
Sejak awal mula kedatangannya dikantin, Sowon sudah merasa ada yang tidak beres menimbang adanya beberapa orang yang berbisik bisik saat dirinya menginjakkan kaki diarea kantin.
Sampai ketika saat dirinya hendak pergi, Seungkwan tiba-tiba menyunggingkan senyum menyebalkan sembari berdiri dan naik ke atas meja dan berteriak "Guys! Jangan lupa doain Sowon buat dapetin hati leader gua tercinta ya! Kalo sampe jadian ... " ucapannya menggantung ketika suasana kantin menjadi sepi, "Kalian semua dibayarin makan sama Dk selama seminggu full"
Sontak seluruh penjuru kantin berteriak seru sambil mengelu-elukan nama 'Sowon dan Scoups' bahkan para member yang memang terlalu jahil akan hubungan mereka pun malah asik berjoget ria memeriahkan suasana.
Sowon bingung setengah mati saat itu. Ingin memberikan klarifikasi akan pernyataan tersebut tapi percuma karna suaranya tidak akan bisa mengalahkan sorak sorai dari lantangnya orang-orang yang berada dikantin.
Yah namanya juga Seungkwan dan Dk, Sowon kira si bodoh itu sedang memberikan lelucon konyol seperti biasanya atau berbicara sembarangan. Tapi, sekarang Sowon mengerti akan sifatnya yang seperti itu.
"Kita pergi"
Mendengarnya, Jeonghan yang mendengar itu membuka jalan untuk Sowon pergi dari area tersebut.
Ketika dirinya hendak pergi, tatapannya bertubrukan dengan tatapan tajam milik sanga Alpha leader, membuat dirinya membeku dan otomatis mundur beberapa langkah untuk menghindari tatapannya.
"Mau kemana?"
Suara itu, suara berat dan seksi itu cukup membuat jantung Sowon berdegup kencang. Ia lalu mengalihkan pandangannya pada genggaman tangan Jeonghan.
"Pergi" jawabnya dengan ketus.
"Pepet terus hyung" sindir Dino.
"Ayo jangan mau kalah sama Jeonghan hyung" ucap Dk.
"Unnie! Makan dulu" teriak Eunha yang daritadi diam.
Tapat saat dirinya berada diujung kantin, kedua mata Sowon terbelalak lebar. Cairan kental nan harum membasahi kemeja yang dikenakannya.
"Woy! Cari mati lo!" bentak Sowon.
Sowon memijat pelipisnya dengan gusar. Dirinya membeku ketika Scoups memasangkan jaket yang ia kenakan pada tubuh dirinya yang basah akan cairan kental tersebut.
Para member sontak berdiri dari mejanya dan beralih mengelilingi Sowon. Mereka melindungi gadis tersebut.
"Maju lo ******!" umpat Sinb.
"Bi-yyaa" panggil Sowon, lalu ia menggenggam tangan Sinb dengan erat, "Biar gua sendiri" lalu Sinb mundur beberapa langkah.
"Maksud lo apa?" tanya Sowon dengan nada lembut.
"So cantik ya lo jadi cewek! Sana mau sini mau! Jual harga berapa tubuh lo?!" ucap gadis tersebut.
Scoups dan Jeonghan yang mendengar itu dengan segera memposisikan tubuh mereka untuk melindungi Sowon. Namun Sowon cegah, ia akan berurusan dengan ****** itu. Ia akan menyelesaikannya dengan segera.
Para penghuni kantin dengan segera merekam kejadian tersebut, kejadian yang sekarang dimana mana selalu direkam. Dalam keadaan apapun yang ada dipikiran mereka hanya merekam dan membagikannya tanpa ijin terlebih dahulu.
"Gue? Jual tubuh?" tanyanya, lalu ia tertawa, "Hahaha! Lucu ya lo! Mm.. kalo gua bilang tubuh gua gratis, apa lo percaya?"
"Sialan!" umpatnya.
"Lagian gua emang cantik, coba tanya anak anak sini siapa yang mereka kagumi akan kecantikannya?"
