
Sowon keluar dari mobil kesayangannya, ia memakai celana jeans panjang, kaos putih serta cardigan, rambut panjangnya ia ikat asal, sneakers sebatas mata kaki berwarna putih, kacamata hitamnya bertengger manis dihidung mancung tersebut. Semua pasang mata yang tak sengaja melihat pun mendadak berhenti, mata mereka terpaku pada dewi populer dikampusnya.
Tak lama setelah Sowon turun dari mobilnya, muncul Yerin bersama Wonu. Lalu disusul kedua member lainnya. Membuat seisi parkir menjerit atas kehadiran mereka secara bersamaan.
Yerin dan Wonu sudah pasti dengan pakaian couplenya, sungguh menggemaskan!
Joshua turun dari mobilnya, ia memakai kemeja putih dan jeans panjang, sneakers sebatas mata kaki berwarna putih dengan merk yang sama yang dipakai Sowon, kacamatanya bertengger manis dihidungnya. Ia menyugar rambutnya membuat seisi area parkir menjerit tak karuan.
"Loh lu couple sama Sowon?" tanya Woozi yang menyadari.
"Eh?" beo Joshua, "Mati gua" ucapnya.
"Unnie lu sekarang couple sama Joshua?" tanya Yuju yang datang bersama Hoshi.
"Gua?" tanyanya pada diri sendiri, "Engga tuh"
"Lah itu buktinya" ucap Hoshi.
Sowon lalu melihat penampilannya dan benar saja dirinya secara tidak sengaja couple dengan apa yang dikenakan oleh Joshua.
"Perang dingin lagi nih bisa bisa" ceplos Jun yang tiba tiba datang langsung menyadari situasi.
"Tuker baju dah" pinta Sowon pada Yuju yang menyadari ucapan dari Jun.
"Gua pake dress asal lo tau" ucap Yuju.
"Mampus! Gua minta tolong ke siapa lagi kalo gitu" ucap Sowon putus asa.
"Eunha belum datang, coba suruh dia bawain jaket aja atau apaan gitu buat nutupin. Mampus kalo ketauan sama Scoups atau Jeonghan" timpa Yerin.
"Masalah baju doang sampe ribet ya" ucap The8.
"Oh gua tau" ucap Sowon lalu pandangannya mengarah pada The8.
The8 yang ditatap seperti itu merasa aneh, perasaannya tak karuan. Hatinya berdegup kencang bukan karna ia jatuh cinta tapi pasti sesuatu akan terjadi padanya.
Dan benar saja, "Gua pinjem baju lu aja, tuker deh" ucap Sowon.
"Anjir terus gua pake baju cewe? Engga deh" tolak The8.
"Udah gapapa deh selama Scoups sama Jeonghan ga perhatiin lu" ucap Jun.
"Mending lu pergi dari sini deh, keburu pada dateng" ucap Hoshi.
Setelah kepergian para gadis tersebut, mereka masih tetap menunggu diparkiran sambil bersenda gurau.
Leader mereka datang dengan memakai kaos putih dan jeans panjang, disusul Jeonghan yang memakai kemeja putih bergaris dengan jeans panjang juga. Pemandangan itu tak luput dari perhatian para member.
"Yuk siap siap latihan" ucap Jeonghan lalu berjalan mendahului mereka.
...****...
Dirasa perutnya sudah berbunyi, para member menuju kantin setempat untuk mengisi perut agar tidak berbunyi nyaring.
__ADS_1
Mata Jeonghan sedaritadi mencari sesuatu, namun tak kunjung menemukannya. Ia lalu bernafas pelan.
Kantin yang tadinya sunyi mendadak rame kala sang dewi memasuki area kantin, mata para lelaki menatap takjub ke-6 member. Sungguh tak ada yang cacat, nyaris sempurna.
Member Gfriend duduk disebelah meja Seventeen, mereka saling sapa hanya dengan pandangan saja.
"Mau makan apa?" tanya Sinb.
"Gua lagi ga nafsu, samain aja dah. Apa aja" ucap Sowon.
"Yaudah samain aja gimana lu Bi" ucap Yerin.
Sinb lalu memesan makanannya lalu menuju mejanya, selagi menunggu makanan datang, mereka membahas segala hal. Semuanya mereka bahas, bahkan yang tidak penting pun mereka bahas. Sang leader tak bisa menyembunyikan tawanya ketika melihat Yerin dan Umji memeragakan pantomim.
"Wah lucu!" ucap Sowon lalu tertawa terbahak bahak.
Pemandangan itu tak luput dari pemandangan para bujang Seventeen. Wonu menghampiri Yerin yang menurutnya sudah diluar batas.
"Jangan terlalu absurd" ucap Wonu berbisik dengan suara beratnya.
"Eh, maaf" ucap Yerin lalu ia diam.
"Hebat! Gua aja emaknya ga bisa buat bikin diem ini anak" ucap Sowon.
"Berarti cuma gua yang bisa ya?" tanya Wonu dengan pd.
"Mm.. ga juga" jawab Sowon memutarkan kedua bola matanya.
