
Sebuah kampus elit dengan para mahasiswa dan mahasiswi yang elit pula, terdapat dua grup dance kampus tersebut. Mereka menyebutnya 'Gfriend' dan 'Seventeen' . Grup dari Gfriend sendiri beranggotakan 6 orang gadis cantik dan populer dengan leader yang mempunyai kesabaran setipis tissue. Sedangkan Seventeen beranggotakan 13 orang lelaki tampan tak kalah populer dari grup dance saingannya dan sama sama mempunyai leader yang memiliki kesabaran yang sangat tipis.
Mereka bukan bersaing dalam hal bakat atau sebagainya, ini terlebih pihak sekolah selalu membanding bandingkan mereka. Siapa yang lebih populer dan sebagainya. Padahal aslinya mereka berteman dengan baik.
"Kita latihan hari ini" ucap Sinb. Dia adalah sang dancing machine digrupnya.
"Latihan lagi?" rengek Eunha. Dia adalah fake maknae digrupnya, sering kali orang mengira bahwa ia adalah maknaenya padahal bukan. Ia merupakan sub vokalis digrup tersebut.
"Liat schedule kita yang ga ada istirahatnya, ditambah bentar lagi tanding antar sekolah, kita harus bekerja keras. Kalian ga mau kan kalo grup kita kalah?" tanyan Sowon. Ia adalah sang leader, ibu bagi ke-5 anaknya yang memiliki kesabaran tipis sekali. Ia merupakan main rapper digrupnya.
"Gua ga ikut boleh ga?" tanya Umji. Ini baru maknae asli.
"Kenapa?" tanya Yerin balik. Ini dia face of the grup dari grupnya. Wajahnya yang alami yang bisa merubah expresinya dalam hitungan detik.
"Gua ada acara keluarga, kalian tau sendiri kalo acara keluargaku sangat penting" jelas Umji.
"Padahal gua udah latian vokalnya" timpal Yuju dibelakang Umji. Ini dia peran penting digrupnya, ia merupakan sang main vokal. Suaranya yang kuat dan menggelegar, mampu membuat yang mendengarnya seketika tersihir.
"Yaudah kali ini kita ga latihan dulu, kita udah seminggu full latihan. Harusnya ga perlu khawatir" ucap Sowon.
"Aahh sayang emak!" ucap Umji lalu memeluk Sowon dengan erat dan diikuti oleh yang lain.
Mereka pulang tepat waktu, dilorong kelasnya mereka dihadang oleh musuh bebuyutannya.
"Aduh kayanya kita salah jalan" ucap Sowon lalu hendak putar balik tapi dibelakangnya pun sudah ada beberapa orang yang mengepungnya.
"Wow ratu kita mau kemana?" ucap Dino. Dia adalah maknae digrupnya, ia merupakan team performance digrupnya juga.
"Eh anak kecil ga usah ikut campur ya, nih gua kasih permen" ucap Umji.
"Kalo lu lupa, lu pun anak kecil" jawab Dino.
"Lah iya lupa" Umji lalu menepuk jidatnya.
"Ngapain sih?" tanya Sinb.
"Gua cuma mau ngomong sama leader kalian" ucap Jeonghan. Ia merupakan vokal team digrupnya, berwajah tampan sekaligus cantik secara bersamaan membuat para wanita insecure.
"Apalagi Han?" tanya Sowon dengan tangan yang dilipat di dadanya.
"Aduh gua udah telat nihh" ucap Umji lalu melirik jam tangan yang melingkar dilengannya, "Boleh ga kalo gua pergi duluan?" pintanya.
"Ya oke kita ngomong tapi biarin Umji pergi, dia ada urusan" ucap Sowon.
Lalu Umji pergi meninggal mereka setelah berpamitan.
__ADS_1
"Eh urusan kita belum beres ya" ucap Vernon pada Umji. Dia adalah hiphop team digrupnya serta visual digrupnya.
"Nanti kita omongin lagi, bye!" Umji lalu berlari menuju parkiran.
"Jadi ada perlu apa?" tanya Sowon dengan jutek.
"Tembak aja udah" ucap Dk. Dia memegang main vokal digrupnya, tergabung dalam vokal team juga.
"Lo gausah ikut campur!" ucap Yuju.
"Mampus dimarahin crush" ucap Hoshi. Ia merupakan dancing machine digrupnya, tergabung dalam performance team sekaligus leader diteam tersebut. Awalnya ia ingin nyoba vocal team tapi awalnya nyoba eh lama lama ketagihan haha.
"Berisik!" bentak Yuju dan Dk bersamaan.
"Woah jodoh!" ucap Mingyu. Dia visual, serta hiphop team juga.
"Mau ngomong apasih?!" tanya Sowon tak sabar, waktu kita kebuang sia sia nih.
"Ga sabar banget neng" sindiran itu dari S.coups sang leader digrupnya. Ia memegang leader diseventeen dan leader di hiphop team juga. Tatapan tajam serta jiwa bapak bapak nya juga dapet banget. Leader dengan kesabaran setipis tissue.
