Asisten Sang Bintang

Asisten Sang Bintang
17.selingkuh


__ADS_3

"bos....gimana sih,ini kan waktu libur saya, saya nggak terima"ucap cempaka ketika mereka di dalam mobil


"nggak terimanya gimana" tanya erlangga tenang


"kan waktu pribadi itu nggak bisa di ganggu, kan tadi saya udsh titip pesen ke bi mari" ucap Cempaka berani


"cincinmu mana" tanya Erlangga pendek


"ada di rumah lah bos,ngapain pake barang mahal kayak gitu kemana mana" ucap Cempaka santai


"kamu tau makna cincin itu apa?kamu nggak nyadar kalo kamu itu lagi jagi topik pencarian, kamu pikir kamu bisa pergi gitu aja dengan santainya, kamu lupa sama percakapan kita semalam, jangan bilang kamu lupa sekarang itu kamu siapa" ucap Erlangga dingin Cempaka langsung terdiam


"Kamu tunangan seorang Erlangga Bright Wilson, jadi apapun yang kamu lakukan kamu akan slalu terkait denganku"


"coba sedikit kamu pikir dengan otak kecilmu itu, apa kata dunia kalo mereka tau Tunanganku lebih memilih menghabiskan waktu liburnya dengan seorang musisi gadungan daripada menemani tunangannya" ucap Erlangga dingin


"Cempaka Jangan bilang kamu mencoba selingkuh dariku" ucap Erlangga lagi


"Se..selingkuh?" ucap Cempaka bingung


"kalo bukan selingkuh, coba jelaskan ke aku, seorang wanita yang telah memiliki tunangan pergi menemui pria lain untuk menikmati hari liburnya apa namanya"ucap Erlangga kesal


"tapi aku belum punya tunangan dan Aku hanya pergi ke acara kampusku"kilah Cempaka pelan


"belum bertunangan,lalu aku ini kamu anggap apa" ucap Erlangga menarik Cempaka ke pangkuannya, Erlangga menatap tajam Mata Cempaka dan membuatnya gelisah


"aku nggak pernah main main dengan ucapanku, termasuk ucapan semalam, jadi ini adalah terakhir kalinya aku mendengarmu keluar dengan atau untuk pria lain" ucap Erlangga


"dan coba liat pakaianmu,astaga hoodiemu jauh lebih panjang dari celana sial*n itu"ucap Erlangga


"Erlangga kamu orang dari dunia entertain, masa pakaian segitu aja salah"ejak Satya yang sedari tadi memperhatikan mereka


"Dia bisa berpakaian seperti ini atau bahkan telanjang sekalipun hanya kalo aku bersamanya" balas Erlangga tenang


"ehem okelah klo gitu.....tuan,calon nyonya sekarang hari udah siang,kita akan makan siang dimana, lalu kemana" ucap Satya sambil mengedipkan mata ke arah Cempaka yang masih anteng duduk di pangkuan Erlangga

__ADS_1


"karena bajunya gini dan aku jug pake baju santai,gimana klo kita cari makan di mall dulu,sambil nyari celana yang sedikit panjang untuknya, di pesawat itu dingin, dia bisa kedinginan" ucap Erlangga sambil memperhatikan paha Cempaka yang agak terbuka


"pesawat" ucap Cempaka bingung


"penerbangan kita ke bali kan sore ini,loe pasti nggak baca schedule yang gue kirim tadi" ucap Satya mengingatkan


"1 minggu ini Erlangga harus syuting di bali 2 iklan, 2 konten endorsement dan tentunya sambil ngecek jaringan restoran kita yang ada di bali" ucap Satya sambil memberikan schedule Erlangga


"ahh...tapi bang,kok gue nggak nerima salinannya" ucap Cempaka bingung badsnnya bergerak gelisah hingga membuat Erlangga susah.Erlangga segera menurunkan Cempaka kembali ke tempat duduknya tadi


"seminggu,kuliahku gimana bang,trus aku blm nyiapin perlengkapannya bos" ucap Cempaka panik


"semua udah disiapin bi mari,bisa bisanya kamu lupa scheduleku asisten somplak"ucap Erlangga sambil menyentil lembut kening Cempaka


"Saya nggak mungkin lupa schedule nya pak bos,ini pasti acara dadakan, bi mari udah bener bener nyiapin barang barangnya si bos nggak nih" ucap Cempaka lebih pada dirinya sendiri sambil melihat Data di hpnya lalu menghubungi bi mari


"dia bahkan nggak nanyain perlengkapan pribadinya" keluh Erlangga sambil memilin rambut Cempaka yang masih sibuk dengan Hpnya.


