As You Wish

As You Wish
Senyuman manis


__ADS_3

Jeonghan sengaja membuat gosip, ia ingin dirinya dikira lovestagram dengan Sowon. Ia tak akan menyerah agar bisa mendapatkan hati gadis tersebut sepenuhnya.


...Seventeen :...


^^^Hoshi : Eh ada yang lovestagram tuh^^^


^^^Mingyu : Siapa? Gua?^^^


^^^Woozi : Pd lu!^^^


^^^Dino : Jeonghan hyung kayanya mepet terus ya^^^


^^^Dk : Awas ada yang panas tuhh^^^


^^^The8 : Coups hyung mah tau tau udah dapet aja, ga butuh kode kodean dia^^^


^^^Scoups : @The8 Like it🐸^^^


^^^Wonu : Eh kali ini gua ga ikut kumpul ya di basecamp, mau nemenin Yerin.^^^


^^^Scoups : Kemana? Bukannya mereka jadwalnya libur?^^^


^^^Hoshi : Wohoo! Ada yang udah tau jadwal member sebelah nih^^^


^^^Scoups : Shut up!^^^


^^^Wonu : @Scoups ngumpul sama member lain katanya.^^^


^^^Scoups : Terus lu ikut mau ngapain?^^^


^^^Wonu : Katanya Sowon mau cerita soal gebetannya. (Keceplosan)^^^


^^^Jeonghan : What!^^^


^^^Scoups : Tunggu gua.^^^


Wonu yang mendapat pesan tersebut tak membalas, ia lalu mematikan ponselnya begitu sudah mengirim pesan kepada gadisnya. Ia melangkahkan kakinya menuju mobil namun pergerakannya terhenti ketika melihat Scoups didalam mobilnya.


"Lama amat lo" ucap Scoups dengan tatapan tajam.


"Ngapain?" tanyanya bingung.


"Yuk kumpul dimana?" tanya Jeonghan yang tiba tiba muncul dibelakangnya.


"Astaga" Wonu hanya bisa pasrah, ia tersenyum canggung.


Dilain tempat, Yerin yang mendapat pesan dari kekasihnya mendadak linglung. Haruskah ia berbicara pada Sowon atau haruskah ia diam saja dan pura pura tidak tau?


"Ah bodo!" batinnya.


Ia lalu turun ketika mendengar suara mobil kekasihnya, lalu memasuki mobilnya dan kaget dikursi belakang sudah diisi oleh JeongCheol.


"Ngapain ikut?" tanya Yerin dengan nada ketus.


"Penasaran aja gua" jawan Jeonghan.


"Mm.. lu ga sapa kita dulu gitu? Lagian lu kan dibawah gua umurnya, sopan dikit" ucap Scoups.


"Terus gua peduli?" tanya Yerin balik yang langsung tanggannya digenggam oleh Wonu.


"Sabar" bisiknya.


"Lagian ya kamu kok betah sih punya leader kaya dia? Kalo aku sih udah pindah grup lain, lagian pasti banyak kok yang nerima kamu" ucap Yerin yang membuat Scoups melotot tak percaya.


"Cewe lu Nu.. euuhh rasanya pengen gua bejek bejek!" ucap Scoups.


"Eh ga gitu sih yangg, lagian diamah luarnya doang yang gitu, dalemnya baik kok. Malah ya kalo kamu mau tau, waktu awal awal kita buat grup, grup kita tuh dipandang sebelah mata, mereka ngetawain kita. Scoups hyung pernah beli makanan cuma buat kita doang, dia yang suapin sedangkan dia sendiri ga makan. Karna bagi dia, member tuh lebih penting dibanding dirinya sendiri" jelas Wonu membuat Scoups tersenyum lebar.


"Denger!" bentak Scoups yang membuat lamunan Yerin buyar.


"Tapi leader lu juga ga kalah keren kan?" tanya Jeonghan.


"Sowon unnie?" tanyanya lagi memastikan, "Ya dia lebih keren dibanding siapapun, disaat kita perform pas ujan ujan terus Yuju jatoh berkali kali bahkan sampe tranding dia yang nolongin, disaat salah satu member ada yang sakit, orang pertama yang peka tuh dia. Dia jago masak, ngelindungin kita bener bener kaya seorang ibu, nyuapin kita kaya anak kecil. Ga mentingin pribadi, yang ada dipikiran dia cuma member, gimana caranya buat member bahagia. Dia tegas tapi hatinya lembut. Dia sebenernya anak terakhir dikeluarganya tapi disini dia yang paling tua dan kalian tau gimana kelakuan anak terakhir ketika dirumah? Pasti manja kan? Nah dia harus menyesuaikan dengan member, dia ga mungkin harus manja juga karna dia member tertua digrup. Itu yang bikin gua terkesan sama dia. Apalagi dulu pernah ada random dance lagunya grup kita sendiri, disaat semua bingung sama intro lagunya, dia yang langsung maju buat diposisinya" jelas Yerin membuat Scoups dan Jeonghan tersenyum samar.