"Makan dulu aja" ucap Joshua yang daritadi memperhatikannya.
"Balik ketempat" ucap Scoups dengan aura leadernya.
Mau tak mau mereka menuruti perkataan sang leader yang jelas jelas tak ingin dibantah.
...****...
Usai latihan dan mereka kembali menuju kelas masing masing sebentar, lalu bel berbunyi menandakan bahwa bel tersebut adalah bel untuk pulang. Waktunya pulang dan beristirahat.
Kelas Sowon selesai lebih dulu, ia lalu menunggu diparkiran, ia duduk diatas kap mobil kesayangannya dengan kedua kaki yang diangkat. Semilir angin membuat rambutnya terbawa membuat wajah yang tadinya sebagian tertutup rambut menjadi terlihat jelas. Disampingnya sosok laki laki menatap takjub pemandangan tersebut.
Lamunam Sowon teralihkan ketika mendengar suara dering dari ponsel lain disebelahnya dan mendapati Joshua tengah gelagapan mencari ponselnya. Sowon yang melihat itu tertawa.
"Ngapain ngetawain?" tanya Joshua.
"Lucu hahaha!" jawab Sowon.
"Turun ga lu!" peringat Joshua, lalu ia menarik lengan Sowon agar turun namun gadis tersebut malah menimpa tubuh dirinya yang ikutan terjatuh.
Joshua dibawah dan Sowon yang berada diatasnya, hidung mereka bersentuhan. Bibirnya menempel satu sama lain, tatapannya melotot sempurna. Pemandangan itu disaksikan oleh kedua membernya.
"Ish!" ucap Sowon lalu ia mengelap bibirnya yang tak sengaja berciuman dengan Joshua. Entahlah itu berciuman atau bukan, tapikan bibirnya menempel dengan lawan jenis, itukan pasti ciuman ya atau kecupan? Ah bodo!
"Kalian ngapain?" tanya Hoshi yang menyadari aura sekitar menjadi lebih mencekam.
__ADS_1
"Eh?" beo keduanya.
"Berasa kepergok lagi selingkuh aja" ucap Sowon pelan yang masih didengar oleh Joshua yang jelas jelas ada didepannya.
"Kaya lu punya pacar aja" timpal Joshua.
"Ih lu ikut ikutan aja!" ucap Sowon lalu ia berdiri namun belum berdiri dengan sempurna lengannya kembali dicekal oleh lelaki dihadapannya ini, membuat gadis tersebut mau tak mau menjadi duduk kembali.
"Tanggung jawab, jantung gue berdebar" ucap Joshua lalu menempelkan telapak tangan gadis tersebut didepan dadanya.
Semburat merah tercetak jelas dipipi gadis tersebut kala mendengar detak jantung lelaki itu.
"Minggir!" ucap Yuju, lalu ia menyingkirkan tangan Joshua dan membawa leadernya tersebut.
"Joshua hyung napa sih?" tanya Dk.
"Kesambet dia" jawab Woozi.
"Tapi bukannya inceran dia itu Jisoo ya?" tanya Hoshi.
"Mungkin ga dapet makanya deketin Sowon" jawab Jun.
"Jeonghan sama Scoups hyung kayanya nahan emosi nih, kalian tau kalo mereka emosian" ucap Jun.
"Pusing gua dengernya" ucap The8.
Jeonghan menyusul Sowon dengan yang lain, ia mengikutinya dari belakang.
"Won lu ciuman sama Joshua?" tanya seseorang tepat dibelakangnya.
"Ga gitu, tadi dia narik gua terus jatoh terus ya gituu..." jelas Sowon lalu ia menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
"Enak banget dia, siapa yang deketin siapa yang dapet ciumannya" sindir Sinb.
Jeonghan dan Sowon yang mendengar itu menatapnya tak percaya.
"Lagian itukan first kiss gua, ahh sebel" gerutu Sowon.
"Haha lucu banget sih" ucap Jeonghan lalu mengacak rambutnya gemas.
Sedangkan Joshua yang masih diparkiran sedang diinterogasi oleh para member, ia hanya bisa pasrah.
"Jadi sebenernya mau ngejar Jisoo atau Sowon sih?" tanya Woozi.
"Gatau bingung" jawab Joshua.
"Lu tau kalo sekarang bukan saatnya kita mikirin cewelah, rebutin cewelah, tapi masalahnya gua cemburu. Gua suka sama seseorang tapi seseorang itu sukanya sama yang lain" omel Seungkwan.
"Fokus dulu sama acara kita, acara kita beres baru boleh lu kejar cewe yang lu suka" ucap Scoups lalu pergi menuju mobilnya.
Ia pergi dengan perasaan kacau, dongkol pokoknya campur aduk. Ia mengemudikan mobilnya dengan kecepatan diatas rata rata membuat yang lain yang sedang memakai jalan tersebut membunyikan klaksonnya kencang.
Perasaan ini ga bisa terus menerus sembunyi, ia akan berjuang sampai akhir.
__ADS_1