Asisten Sang Bintang

Asisten Sang Bintang
chapter 7


__ADS_3

"hari ini kamu tidur di mansionku aja, Bang ayo ke ruang kerja,bi mari anter Cempaka ke kamarnya" ucap Erlangga lalu pergi


Jangan heran,nginep di rumah si bos yang kulkas ini udah biasa aku lakuin,biasanya sih kalo si bos ada syuting pagi,keluar kota atau syutingnya kemaleman, awalnya malah siajak tinggal disini aja,tapi masa iya begitu, aku malah udah punya kamar sendiri disini,di sebelah kamar bi mary


"Ayo non,eh non itu tuan kenapa manyun lagi?ganteng ganteng kok pelit banget senyumnya"ucap bi mary


"Tadi pas makan malem,keselek biji salak" ucap Cempaka


"Bi kok kesini,kamar yang biasa kupake kan bukan ini" ucap Cempaka ketika bi mary mengajaknya ke lantai 2,tepat disebelah kamar Erlangga


"Kata Tuan dari awal mbak Cempaka harusnya tinggal di kamar ini,dan udah lama disiapin, Mbak Cempakanya aja yang ngeyel " jawab bi mari sambil membukakan pintu


"Jadi selamat istirahat Non" ucap bi mari sambil mendorong Cempaka masuk


"Ada 2 pintu disana kira kira untuk apa?" ucap Cempaka lebih pada dirinya sendiri sambil membuka salah satu pintu dengan semangat


"Kamar mandi lalu ini" lanjut Cempaka sambil membuka Pintu kedua dan...


"Kamu mau ganti baju juga,baju cadanganmu ada disana " tunjuk Erlangga sambil tersenyum sambil dengan santainya memakai baju kaosnya


"Eng....enggak nggak bawa " ucap Cempaka terbata bata sambil menutup pintu itu lagi, ini walk in closet yang terhubung antara kamar ini dan kamar Erlangga, dan dia memang se seksi itu...


"Bro...mulai bertindak cepat? Kan loe tadi bilang setelah dia lulus,jangan gara gara cemburu jadi keburu emosi" ejek Satya santai


"Gue nggak cemburu, cuma nggak suka" ucap Erlangga dingin


"Saran ya, harusnya loe mulai bersikap lunak ke dia bro,bikin dia luluh,tunjukin kalo loe suka" ucap Satya


"Biar apa?biar dia bisa tinggalin gue? hianatin gue?"ucap Erlangga


"Dia bukan anggun,jangan samain,lupain kejadian itu, jangan bilang loe masih ada rasa sama anggun ya, dan loe denger sendiri tadi Cempaka bilang apa kan? Dia pribadi yang kuat, keras apalagi loe juga ngelatih dia untuk lebih kuat Gue percaya,dia akan setia asal loe bilang dong gimana rasa loe ke dia" ucap Satya

__ADS_1


"Aku hanya nggak mau kejadian kayak dulu keulang, hati yang lembut hanya akan bikin kita si*l" ucap Erlangga


"Jadi sekarang rencana loe apa" ucap Satya


"Bang rencana untuk membelikan dia usaha kayaknya harus dipercepat, aku akan mulai menampilkannya ke publik,cepat atau lambat, media pasti tau tentang dia,ayah dan ibu pasti akan bergerak, kupikir atmaja grup sebagai penyokong Cempaka kondisinya sudah lumayan, tapi akan lebih kuat jika Cempaka juga memiliki usaha sendiri,jadi aku akan membuat beberapa vila dan restaurant pribadiku yang di bali jadi atas nama dia"ucap Erlangga dan hal itu membuat Satya Tercengang


"Apa loe yakin, itu bukan hal kecil bro,dulu pas beli itu loe bilang akan jadi mas kawin untuk Cempaka, apa itu nggak terlalu cepet?" Ucap Satya


"Tadi abang yakin kalo Cempaka nggak akan lari" ucap Erlangga memancing satya


"Iya, tapi loe belum mengikatnya dalam hubungan apapun, apa nggak terlalu cepat"ucap Satya lagi


"Dalam 2 hari dia sadari dia akan menjadi tunanganku, jadi abang siapkan drafnya,saat dia tanda tangani buat dia percaya seolah olah yang dia tanda tanganni itu kontrak kerjanya di wilson corp" ucap Satya