....


"tunggu " ucap Erlangga sambil memegang tangan Cempaka.Erlangga memakaikan tudung hoodie ke kepala Cempaka, membiarkan rambut brunette Cempaka tergerai di kedua pundaknya dan melepaskan masker di wajahnya


"nah...karena gayamu udah gini, sekalian aja biar aku keliatan kayak Sugar Daddy yang mengajak Baby nya shopping"ucap Erlangga geli


"Bos...jangan gitu ah,bis kan bggak tua tua amat, kita cuma beda 4 tahunan sugar dady dari mana" ucap Cempaka melucu


"tapi kamu emang terlihat jauh lebih muda dari umurmu sendiri sayang,dan yang ini nggak boleh kamu lepaskan" ucap Erlangga Sambil memakaikan cincin di jari manis Cempaka


"ahh.....aku udah tau headlights besok, gadis muda yang berhasil menggaet hati si Tua Wilson" kelakar Satya


Saat merka turun dari mobil beberapa orang berseragam hitam langsung mengelilingi mereka dan memastikan mereka aman.


"bobby lihat ke uwuw an mereka, siapa yang nggak bakal noleh ngeliat gadis berwajah imut blasteran gaya seksi dengan hodie besar dan celana pendeknya digandeng seorang Pria Ganteng dan dewasa dan terkenal" ucap Satya tertarik


"Bos...orang orang pada liatin kita" ucap Cempaka sambil tertunduk malu

__ADS_1


"Angkat wajahmu Cempaka,nggak ada yang harus ditutupi kan" ucap Erlangga,sambil mengajaknya duduk di food court


"pak...eh... Erlangga.." ucap pramusaji kaget melihat orang yang ada di hadapanya dsn Erlangga menghadiahi senyuman khasnya


"hai..."ucap Erlangga ramah


"mau pesen apa"tanya pramusaji sopan


"hhmm.... Yank kamu mau maem apa" ucap Erlangga


"waah cantik sekali" ucapnya tertegun melihat gadis yang ada di depan Erlangga yang tersenyum padanya


"bisa minta foto bareng kan" tanya nya malu malu


"tentu"ucap Erlangga


"Cempaka,ini kan bukan kali pertama kita makan bareng di tempat umum,nggak mungkin kamu risih kan?" ucap Erlangga santai


"tapi posisinya kan beda,dari tadi udah brapa orang coba yang moto kita mana bos tumben makan di area terbuka gini" keluh Cempaka


"santai nanti juga kamu terbiasa" balas Erlangga


"Silahkan makanannya, smoga sesuai selera" ucap Pramusaji tadi ambil membawa pesanannya lalu pergi


"Jadi habis makan kita ngapain bos,gimana kalo mampir ke supermarketnya bentar, saya mau beli perlengkapan pribadi dulu,pak bos kan nggak terbiasa pake handuk,sikat gigi dan sandal hotel kan" ucap Cempaka sambil menghilangkan seledri dan bawang goreng yang ada di sup Erlangga


"hhmm...."jawab Erlangga


"trus karena di Bali panas, kita perlu beli sunblock sama kaca mata dan kaca baca ,setelah tak tanyain, bi mari juga lupa bawain,mata bos kan sensitive sama cahaya,ntar migrainenya kumat"ucap Cempaka sambil mengeluarkan es batu yang ada pada es jeruk erlangga lalu mengambil sendok dan mengambil sedikit es jeruk Erlangga dan mencobanya


"mbak" ucap Cempaka memanggil Pramusaji


"ya...ada yang bisa saya bantu" ucap pramusaji yang datang


"bisa pesen Es jeruk yang benar benar dari jeruk tanpa campuran sirup dan es nya sedikit aja"ucap Cempaka sambil tersenyum

__ADS_1


"bisa apa hidupmu kalo nggak ada kamu" ucap Erlangga tersenyum


__ADS_2