"Diem deh!" ucap Yerin.
"Kalian kalo ga ada yang penting mending minggir aja" ucap Eunha dengan suara imutnya.
"Jangan blokir nomer gua dong" rengek Jeonghan, "Kitakan temen"
"Lah si bambang, dikira mau apaan. Pake minta ditemenin segala lagi" ucap the 8 / Eisa. Dia merupakan bagian dari performance team.
"Eh? Emang gua blokir nomer lu?" tanya Sowon lalu mengecek ponselnya dan benar saja jika kontak Jeonghan ia blokir. "Lagian lu bawel deh, jadikan gua blokir"
"Udahkan? Yuk kita pulang" ajak Sinb.
Mereka menuju parkiran secara bersamaan. Jun, Wonwo, Hoshi, Joshua berada paling depan. Yerin, Sinb, Yuju dan Eunha ditengah dihimpit oleh Jeonghan, Eisa, Seungkwan, Dino, Dk, Mingyu dan Woozi. Dibelakang Vernon, Sowon dan S.coups.
S.coups memperhatikan langkah Sowon dengn teliti, tangannya tak sengaja bersentuhan langsung dengan tangan mulus Sowon membuat sang empunya kaget. Ia lalu menoleh dan mendapati wajah dingin itu tengah tersenyum padanya. Vernon yang melihat itu cuek, emang dasarnya diamah cuek sih orangnya.
"Eh gua nebeng ya" ucap Sowon pada Yerin.
"Sorry, kita ga searah" tolak Yerin. "Lagiankan gua mau kencan dulu sama crush" ucapnya lalu menoleh kesampingnya, Wonwo/Wonu tersenyum hangat. Senyuman yang hanya ia perlihatkan pada orang yang penting untuknya.
Memang hanya Sowon yang rumahnya beda arah, ia searah dengan S.coups. masaiya mau minta nebeng sama S.coups sih? Malu.
"Yuk gua anter" ucap Jeonghan yang melihat temannya kebingungan.
"Ga ngerepotin nih?" tanya Sowon memastikan.
__ADS_1
"Enggalah santai, lagian kaya ke siapa aja. Udah biasa gua mah" ucapnya lagi.
"Tapikan rumah gua lumayan jauh, lu juga tau sendiri" ucapnya lagi.
"Gapapa lagii, sekalian cari angin" ucap Jeonghan.
"Gausah biar gua yang anterin, kita searah rumahnya" ucap S.coups pada akhirnya, membuat kedua kubu menatap tak percaya.
"Kayanya bakal ada cinta segitiga nih" sindir Hoshi.
"Unnie!! Gua duluan ya, mau bobo cantik" ucap Eunha dengan mengedipkan sebelah matanya, membuat Mingyu salting.
"Ish!" decaknya.
"Ayo mau pulang ga?" tanya S.coups.
Dengan berat hati, dirinya mengiyakan ajakan S.coups. mau tidak mau karna mobilnya kebetulan sedang diperbaiki yang akan memakan waktu lama.
"Gua bareng leader lu aja dahya, lu ati ati dijalan" ucap Sowon.
Yerin pergi meninggalkan area parkir dengan kekasihnya yang tak lain adalah Wonu. Lelaki dingin yang sulit sekali didekati kecuali jika ada yang ia sukai barulah ia mendekatinya terlebih dahulu, nih Yerin contohnya. Ia didekati terlebih dahulu oleh Wonwo. Sunggug beruntung ya.
Diperjalanan mereka hanya diam, tak ada yang berbicara satu sama lain. Pandangannya hanya fokus pada jalanan disekitarnya. S.coups yang canggung pun mencoba memulai obrolannya.
"Jadi.. hm.. ada hubungan apa sama Jeonghan?" tanyanya penasaran.
"Ga ada, cuma temen biasa" jawabnya yang membuatnya tersenyum miring.
"Oh syukurlah" ucapnya dengan pelan tapi masih bisa didengar oleh Sowon.
Hanya itu yang mereka obrolkan, selebihnya diam. Sowon beberapa kali membuka ponselnya, banyak sekali personal message dari fansnya.
Ia membuka satu satu dengan iseng, ia tertawa begitu membacanya. S.coups yang berada disebelahnya tersenyum samar.
Akhirnya sampai dikediaman Sowon, ia lalu turun dan pemit untuk membuka gerbang tapi tangannya membeku ketika ia mendengar bahwa besok ia akan dijemput kembali.
"Besok gua jemput jam 9" ucapnya lalu melajukan kembali mobilnya.
...****...
Gimana part pertama?
Woah jujurly mimin bingung antara mau bikin cerita antara bts sama gfriend atau seventeen sama gfriend. Tapi mimin liat rata rata yang bikin cerita tuh pasti banyaknya pake karakter dari bts. Kebetulan mimin juga suka sama keduanya sihh.
See you in the next part✨️
__ADS_1