
" Cieee yang udah jadian" ucap bela menggodai sahabatnya intan. Tadi Pagi-pagi sekali, intan menghubungi kedua sahabatnya itu untuk berangkat sekolah lebih awal karena dia mau menceritakan sesuatu kepada mereka, membuat alluna dan bela pun penasaran tingkat dewa. Tetapi saat ini hanya bela dan intan yang sudah datang dan alluna entah dimana dari tadi handphonenya gak aktif. Pasti tadi setelah sambungan terputus gadis itu tidur kembali.
" ih elo bel padahal gue mau ceritanya pas alluna juga sudah disini, jadinya gak seru tau. Elo juga gak heboh dengar berita ini" jawab intan ketus. Tadi dia sebenarnya sudah bertekat untuk tidak menceritakan sebelum kedua sahabagnya itu sudah ada tetapi malah keceplosan akibat jebakan bela. Padahal mah dia mau melihat reaksi kedua sahabatnya gimana, lah ini bela hanya bilang ohhh gak aestetik banget responnya.
" ya karena gue udah tau kali kalau elo dating sama kak bastian" jawabnya ngejek
" elo tau darimana bel"
" kak bastian cerita ke kak rendi sebelum dia nembak elu minta saran katanya terus my king cerita deh ke gue, karena dia pikir elo sahabat gue jadi gue berhak tau" jelas bela.
Memang sebelum bastian mengajaknya ke danau bastian menemui rendi dan galaxi terlebih dahulu dan dia meminta saran dari sahabatnya gimana cara membuat cewek mau saat di tembak apalagi dia ini hanya tinggal menunggu jawaban dari intan dia jadi takut kalau di tolak oleh gadis tersebut maka dia juga butuh support dari sahabatnya.
" ihh kalau tau begitu gue gak usah ceritain ke elo aja tadi. Tapi alluna udah tau belum ya?"
" udah gue kasih tau"
" tapi dia belum tau kan kalau gue terima"
" semalam memang dia gak tau tapi barusan udah gue chat dia kalau jawaban elo yes. Ahahhaha" tawa bela.
" yaķkkkkk arabela sialan elo kenapa cepu banget anjir" protes intan sambil memarahi bela " elo bukan sahabat gue lagi"
" yakin" godanya pada gadis tersebut. Ya mau gimana lagi jarinya sudah sangat gatel tadi mau mengirim pesan ke alluna tentang sahabat mereka itu.
Saat mereka sedang jalan berdua mereka melihat berapa perkumpulan siswa siswi yang sedang membicarakan galaxi. intan dan bela yang penasaran pun menghampiri beberapa siswa di situ.
" ini ada apa yah? Kok rame banget" tanya inga
" itu kata anak- anak tadi galaxi datang bersama seorang murid baru" jawab seorang siswa
" emang kenapa kalau dia dagang bersama murid baru, diakan ketua osis bisa jadi kalau mubar tersebut menanyakan ruang kepala sekola pada kak gala" ucap bela yang bingung depan para siswa disana. Hal yang gak penting gitu aja di buat heboh
" tapi murid barunya itu cewe dan mereka terlihat akrab satu sama lain. Ada juga gosip yang mengatakan kalau mereka itu sahabat dari kecil" jawab siswa yang lain
" yaelah kaya lambe aja luh gosip gosipan,,,,,,,,,,,eh tunggu kamu bilang apa tadi, cewe? Mereka terlihat akrab?" tanya intan
__ADS_1
" iya kelihatannya sih gitu" jawab beberapa siswa disana.
" okay thanks ya infonya" ucap intan. Setelah itu mereka pergi dari sana dan berniat kekelas mereka.
" kira-kira gimana ya kalau alluna tau ada yang lebih dekat dengan kak gala" tanya bela pada sahabatnya itu
" yang pasti cemburu tuh anak. Kita lihat nanti apakah murid baru itu baik atau titisan ular"
" iya kita lihat saja".
Sementara di depan ruang kepala sekolah terlihat galaxi dan kedua sahabatnya dan jangan lupa di situ juga ada marisa si murid baru yang sedang jadi topik pembicaraan di sekolah itu.
" elo bisa masuk sendiri kan, gue masih ada beberapa tugas " kata galaxi pada marisa
Saat marisa ingin menjawab tiba-tiba datanglah alluna
" pagi calon suami" sapanya pada galaxi
" galaxi aja nih yang disapa kita nggak" tanya rendi. Sedangkan galaxi hanya mengangguk.
