Asisten Sang Bintang

Asisten Sang Bintang
12.insecure


__ADS_3

flash back


"gila Lang....loe buat draf kontrak ini dalam 2 jam,mana udah loe tanda tangan, loe yakin , coba gue baca ulang ya Pihak pertama Cempaka bla bla bla ,pihak Kedua Erlangga da di du" Ucap Satya sambil bercanda


"pihak pertama adalah tunangan pihak kedua dan mengakui pihak kedua sebagai wali yang bertanggung jawab penuh pada pihak pertama, menuruti semua perkataan pihak kedua, pihak kedua adalah tunangan pihak pertama, pihak kedua menyerahkan 1 buah vila di canggu bali alamat bla bla bla, 1 buah apartment di jakarta selatan alamat bla bla bla,1 buah restaurant dan cafe lokasi jakarta selatan alamat bla bla bla,dan sebuah resort di bandung alamat bla bla bla" ucap Satya tercengang


"pihak pertama akan mendapatkan uang bulanan sebesar 100 juta dan akan mengendalikan seluruh keuangan pihak Kedua, Astaga" ucap Satya lagi


"pihak pertama bertanggung jawab mengurus semua keperluan pihak kedua,semua pengeluaran pihak pertama harus seijin pihak kedua,ini oke" ucap satya berceletuk


"perjanjian berakhir atau diperbaharui setelah kedua belah pihak menikah" ucap Satya


"terakhir..jika pihak pertama mangkir maka selain uang bulanan, semua hal yang telah diberikan akan kembali menjadi milik pihak kedua, pihak pertama tidak boleh menjual pemberian pihak kedua sebelum terjadinya pernikahan." ucap Satya


"gimana bang"ucap Erlangga bertanya


"Mikir lang,semua ini loe dapet dengan susah payah, bukannya gue nggak percaya sama cempaka tapi...apa harus segila ini" Ucap Satya lagi


"semua masih dalam pengawasanku bang,setidaknya ibu sambungku tidak bisa menggertaknya dengan kekayaan,setelah dia tanda tangan ini,dia akan sangat kaya" ucap Erlangga


"lang...dia bukan anggun" ucap Satya


"Lang loe sadar nggak,saat kalian tanda tangan kontrak ini,kalian itu udah kayak pasangan yang nikah, loe bahkan belum pernah bilang kalo loe suka dia,loe nggak kasian sama dia?" Ucap Satya lagi


"jadi maksud abang ada kemungkinan dia nggak suka aku"ucap Erlangga dingin


"bukan gitu Lang...dimana mana wanita itu perlu perhatian, dia perlu tau kalo loe suka dia"Ucap Satya

__ADS_1


"sayang itu nggak harus dengan kata kata, dan perlakuan romantis,gue tau banget itu bang"ucap Erlangga sambil mengingat kenangan menyakitkan saat dia selalu bersikap romantis pada orang yang justru pergi


"Cukup dia tau aku slalu berbuat terbaik buat,dan gue yakin cepet atau lambat dia akan suka, sudahlah ntar abang usahain supaya dia teken tanpa dia baca ya"ucap Satya sambil pergi


flash back off


...


"bang Satya nanti kalo ada yang nanya,gue ngaku siapa" ucap Cempaka berbisik


"cukup senyum, tetap pegang tangan Erlangga,semua beres" ucap Satya menenangkan


"tapi kok gue yang deg degan ya bang?"ucap Cempaka lagi


"kenapa deg degan," ucap Satya lagi


"non...kalo elo mah ngapain nggak brani mimpi jadi pendampingnya si bos,loe nggak nyadar kalo loe emang pendampingnya si bos?loe nggak liat cincin di jari loe,itu tanda kalo loe itu calon atau nyonyanya si bos,jadi kalo ada yang aneh aneh loe tinggal liatin cincin itu kelar"Ucap Satya Santai


"sebenernya gue udah bisa nebak,si bos kayak gini pasti lagi males digosipin sana sini kan,tapi sampe kapan ini gue mesti jadi pendamping si bos ya bang? latar belakang gue Zero gini,kasian si bos ntar malah dihujat ga punya selera, punya pasangan kayak gue" ucap Cempaka mendesah


"Cempaka loe emang unik ya, gue kira loe kawatir netizen bakal ngehujat loe,nie malah takut si bos dihujat,dasar aneh" Ucap Satya sambil melorik Erlangga yang sibuk menyembunyikan senyumnya, Satya sebenernya udah tau kalo erlangga hanya pira pura tertidur


"Ngapain gue dihujat,yang aktor kan si bos bukan gue,gue mah bakal di puja puja,di tanyain resep,gimana bisa jadi Cinderella masa kini,si miskin yang naik kelas,trus ntar ujung ujungnya di kejar infotainment, podcast kan dapet cuan tambahan,trus kalo nasib gue apes banget ya, ya nggak mungkin lah si bos biarrin gue di hujat,ntar kalo gue ngambek trus minta naik gaji,atau minta cuti siapa yang bisa ngehandle sikap bossynya itu" ucap Cempaka belagak


"alah gaya loe,kayak bener brani ngambek aja" Ucap Satya sambil menoyor pelan kepala Cempaka, satya memang slalu menganggap Cempaka Spesial pake telor, adik yang aneh dan tiba tiba mobil pun berhenti


"Bang...udah nyampe ya,gimana ini,syok gue..." ucap Cempaka sambi melihat keluar mobil suasana yang hingar bingar,blitz wartawan, orang ternama semua lengkap

__ADS_1


"Tenang aku akan menjagamu" Ucap Erlangga tiba tiba


"jadi...apa kamu siap" ucap Erlangga bertanya sementara Cempaka sedang sibuk membenahi makeup dan segalanya


"hai...look at me, you look gorgeous, santai aja, bang satya apa penjagaan siap"Ucap Erlangga sambil memberi kode agar Satya keluar memeriksa keadaan. tampak para bodyguard sudah membuka jalan untuk Erlangga, melihat gal ini para wartawan pun langsung siaga menunggu Erlangga dan tentu saja mereka penasaran siapa yang diajak Erlangga


"semua Siap " Ucap Satya melalui clip on nya


"jadi...apa kita siap?Cempaka jangan terlalu tegang, biar aku yang atur segalanya,lamu cukup tersenyum" ucap Erlangga lembut dan keluar dari mobil lalu memandu Cempaka keluar


"astaga.... Erlangga mengajak seseorang" ucap salah satu Wartawan


"dia cantik sekali, sepertinya bule..." ucap yang lain


"Bukan....dia indo,tapi entahlah aku seperti agak familiar dengannya" ucap wartawan lainnya


"Erlangga...bisa minta fotonya,siapa yang kamu ajak kali ini "ucap salah satu Wartawan memberanikan diri


"apa dia model barumu,apa dia new coming, artis baru" ucap Wartawan lainnya


"Erlangga bisa minta foto" blitz kamera mulai rame dinyalakan sementara Erlangga hanya tersenyum dan melambaikan kirimya,sementara tangan kananny masih menggenggam Tangan Cempaka


"Semua...silahkan ambil foto,asal rapi ya,mengenani nona, nanti pihak keluarga wilson akan memberi penjelasan"Ucap Satya sambil menyiapkan spot untuk foto


"Erlangga kadi statemen dikit ya,please"ucap wartawan yang sudah menjadi langganan Erlangga


"hari ini foto aja ya,nanti akan ada statemen resmi tentang pasanganku,dan maaf sebelumnya tunanganku hanya orang biasa jadi masih agak susah dengan suasana ini" ucap Erlangga tenang

__ADS_1


__ADS_2