"Dan Apa aja kira kira isi kontraknya" ucap Satya


"Pertunangan hanya akan berakhir dengan pernikahan yang aku tentukan, aku akan menjadi wali sahnya, tunjangan pertunangan,dan mulai pertunangan dia wajib menggunakan nama wilson,dan saat menikah nama barunya akan disahkan lewat pengadilan" ucap Erlangga tenang


"Aku sangat perduli perasaannya, dan aku yakin perasaannya hanya milikku"ucap Erlangga


"Baiklah kalo loe yakin gue akan mulai siapkan drafnya dan konsul ke pengacara kita" ucap Satya


"Buat ini jadi rahasia,Bang pake Rafael aja toh dia juga temen, sekalian buat dia jasi pengacara pribadiku saja,sudah saatnya dia bergabung ke Wilson corp,dia sudah terlalu lama di singapura minta dia pulang" ucap Erlangga


"baik akan segera aku hubungi" ucap satya


Rafael Adiswara salah satu pengacara yang diakui namanya di asia, meski tanpa marga wilson, dia dan Satya diangkat lalu dijadikan seperti ini oleh Erlangga, jika Satya menemaninya di indonesia dan menjadi wakil direktur di wilson corp, Erlangga meminta Rafael tinggal di singapura untuk melihat dunia dan mengelola beberapa usaha pribasi yang dimiliki Erlangga tanpa sepengetahuan orang tuanya. sementara misi tersembunyi yang dititip satya untuknya adalah melihat pergerakan Anggun, mantan Erlangga.


"gimana kalo minggu depan kita ke bali,kita ketemu dia disana? apa aku ada tawaran untuk disana" ucap Erlangga


"Coba aku cek sebentar.....Hhmm...ada tawaran iklan salah satu Brand kecantikan, dan ada beberapa endors hotel" ucap Satya

__ADS_1


"Hubungi mereka ambil 2 saja yang terbaik, jadi kita nggak usah terlalu padat,ambil saja seminggu di bali sambil liburan, kayaknya Cempaka sudah terlalu jenuh disini" ucap Satya


"Siap laksanakan,kita liburan" ucap Satya senang


.....


Matahari sudah mulai menampakkan diri menembus jendela kamar dengan tempat tidur yang nyaman ini, tapi nggak tau kenapa mataku malah tidak bisa terbenam dengan nyamannya, sudahlah mandi aja dulu,hari ini kita akan ke perusahaan wilson corp, mari buat diri menjadi lebih segar, semangat Cempaka kamu bisa,ayo menuju cempaka yang tidak bisa diremehkan orang lagi.


"Mbak....mbak cempaka" panggil bi mari


"Ya bi..."ucap Cempaka sambil membuka pintu kamarnya


"Kenapa bi, Aku baru aja abis mandi" ucap Cempaka Lesu dan basih dengan bathrobe serta haduk di kepala


"Ini mbak...tuan Erlangga meminta saya untuk bawain ini"ucap Bi mari sambil memberi satu tas besar yang entah apa isinya


"Tadi malem mas bobby sama inah diperintahkan untuk mengambil beberapa barang barang non Cempaka dari kosan" ucap nya lagi sambil membawa barang barang itu masuk


"Oohh....makasi,bi aku udah bingung mau pake apa hari ini, karena semua scincare ada di rumah, aku cuma bawa daruratnya aja, untung aku punya beberapa pakaian disini ya bi, tapi di kamar yang dulu, ntar deh abis mandi tak ambil, tapi kok tasnya gede ya,berat" keluh Cempaka sambil membawa tas itu masuk


"Sebenernya semua barang mbak Cempaka yang ada di kosan mbak udah diambil " ucap Bi mari sambil menunjukkan deretan barang lain di belakangnya


"What...maksudnya gimana bi"ucap Cempaka Kaget


"Kata Tuan mulai hari ini Mbak Cempaka akan tinggal disini,jadi semua barang sudah diambil, kos mbak juga udah nggak diperpanjang disana, tapi tenang Mbak, nanti biar saya dan inah yang rapikan barang barangnya, mbak, tuan nanya hari ini sarapan apa?" ucap Bi Mari biasa saja


"Tunggu, si bos dimana"ucap Cempaka menenangkan diri,loe emang bos gue, tapi nggak bisa seenaknya gini juga...


"Masih ngopi dibelakang mbak, sambil ngasi makan ikan " ucap Bi Mari


"Oke..." ucap Cempaka berapi api dan langsung mencari Erlangga.

__ADS_1


__ADS_2