" pagi kak rendi, pagi couple baru" katanya menyapa mereka
" si bocil udah tau aja" kata bastian
" eh ada siapa nih" kata alluna saat menyadari ada orang lain disitu.
" ga ini siapa?" bukannya menjawab sapaan alluna marisa malah bertanya pada galaxi. Alluna yang mendengarnya pun merasa jengkel. Dia pikir bisa gitu mencari muka depan galaxi dan teman-temannya. Huff gak tau aja dia lagi berhadapan dengan siapa
" elo nanya gue siap? Gue alluna siswa tercantik di sekolah ini calon istri dari galaxi mahendra sang ketua osis. Gimana masih gak cukup?" jelas alluna emosi
" udahlah cil diakan cuma nanya, kenapa kamu marah-marah gitu" ucap galaxi bermaksud meredahkan amarah gadis itu tetapi bukannya reda omongannya itu justru mematikan api dalam diri alluna.
" gimana gak marah kak orang luna nanya dia tapi dia malah nanya balik kak gala. Pengen banget cari muka di depan semua orang. Kak gala kenal dengan dia?"
" iya kenalkan dia marisa sahabat kecil gue" lata galaxi memperkenalkan marisa pada alluna.
__ADS_1
" dihh sahabat kecil aja belagu. gue nih tunangannya kak gala, Ingat." Ucap gadis itu setelahnya dia pergi dari situ sambil menggerutu.
huffff. Ucap galaxi menghembuslan nafasnya. Untuk kedepannya dia harus bisa mengontrol emosi gadis itu.
" kita duluan ke kelas ya. Elo ke ruangan kepseknya sendiri aja." katannya pada marisa " Ayo! " ajaknya pada kedua sahabatnya.
" hm lihat aja nanti gue akan pisahin gadis cerewet itu dari galaxi. Bagaimanapun juga galaxi dari awal cuma untuk gue, gak akan gue biarkan orang lain memikinya" ucap marisa dalam hati setelah itu dia masuk ke ruang kepala sekolah.
" gal elo beneran tunangannya alluna" tanya bastian
" iya itu juga yang mau gue tanyakan tadi" timpal rendi
" iya gue dengan si bocil udah tunangan" jawab galaxi yang gak berniat menutup-nutupi.
" parah lo gal tunangan gak bilang - bilang ama kita" protes bastian
"gue gak tau kalau bakalan ada acara perunangan itu, gue kira cuma makan malam biasa saja di rumah keluarga alexander. Bunda sama mommynya si bocil ternyata sahabat sejak dulu dan mereka sempat membuat janji dulu kalau bakalan menjodohkan anak mereka. Si bocil saja sampe buat ulah karena takut di jodohin. Mommynya gak memberitahunya kalau mau di jodohi ama gue" rendi dan bastian di buat melonggo oleh penjelasan galaxi. Bukan soal perjodohan yang bikin mereka shock tetapi melihat wajah binar galaxi saat menceritakan pertunangannya dan saat menceritakan alluna.
" wahh bau-bau es mencair nih. Semangat banget gal". Goda bastian
" sialan kalian" umpat galaxi yang malu karena digodain oleh sahabagnya.
Hahahha. Tawa mereka meledak
" eh tapi oleh bilang tadi kalau alluna membuat ulah, ngapain lagi tuh bocah" tanya rendi penasaran
" dia cosplay jadi wanita hamil tua yang stres sambil menimang boneka" jawab galaxi sambil tertawa berbahak-bahak saking gelinya membayangkan tingkah alluna.
" gal elo bisa ketawa juga" tanya rendi yang ngeri sendiri. Galaxi yang mereka kenal selama ini yang selalu menjaga image nya tiba-tiba berubah hanya karena memikirkan gadisnya.
" gue rasa kalau kalian berada disana juga semalam kalian mungkin mati berdiri dibuatnya. Dia terlalu lucu dan menggemaskan" jawab galaxi enteng
" giliran di depan orangnya langsung nggak di puji kalau di belakang bahkan kek orang gila pun gakpapa saat memikirkannya"
" gue sedang menunggu waktu yang tepat aja" jawab galaxi setelah itu dia berjalan menuju ke kelas mereka.
__ADS_1
BERSAMBUNG........
Guyss jangan lupa yah tinggalkan jejak kalian, beria dukungan pada author dengan like, komen, subscribe, dan vote karya ini.