"Itu gua! Dan lo ga berhak ngehakimi gua kaya gini, dan ohya kenapa lo ngejar siapa?" tanya Sowon lalu menggenggam tangan Jeonghan, "Lo suka dia?" Lalu ia menggenggam tangan Scoups "Atau dia?"
"Coba tanya sama mereka, mereka suka sama lo atau engga!" ucap Sowon.
Lalu ia mengeluarkan botol air dari dalam tasnya, melepaskan jaket yang diberikan Scoups dan menyiram dirinya yang terkena cairan kental tersebut. Semua terekam jelas dikamera ponsel milik penghuni kantin, aksi slay dari Sowon mampu membuat seluruh kantin bertepuk tangan. Mereka semakin mengagumi Sowon.
__ADS_1
Tanpa tau malu, gadis yang menyiraminya tadi pergi begitu saja tanpa sepatah katapun.
"Gila emak gua" ucap Yerin.
"Padahal tadi mau gua tabok" ucap Sinb.
"Fans lu tuh" sindir Jun pada Scoups dan Jeonghan.
"Lagian lu sih, bikin gara gara" ucap Sowon pada Seungkwan.
"Ya abisan, hubungan kalian mau disembunyiin gitu aja setelah kalian spill foto di instagram" ucap Seungkwan.
"Paan?" tanya Sowon pura pura tak mengerti.
"Ada hati yang mesti dijaga" ucap Scoups yang langsung membuat semua member menatapnya tak percaya.
"Siapa?" tanya mereka penasaran.
"Jeonghan kan?" ucap Scoups.
"Gue" ucap Jeonghan bersamaan dengan Scoups.
Ditengah penasaran akan hubungan Sowon, Jeonghan dan Scoups. Joshua sedaritadi menatap baju basah yang dikenakan Sowon.
"Won lu mending ganti deh bajunya, gua ada kaos tuh. Mau?" tanya Joshua.
"Boleh deh, emang lu doang yang paling ngerti" jawab Sowon.
Sowon dan Joshua pergi meninggalkan mereka yang masih kebingungan akan hubungannya.
"Lah ditinggal" ucap Hoshi.
Ketika tiba dilokernya, keadaan loker sudah berantakan. Barang barang milik Sowon sudah berserakan dibawah, pintu lokernya dibuka paksa.
Joshua yang akan memberikan kaosnya pada Sowon pun dengan segera berlari menghampirinya ketika melihat keadaan gadis tersebut.
"Kenapa? Sadar Won" ucap Joshua.
Sowon mendongakkan kepalanya ketika dirinya dipeluk oleh Joshua, cairan bening luruh begitu saja.
Para member yang datang belakangan melihat keadaan Sowon menjadi khawatir terlebih loker gadis tersebut yang nampak sudah rusak dan berantakan. Bahkan Eunha sudah nangis dibuatnya, memang Eunha adalah member paling cengeng.
"Kejadian lagi" lontar Umji, lalu dirinya memeluk Sowon menggantikan posisi Joshua.
Yerin menangis dipelukan Wonu, Eunha yang sudah banjir air mata dipelukan Mingyu. Sinb dan Yuju yang melihat itu tak bisa berkata kata, mereka sibuk dengan pikirannya masing masing.
"Dia kenapa?" tanya Jeonghan pada Joshua.
"Gua gatau, tadi gua ngambil kaos ke loker terus pas balik liat dia udah kaya gitu" jawabnya dengab raut wajah kebingungan.
Sowon menangis sesegukan dipelukan Umji, makin lama isakan tangis tersebut mereda tatkala tangan Sowon terkulai lemas. Umji yang memeluknya dengan segera mengecek keadaannya.
"Sowon unnie pingsan" ucapan Umji membuat Scoups dengan segera menggendongnya ala bridal style dan berlari menuju parkiran untuk segera membawanya kerumah sakit terdekat. Member yang lain menyusul dibelakang.
