Asisten Sang Bintang

Asisten Sang Bintang
chapter - 5


__ADS_3

"masih ingat jalan ke tempat syuting"ucap Erlangga menyapaku, ya ampun salah apa aku ini,bru nyampe udah dapet sapaan manis gini


"Sorry bos,tadi kuliahnya diperpanjang dikit, persiapan ujian akhir" ucapku sekenanya


"Oh...kirain ada hal penting lain yang buat asisten pribadiku lupa sama tugasnya"ucap Erlangga ketus


"Nggak lah bos,selain tuhan sama nenek, cuma bos yang paling penting di hidupku sekarang"ucapku ngelawak dan pastinya nggak di tanggapi


"Syuting dah selesai,cari bang Satya bilang Gue laper, kita pergi" ucap Erlangga


"Siap bos "ucapku sambil menuju ke pintu


"Tunggu"ucap Erlangga sambil menghalangi jalanku


"Loe nyadar nggak? rambut loe mulai keliatan, pake topi, kaca mata mana,pake masker buat nutupin wajah loe yang lagi pake make up itu,loe mau casting jadi artis? mau masuk dunia ini?" ucap Erlangga dingin dan membuatku gelagapan


"Maaf bos saya lupa,tadi sebelum ke kampus saya keramas ngilangin bau bumbu abis masak makan siang buat bos jadi kelupaan susah nutupinnya warna rambut asli,mau saya itemin permanen bos yang nggak ngijinin"kataku panik sambil menutupi semua yang diperintahkan si bos,


Satu satunya kebaikan yang aku terima dari ayahku yang orang Ukraine ada di rambutku yang berwarna honey brown dan mata yang berwarna agak coklat, tapi ternyata itupun akhirnya membuat masalah, si bos bilang aku jadi terlihat agak menonjol dan orang bisa lebih memperhatikanku daripada dia,dan dia tak suka,jadi aku harus menutupinya saat bekerja sebagai asisten. tapi kalo pas kuliah sih bebas aja asal jangan berlebihan, si bos juga bilang sebaiknya aku punya 2 tampilan yang berbeda saat aku sebagai mahasiswa dan sedang bekerja dengannya supaya aku tidak begitu dikenali sebagai asistennya saat kuliah jadi lebih aman.


"Kenapa lagi kalian ini"ucap Satya berusaha menengahi


"Kasi tau dia,kalo dia itu asisten pribadi bukan artis, jadi jaga sikap" ucap Erlangga ketus lalu pergi dan aku hanya bisa meringis


"Udah Ka nggak usah masukin dalam hati, mungkin dia capek, syuting hari ini padet, belum lagi ada perubahan jadwal untuk besok sama lagi 2 hari lagi" keluh Satya sambil mengajakku pergi sementara si Bos ahanya berdiri diam di depan pintu

__ADS_1


"Pak Satya...Erlangga,apa kalian sudah mau pergi"ucap pak Armand yang tiba tiba datang


"Iya...Bang,sesuai jadwal minggu depan kita ketemu lagi ya"ucap Satya Ringan


"Eh....bentar Pak Satya itu yang dibelakangmu siapa,talent baru di agency?,kebetulan aku ada beberapa iklan,kalau dia mau,dia bisa mencoba"kata Pak Armand Tiba tiba


Deg...mat* Gue si bos bakalan lebih gedeg ini...


"Maaf yang ini milik saya pribadi" kata Erlangga dingin sambil langsung menarikku pergi,


Milik pribadi apa maksud si bos ya?sang sutradara juga kayaknya kaget sesaat mendengar jawaban dingin tadi,tapi kenapa dia tiba tina tersenyum ke gue sih, itu bang satya bisikin aapa?


