
Aria berbaring menatap langit-langit kamarnya. "gak bisa tidur."gumamnya cemberut.
Bruk.
Baru saja Dirinya hendak mendudukkan tubuhnya, seketika dirinya langsung terbaring kembali. "Tidur, Ri."kata Arga sambil memeluk Aria dari belakang.
Aria membulatkan matanya kaget. "S-sejak kapan kau disini?!"
"Sejak tadi."jawab Arga.
Aria meronta agar Arga melepaskan pelukannya. bukannya melepaskan pelukannya tapi Arga malah semakin mengeratkan pelukannya dipinggang Aria. "Arga, lepasin."kata Aria meronta.
"Tidur, Ri."perintah Arga.
Aria diam lalu membalikan badannya menghadap Arga yang memejamkan matanya. Aria membalas pelukan Arga membuat sang empunya membuka matanya. "ngapain?"tanya Arga.
"mau tidur."jawab Aria.
Arga tersenyum tipis sambil memejamkan matanya.
sementara itu disisi lain Achilles duduk dipesisir pantai pada malam yang larut itu. Dirinya sedang merenung memikirkan sesuatu. "apa yang kau lakukan disini?"tanya Savina yang baru saja tiba.
Achilles tidak menjawab.
Savina menatap wajah Achilles lalu tersenyum manis. "apa?"Tanya Achilles datar.
Savina menarik tangan Achilles agar berhadapan dengannya. "kau tampannn sekali."puji Savina sambil terkekeh.
__ADS_1
Achilles menatapnya dengan tatapan yang tidak bisa diartikan. "kamu mabuk?"tanyanya karena mencium bau alkohol dibadan wanita yang ada dihadapannya itu.
"ng...gak..."jawab Savina dengan tatapan sayu.
"kamu mabuk!"kata Achilles.
"nggak...."jawab Savina.
Achilles bangkit menarik tangan Savina berdiri. Achilles membulatkan matanya saat Savina, Gadis itu tersenyum sambil mengalungkan tangannya ke lehernya. Achilles menghela nafasnya. "kamu masih sadar dirikan? jalan sendiri saja!"kata Achilles berjalan duluan.
Savina mengerucutkan bibirnya lalu berjalan menyusul Lelaki itu dengan sempoyongan.
Bruk.
Achilles menghela nafasnya melihat wanita itu terjatuh ke tanah. Terpaksa dirinya menggendong tubuh Savina dan membawanya ke kamarnya.
Baru saja setengah jalan, Achilles menghentikan langkahnya. "letak kamarnya dimana?"gumamnya bertanya-tanya.
Achilles menggangguk dan berjalan membawa wanita itu kamarnya.
Achilles langsung meletakkan tubuh Savina ke ranjang dan langsung keluar meninggalkannya.
...----------------...
Aria tertidur pulas didalam pelukan Arga. Tampak Arga yang tersenyum sambil mencium kepala gadis itu. perlahan Arga menjauhkan tangannya dari tubuh Aria dan turun dari ranjang.
Baru saja keluar dari kamar Aria, dirinya terkejut melihat Achilles yang duduk di sofa sambil menatapnya dengan tatapan datar. "k-kak les... a-apa kakak l-lelah?"tanya Arga gugup.
__ADS_1
"iya, sepertinya aku bakal lelah hari ini."jawab Achilles tersenyum manis tetapi membuat perasaan tidak enak pada Arga.
"hahaha...begitu kah? k-kalo begitu selamat istirahat."kata Arga melangkah pergi.
Tap.
tubuh Arga seketika menegang kala Achilles memegang pundaknya. dalam hati dirinya berdoa semoga saja dirinya tidak siksa oleh kakak posesif satu ini.
"sepertinya kau melupakan sesuatu."kata Achilles.
"aku salah!!"teriak Arga sambil membungkuk dihadapan Achilles.
Bruk.
Arga terpental kebelakang bahkan kepalanya saja terbentur pintu. "apa yang kau lakukan pada adikku, bangsat!!"kata Achilles sambil menendang perut Arga.
Arga bangkit sambil menahan nyeri diperutnya. "g-gak ada."jawab Arga.
Bugh.
Bugh.
Bugh
Achilles membogem wajah Arga.
"bangsat!! kurang ajar!! ngaku Lo?!"kata Achilles sambil memukul Arga membabi buta.
__ADS_1
"beneran kak!!"kata Arga menyakinkan Achilles.
"...aku hanya menemani Aria aja, katanya gak bisa tidur."kata Arga