalian mau bicara"
" Jangan kak jangan....." jawab intan cepat. " Sebenarnya kami lagi nyari tangga, karena gak ketemu makanya kami acak-acak semua barang disini siapa tau tanggannya datang ke hadapan kita" jawab intan asal
" Hahah mana ada tangga datang sendiri" rendi dan bastian sampai ngakak mendengar jawaban intan.
" Tangganya mau diapain" tanya galaxi
" Mau manjat tembok belakang. Kita mau bolos" jawab intan ngarang
" Lah bukannya mau bantu turunin luna?" tanya bela loading. Sedangkan intan yang mendengar jawaban bela merasa jengkel. Cape- cape dia mikir alasan supaya mereka tidak ketauan mencuri mangga malah di hancurkan oleh bela.
"mulut lo bel, pengen gue jahit tau nggak" kata intan geram
" Alluna sekarang dimana" tanya rendi
" Masih di atas pohon mangga yang di depan warungnya mang agus kak dia gak bisa turun" jawab intan pelan.
Galaxi yang mendengar pun langsung keluar dari gudang dan pergi menuju kesana.
Sesampainya disana dia melihat keatas pohon dan kaget melihat alluna yang dengan santainya tidur disana apalagi dengan dia yang pakai rok, untung saja alluna memakai celana pendek didalamnya. Rendi, bastian , sandra, bela dan intan yang mengikuti galaxi dari belakang pun sampai.
" Woyyyy lun bangun bege kita ketahuan nih" teriak bela dari bawah .Dia emosi melihat alluna yang keenakan tidur tetapi mereka diinterogasi oleh galaxi hanya gara- gara mau bantuin dia.
Dan ternyata teriakan bela tidak cukup membangunkan gadis itu. Galaxi yang melihatnya pun di buat geram lalu diambilnya beberapa kertas dan menggepalnya setelah itu dilemparinya ke alluna.
" Ihhhh ini siapa si yang lempar. Gangguian tidur gue aja" gerutu alluna yang masih linglung
" Bocil cepat turun!" perintah galaxi
" Kak gala. Kok ka gala disini. Aku masih uncrush kak gala ya, Jangan panggil alluna"
" Kalau elo gak mau turun gue laporin ke kepala sekolah". Alluna yang mendengar ancaman galaxi tersebut hanya mampu tertawa hambar
" Heheheh kak gala mah gitu. Iya ini luna turun nih, tapi kak gala tangkap ya luna mau lompat! " setelah itu alluna pun melompat dari atas pohon sedangkan galaxi yang belum siap kaget sehingga membuat mereka jatuh dengan alluna berada diatas galaxi dan bibir mereka pun gak sengaja bersentuhan
" ahhhkkkk kak gala nyium luna" teriak alluna heboh dan langsung berdiri. Sebisa mungki dia memikirkan keuntungan dari kejadian ini
" Eh bocil, bukan gue yang nyium elo ya. Jangan ngadi-ngadi lo" protes galaxi orang dia korban disini
" Mommy... Daddy bibir luna udah gak suci lagi. Pokoknya kak gala harus tanggung jawab, ka gala harus kawini alluna" kata alluna dramatis.
BERSAMBUNG........
__ADS_1
Jangan lupa di like ya sama komen. Eh satu lagi di vote juga.