Aahhh...sudahlah mending mikirin cara biar nggak diamuk si bos aja dulu


"Masuk"ucap Erlangga dingin saat bobby membukakan pintu mobilnya


"Bang Satya Bawa mobil sendiri" ucap Erlangga sambil menatap dingin pada Cempaka


"Bang Satya udah ngasi kamu info kalo besok aku harus ke Wilson corp, dan di hari sabtu ada undangan lunching produk?" tanyanya lagi


"Belum Bos,tapi tadi saya sudah liat W A jadwal di hp bos"ucapku sambil tertunduk dan menyerahkan HPnya


"Maaf tadi aku kelupaan "ucapku lagi


"nggak masalah toh memang tugasmu membawa semua perlengkapan pribadiku, Jadi persiapkan dirimu untuk besok dan sabtu ini,temani aku"ucap Erlangga dengan santainya

__ADS_1


"Maksudnya aku ikut ke kantor bos gitu tapi aku belum pernah ikut bos ke kantor kan?trus aku disana ngapain bos?, Trus sabtu ini nemenin ke lounching, biasanya kan Bos nyuruh saya nyiapain pendamping, bukan saya yang jadi pendampingnya kan?" kataku heran, biasanya kalo ada undangan seperti ini dia pasti memintaku mencari salah satu artis atau talent dari agency,sekalian promosi, sebentar.... sabtu ini kan aku ada janji, duhh gimana ini...


"Cempaka ini tahun ketigamu di kampus, seharusnya semester depan kamu udah lulus kan, kamu adalah milik Wilson,jadi apa salahnya kalo kamu mulai belajar bekerja di Wilson corp, kamu akan menjadi staf khusus bang Satya,kalian akan memeriksa data apapun sebelum masuk ke meja kerjaku dan menyediakan apapun kebutuhanku selama bekerja atau bahkan menggantikan aku saat aku sedang ada kerjaan lain, atau aku perlu memberiku kerjaan di anak cabang yang jauh dari jakarta?"ucap si bos dingin


" lalu soal undangan itu,aku hanya malas nyari pendamping dan berganti pendamping di acara berikutnya, malas membuat gosip baru dan menjadi sumber berita baru,jadi mulai sekarang aku memberimu tugas baru, kamu akan punya 4 peran,Mahasiswa,asisten Aktor,staf di Wilson corp dan kamu akan slalu bertugas mendampingiku saat acara acara seperti ini"lanjutnya lagi


"Tapi bos,kalo masalah staf saya siap,tapi sebagai pendamping,gimana tanggapan media nanti,ntar kita di kira ada hubungan pribadi,gimana kalo mereka menelusuriku bos?"tanyaku panik


"jadi menurutmu selama ini kita tidak ada hubungan pribadi?"kata Erlangga sambil menatapku dalam


loh...kok jani gini...


"ingat Cempaka...bagaimana bunyi kontrakmu, jadi dalam 8 tahun kedepan prioritasmu adalah aku,jadi hubungan pribadimu hanya denganku. tapi kok tiba tiba kamu kayak keberatan? bukannya kuliahmu hanya senin sampai jumat,memangnya sabtu ini kamu ada acara?"Tanya Erlangga lagi


"ngg....gak ada bos "kataku terbata bata,sia*....


"Bobby apa ada hal Spesial hari ini di kampus Cempaka" tanya Erlangga dingin pada Bobby yang sedang ada di belakang kemudi


"Hari ini ada seorang pria yang memberi selebaran untuk mbak Cempaka,mereka juga ngobrol lumayan lama tuan"Kata Bobby tenang


"Cempaka Nirmala Atmaja, mulai hari ini kamu bukan hanya asisten seorang aktor, kamu adalah pendamping seorang Erlangga Wilson,pemilik Wilson corp yang kebetulan seorang Aktor Tenar,jadi jaga dirimu dan tingkah lakumu dengan baik, sebelum kamu menjatuhkan harga diriku, ingat ganti rugi 200x gajimu " ucap Erlangga dan aku hanya bisa terdiam


"Sudahlah telpon Bang Satya,minta dicarikan restaurant untuk makan malam"ucap Erlangga


"Nggak bos,dia hanya memberiku selebaran iklan,bukan apa apa"ucapku lagi,hilanglah kesempatanku bermalam minggu dengan brondong ganteng...

__ADS_1


"Bagus,sekarang hubungi bang satya tanya tempat makan malamnya sudah dipesa atau bagaimana,aku lapar"ucap Erlangga.


.....


__ADS_2