Argaria 2

Argaria 2
sebuah akhir?


__ADS_3

3 bulan berlalu.


Aria berjalan menggiring Rombongan orang yang membawa jenazah ketempat istirahat terakhir Mareka yaitu kuburan.


Selesai mengubur Aria menatap lekat kearah kuburan tersebut. Terlihat wajahnya yang sembab karena air mata.


Aria berjongkok disamping kubur. "hei, semoga kau tenang disana ya? jangan lupakan Aria."bisik Aria.


Dirinya terdiam sejenak dengan angin yang berhembus menerpa wajahnya membuat rambutnya berterbangan. "walaupun begitu entah kenapa rasanya baru kemarin kita bersama, bercanda.... hehehe... membayangkannya membuatku rindu dengan momen tersebut."


"terimakasih banyak atas semuanya.....Raga."ucap Aria sambil mencium nisan kubur Raga.


Setelah itu dirinya berdiri pergi dari sana menuju tempat luas yang penuh dengan bunga. beberapa akhir-akhir ini dirinya sering menghabiskan waktunya ditempat tersebut.


Aria memejamkan matanya menikmati angin sepoi-sepoi. "udah 3 bulan Arga gak sadar..."gumam Aria.


"....jadi kangen bareng Arga."kata Aria sedih.


SRAK.


Aria menoleh kesamping. "siapa- uakh!!"


Aria terjatuh ke hamparan Bunga tersebut dengan seseorang yang berada diatasnya.


"...."


"A-Arga?"panggil Aria bertanya-tanya.


Aria terdiam tak lama kemudian dirinya tertawa. "hahaha...apa yang aku katakan? Arga masih belum sadarkan diri dirumah sakit... ini pasti hanya halusinasiku."kata Aria.


Cup.


Arga mencium kening Aria lembut. "ini bukan halusinasi, bodoh."bisik Arga ditelinga Aria.


Tes.


Tes.


Tes.

__ADS_1


Air mata Aria menetes mendengar perkataan Arga."hiks... A-Arga hiks..."tangis Aria.


Arga tersenyum dan menghapus air mata gadisnya itu. "jangan menangis,bodoh! setidaknya perlihatkan padaku senyumanmu itu."kata Arga.


"t-tapi....hiks..."


"tidak ada tapi-tapian! aku baru sadar dan langsung kesini karena itu tersenyumlah karena aku disini."ucap Arga.


"i-iya."ucap Aria tersenyum dengan air mata yang mengalir.


Cup.


Aria membelalakkan matanya saat Arga mencium Bibirnya dan memejamkan matanya. "I love you so much, Ariana Vandoria."ucap Arga mendekatkan keningnya dengan kening Aria.


"hm....I love you to."ucap Aria.


1 Tahun kemudian.


Brak.


"maaf, aku terlambat."ucap Aria membuka pintu.


"oh! kak Elina...Felisha, lama tidak bertemu."sapa Aria.


"ya ampun kakak! cepat bersiap-siaplah."ucap Felisha menarik tangan Aria.


ditempat lain, Arga berdiri menunggu Aria. "Gadis itu selalu saja lama kalo bersiap-siap."batin Arga.


Brak!


pintu terbuka menampakkan Aria yang berbalut gaun pengantin dan dengan Kendra yang memegang tangan Aria berjalan menuju altar pernikahannya.


Aria berdiri disamping Arga. "untuk semua yang ada disini kalian akan menjadi saksi atas bersatunya kedua insan ini."


"dimasa bahagia dan dimasa sulit kita berdua selalu bisa melalui rintangannya. tidak perduli seberapa jauh kita terpisah, hati kita akan selalu terikat satu sama lain."


"cinta ini juga tidak akan berubah, karena itu dihadapan semua orang, maukah kau menerimaku sebagai suamimu?"tanya Arga.


"...tentu saja."jawab Aria tersenyum.

__ADS_1


Dihalaman Gedung.


Aria duduk di kursi disamping Arga. "Aria.... selamat atas pernikahannya."ucap shopia.


"shopia?!"kaget Aria.shopia memeluk tubuh Aria erat. "maaf ya, Aria. atas sikapku yang kemarin-kemarin."kata Shopia.


Aria menggelengkan kepalanya. "tidak, tidak apa-apa."kata Aria.


Arga tersenyum tipis sambil menggenggam erat sebelah tangan Aria. "bagaimana dengan Bara?"tanya Arga.


"selamat, Bro!"kata Bara sambil menepuk pundak Arga.


"Thanks bro!"sahut Arga.


Shopia dan Aria saling bertukar senyum melihat suami Meraka berdua. "Dimana Maria?"Tanya Aria.


"hm?itu....."jawab Shopia Ragu.


"hai....Aria..."panggil Leon.


"hai.....hm.....siapa kau?"tanya Aria heran.


Leon tertegun mendengar perkataan Aria. "jahat sekali...ini aku loh...aku...Leon."kata Leon kesal.


"Leon?"tanya Aria sambil menatap Arga.


"tidak penting."jawab Arga.


"Aria!!! selamat ya!!!"teriak Maria sambil memeluk tubuh Aria erat.


"Maria, hati-hati! bukankah kau sedang mengandung?"tegur Shopia.


Aria menatap Maria kaget. "Lo ngandung?! berapa bulan?"tanya Aria.


"baru 4."jawab Maria.


"Lo sendiri kapan?"tanya Maria.


"...dia gak mungkin lah... orang dia sibuk kerja."sahut Arga kesal.

__ADS_1


"Arga..."tegur Aria.


__ADS_2