"Rasanya gua pengen ngenal lebih deket" ucap Jeonghan.


"Kan bukannya udah deket?" tanya Wonu.

__ADS_1


"Gua deket karna mungkin kita seumuran juga jadi ngobrolnya nyambung, cuma yang gua pengenin tuh dia juga manja ke gua, deket dalam artian mengenal lebih jauh" jawab Jeonghan.


"Ga usah ngarep! Banyak yang ngantri" ucap Yerin.


"Masaiya?" tanya Wonu.


Scoups hanya diam mendengarkan, ia tak mau ikut campur. Ia hanya ingin tau saja.


"Iya, pernah ada salah satu senior bedanya beberapa tingkat sama dia pengen kenalan, cuma dia cuekin. Terus ada juniornya juga yang beda jauh banget umurnya pengen pdkt sama dia, dia tolak" jawab Yerin.


"Loh kenapa?" tanya Jeonghan penasaran, Scoups memasang telinga keras keras untuk mengatasi rasa penasarannya itu.


"Dulu dia diselingkuhin" jawab Yerin, "Maksudnya mungkin bukan diselingkuhin, mereka pacaran tapi cowonya tiap ada cewe bening selalu jelalatan matanya. Ya intinya ga cukup satu cewe"


"Wah! Cewe secantik Sowon aja masih kurang, gila kalo gua jadi dia, ga akan gua lepasin" ucap Wonu membuat Yerin gemas.


"Oh jadi mau sama Sowon unnie?! Sana ambil aja sana, buang aja aku" ucap Yerin lalu memalingkan wajahnya dan menggembungkan kedua pipinya.


"Eehh.. ampun, pawangnya Sowon lebih serem yangg, kagaklah. Kan udah kamu" jawab Wonu.


"Pawang?" beo Yerin.


"Iya, JeongCheol sama Joshua tuh mereka lagi rebutan kayanya. Gatau ya siapa yang dapet" sindir Wonu.


"Wah emak gua direbutin para cogan, ngakak" ucap Yerin.


Mobil yang mereka tumpangi sudah sampai ditempat yang sudah Sowon berikan, terlihat beberapa mobil yang mereka kenali.


"Woy!" panggil Sinb dari lantai 2.


Yerin, Wonu, Jeonghan dan Scoups naik menuju lantai atas dan bergabung dengan yang lain. Disana sudah ada beberapa member Seventeen lainnya, lebih tepatnya memang semua membernya sudah sepakat untuk kumpul tanpa memberitahu sang leader dan Jeonghan.


"Apaan kalian?" tanya Scoups.


"Hai hyung" sapa Dk dengan cengiran khasnya.


"Kenapa kalian disini?" tanya Sowon.


"Gua yang harusnya nanya, kenapa lu ngajak member gua tapi yang punya membernya kagak diajak?" tanya Scoups.


Ia melihat Sowon kali ini memakai dress selutut berwarna cream, rambut panjangnya ia curly sedikit. Membuatnya menelan salivanya susah payah, ia gugup.


"Gini loh maksudnya, lu ngajakin kita kumpul tapi kenapa dia ga diajak. Begitu" ucap Dk.


"Heh yang sopan lu! Dia lebih tua dari lu!" ucap Hoshi.


"Maaf nuna" ucap Dk gelagapan.


"Hahaha! Gapapa" ucap Sowon, "Jadi lu mau diajak?"


"Jadi ada apa ngumpul nih?" tanya Jeonghan.


"Haann.." rengek Sowon.


"Gemes banget sih" ucap Jeonghan lalu ia mengacak rambut gadis tersebut.


"Kebiasaan deh" ucap Sowon lalu ia memukul bahu lelaki tersebut.


Pemandangan itu membuat hati Scoups memanas. Sungguh pemandangan yang tidak ia harapkan.


"Jadi siapa yang deketin lu unnie?" tanya Yerin.


"Adik tingkat tapi beda universitas sih, dia juga sama idola grup diuniversitasnya" jawab Sowon.


"Siapa?" ucap mereka penasaran.


"Gatau" ucap Sowon lalu ia menghendikan bahunya acuh.


"Ih dodol mana bisa begitu lu ga tau! Ish astaga unnie gua satu ini kayanya harus dibenturin dulu deh" umpat Umji dengan gemas, membuat Vernon yang melihat itu tak kuasa untuk tersenyum.


"Wooaahh! Bonon senyum, senyum langka. Senyumin dedek umji lu?" tanya Seungkwan, jauh dilubuk hatinya iapun gemas dengan tingkah Umji.


"Ga, ga gitu. Gua biasanya juga senyum" kilahnya. Sedangkan Umji mengedipkan matanya dengan polos, membuat Hoshi gemas dan mencubit hidungnya.


"Aww!" ringisnya.