"Please, aku ga mau kehilangan leader aku lagi" ucap Yerin dimobil Wonu.
"Ga akan sayang, kamu tenang ya" ucapnya lalu ia mengelus rambut Yerin dengan sayang.
"Gimana keadaannya dok?" tanya Scoups ketika dokter sudah memeriksa Sowon.
__ADS_1
"Perlu istirahat untuk sementara waktu, pasien mengalami syok berat yang membuat pasien tidak bisa menerima kenyataan. Mungkin pasien mengalami trauma dimasa lalu terus terulang kembali?" pernyataan dokter tersebut membuat Scoups bingung.
Scoups bingung akan pernyataan dokter tersebut, yang ia tau bahwa Sowon pernah diselingkuhi oleh kekasihnya dulu dan itupun sudah lama.
Scoups meminta perawat untuk memindahkan Sowon keruangan VIP agar dirinya bisa bebas, dan para membernya pun bisa bebas menjenguknya dan ingin membuat gadis tersebut nyaman.
"Apa katanya?" tanya Jeonghan.
"Syok berat karna trauma dimasalalu" jawab Scoups.
Para member Gfriend yang melihat itu tak kuasa untuk menahan tangisnya lagi, apalagi ketika mereka melihat keadaan sang leader yang terbaring lemah tak berdaya menangis disela tidurnya.
"Unnie" lirih Umji, ia lalu menghapus air mata Sowon.
"Kita ga akan tinggal diem" ucap Sinb.
"Kita bantuin" ucap Seungkwan.
"Gua bakal cek cctv lorong dekat loker" ucap Hoshi.
"Kita bakal cari pelakunya" ucap The8 lalu menarik tangan Woozi.
"Dan biar gua yang kasih pelajaran" ucap Scoups dengan nada mengancam.
"Gua bantuin kasih pelajaran" ucap Sinb dan Yerin.
"Makasih kalian udah sangat peduli sama kita" ucap Eunha disela isakannya.
"Kita peduli karna kita ngerintis bareng bareng, dari yang awalnya 0 sampe kita dikenal banyak orang" ucap Dk.
"Meskipun kalian mungkin bingung kenapa Sowon unnie kaya gini, trauma apa yang buat dia kaya gini. Kita ga bisa jelasin, biar unnie sendiri yang jelasin karna kita ga ada hak" ucap Yuju.
"Kita ngerti" ucap Jeonghan lalu ia menggenggam tangan Sowon dengan erat, matanya berkaca-kaca.
"Gua ga nyangka ternyata dibalik tegasnya lo, lo nyimpen trauma yang paling mendalam." ucap Jeonghan dengan pelan.
Umji mengeluarkan ponselnya.
"Hallo pah"
"Kenapa sayang?"
"Paahh Sowon unnie dirumah sakit, dia pingsan. Bisa tolongin buat cari pelakunya?"
"Kenapa Sowon?"
"Inget kejadian 5taun yang lalu? Kayanya keulang lagi"
"Nanti papah cari pelakunya"
"Makasih, sayang papah"
Lalu ia menutup sambungan teleponnya.
"Wah the power of papah" sindir Vernon.
"Lagian kalian katanya mau bantuin tapi ga gerak gerak" sindir Umji.
"Eh bocil diem, kitakan lagi nyusun rencana" ucap Dino.
__ADS_1
"Asal lo tau kalo gua setaun lebih tua dari lo ya, lo tuh yang bocil" umpat Umji yang mampu membuat semuanya tersenyum.
Mereka beruntung mendapatkan Dino dan Umji jadi maknae dimember mereka, karna bisa membuatnya tertawa. Mood booster banget deh. Tapi jelas keduanya beda kasta, Umji kasta the power of maknae yang sebenarnya, selalu dimanja oleh member. Sedangkan Dino adalah maknae yang ternistakan, dihujat oleh para member, menjadi sasaran empuk para memberĀ emang paling lain sih, tapi meskipun seperti itu, mereka tetap menyanyangi maknae tersebut.