"Abisnya lu lucu" ucap Hoshi.

__ADS_1


"Lucu lucu.. awas aja kalo dikarungin terus dibawa buat kasih makan maung lu" ucap Seungkwan.


"Napa jadi pada ributin yang ga penting sih?" ucap Yuju yang daritadi diam menatap ponselnya, "Ish bangsat!" umpatnya lalu melemparkan ponselnya menjadi terbelah.


Mereka yang melihat itu mendadak diam, tidak ada yang berani bersuara. Sowon lalu berdiri dari duduknya dan menghampiri Yuju yang sedang manahan tangis.


"Kenapa?" tanyanya dengan lembut namun Yuju tidak mau menjawab, ia hanya diam. Lalu ia meraih tangannya, mengusapnya pelan. Deru nafasnya sudah normal. "Mau cerita?" tanyanya lagi.


Tanpa berbicara, Yuju lalu memeluk Sowon dengan erat. Sowon yang mendapat pelukan spontan itu tak bisa menahannya, ia lalu jatuh terduduk dilantai menimbulkan paha mulusnya terekspos jelas. Scoups yang melihat itu dengan segera melepaskan jaketnya dan menutupi bagian paha gadis tersebut, tatapan matanya bertemu dengan mata lelaki itu dan ia tersenyum. Senyum yang sangat manis.


"Unnie!" isaknya.


"Gapapa.. gapapa.." ucap Sowon lalu menepuk pelan pundak Yuju membiarkannya tenang.


"Gua diputusin" ucap Yuju pelan namun masih bisa didengar yang lain.


"Gapapa.. cowo brengsek kaya dia emang ga pantes dipertahanin, mau gua bales?" tanyanya yang langsung mendapat gelengan. "Cari lagi, banyak cowo yang mau sama lu"


"5 tahun ga gampang buat lupain" ucap Yuju.


Sowon lalu melepaskan pelukannya, ia menghapus jejak air mata gadis tersebut. Ia tersenyum. "Bisa! Lu harus bisa. Lupain masa lalu, dan bangkit"


"Gua takut terjebak masalalu sama kaya lu yang trauma sama masalalu unnie" ucap Yuju.


Pernyataan Yuju memukul telak hatinya, ia bingung harus menjawab apa. Ia hanya bisa tersenyum.


"Gua pastiin kalo gua udah bisa buka lembaran baru, lu juga harus bisa. Ada Dk yang diem diem suka sama lu kalo lu gatau" ucapnya.


"Apaan bawa bawa nama gua" ucap Dk dengan semburat merah dipipinya.


"Happy kan lu?" tanya Jun.


"Pokoknya mau keadaan lu gimana, jangan sungkan curhat ke gua. Kalian juga kalo ada masalah apapun bilang ke gua, gua yang bakal jaga kalian" ucapnya pada para member.


"Aaahh sayang unnie" ucap mereka lalu memeluk Sowon.


Scoups yang melihat kepribadian Sowon yang berbeda menjadi semakin jatuh cinta padanya, ia sangat dewasa.


Sowon berdiri dan jaket Scoups terjatuh dari pangkuannya, dengan segera ia mengambilnya dan memberikannya kembali pada yang punya.


"Makasih ya" ucap Sowon lalu tersenyum.


"Anything for you" ucap Scoups membalas senyumnya.


"Jadi siapa cowo yang lu maksud?" tanya Jeonghan lalu membawa gadis tersebut untuk duduk kembali.


"Gatau, gua ga kenal" jawab Sowon.


"Gua liat, ada fotonya ga lu? Siapa tau gua kenal" ucap Sinb.


"Woho! Jangan salah disini dia emang yang paling deket sama cowo sih, pasti pada kenal" sindir Mingyu.


"Dan lu juga paling deket sama cewek cantik, dasar buaya!" balas Sinb.


Mingyu yang mendapat balasan seperti itu hanya bisa memutarkan matanya dengan sebal.


"Nih" Sowon lalu memperlihatkan satu foto.


"Ini? Serius?" tanya Sinb memastikan yang langsung diangguki oleh Sowon.


"Gyu! Temen lu tuh, kasih tau jangan ngejar emak gua" ucap Sinb.


"Siapa?" tanyanya penasaran.


"Eunwoo" jawabnya, membuat semuanya menatap kaget Sowon.


"Dih bocah" decih Scoups.


"Sialan emang tuh anak! dia ga tau kalo pawangnya leader gua" umpat Mingyu.


"Jauhin" ucap Joshua.


"Loh kenapa?" tanyanya penasaran.


"Lo punya gua" ucapnya membuat semua member menatap tak percaya.


"Dan ternyata sia sia gua ngejar lu lama lama tapi ternyata lu jadiannya sama Joshua" ucap Jeonghan.

__ADS_1


"Eh apaan? Kagak ya, gua ga mau jalin hubungan dulu. Gua mau fokus dulu sama member" ucap Sowon.


__ADS_2