
tubuh sekar terus terpental di ketinggian jurang sampai ke dasar lautan di hantam lagi oleh ombak besar yang mengulung tubuh lemah nya.entah kemana ombak akan membawa tubuh sekar,Sekar hanya pasrah di hantam karang ombak dan lain lain nya di alam bawah sadar sekar.
sampai di mana ombak itu membawa sekar ke sebuah pulau terpencil tempat baru sekar yang sekarang untuk menenangkan diri entah sampai kapan,sekar juga tidak tau berapa lama diri nya di bawa ombak dan tidak sadar kan diri di pinggir pulau
bahkan sekar tidak tau dan tidak sadar bahwa mobil nya melaju ke jalan yang kiri kanan banyak jurang sehinga mobil sekar tergelincir ke dalam jurang ternyata di bawah ada lautan lepas
"Allah masih sayang denganku dan aku masih di beri nyawa dan bernafas lagi sehingga aku masih di beri kesempatan untuk hidup dari maut itu"
"kenapa perjalanan hidupku bagaikan Sinetron kapal terbang yang sering aku lihat di saat waktu sengang bahkan di sinetron itu aku sering kali menjumpai cerita rumah tangga yang kompleks dan penuh dengan bumbu mengejutkan"
"Bahkan tidak sedikit juga Aku menemui cerita di sinetron itu ketika adik kandung berselingkuh dengan suami sendiri,ternyata kisah itu ada dan nyata bukan hanya kisah perjalanan sinetron kapal terbang saja"
" kisah sinetron itu sendiri aku yang mengalami nya secara langsung hahaa miris sekali tapi tak apa lah meskipun sakit tapi aku harus tegar aku ingat dengan sebuah pepatah"
"Ketika Anda percaya akan ada pelangi setelah hujan,Anda juga harus percaya akan ada kebahagiaan setelah perjuangan.maka dari itu juga aku harus percaya setelah ini ada kebahagian yang akan menghampiriku"
"Aku yakin Allah tidak akan memberi cobaan diluar batas kemampuan umatnya,jika kita merasa cobaan ini terlalu berat sejati nya kita masih bisa untuk menghadapi nya sebesar apapun masalah kalaulah Allah selalu di Hati semua akan menjadi mudah"
__ADS_1
"Emak bapak maaf kan sekar ya jangan menghawatir kan anakmu ini aku baik baik saja di sini,mak bapak jaga kesehatan di sana"
"buat ibu helda dan bapak sanjaya juga semoga kalian sehat selalu maaf kan sekar selalu merepotkan kalian berdua.aku menyayangi kalian semua buat sahabatku juga terimakasih selalu ada untuk ku"
"Sekarang setatus ku telah resmi menyandang janda maafkan bunda nak tidak bisa mempertahankan rumah tangga ini bersama ayahmu ini keputusan yang terbaik yang bunda ambil,pintar pintar di sana sayang bunda yang sholeha"lirih sekar tersenyum getir terus bergumam sendiri
"aku tidak merasa menyesal berada di sini hanya saja aku tidak menyangka akan terdampar di sini sendiri"batin sekar kembali mengunyah pepaya yang ia dapatkan.bahkan tanpa sekar sadari pepaya yang ia makan tinggal sedikit
"malam ini dan hari ini aku cukup memakan pepaya saja,besok saja aku memasak sayur yang ada di sisi pinggir pulau ini"ucap sekar tersenyum kembali melihat sayuran pakis liar tumbuh subur di tengah pulau yang rencana nya akan sekar masak esok hari meskipun hanya sekedar di rebus tanpa bumbu
Sekar berjalan pelan menaiki tangga sambil membawa satu buah pepaya yang ia dapatkan tadi ke atas rumah pohon
berlahan lahan sekar memejam kan lagi matanya setelah mengunci pintu rumah pohon,untuk memejam kan matapun sekar tidak membutuh kan waktu lama.sampai matahari tengelam pun sekar masih terlelap
Angin berhembus kencang,mengusik tidur nyenyak Sekar.suara burung malam pun berbunyi memecahkan kesunyian malam
"hoaaaaammmmmmm"Sekar mengeliat kedinginan menahan dingin angin malam
__ADS_1
"ya Tuhan ternyata sudah malam"lirih sekar memaksakan memejam kan mata kembali tapi mata sekar sulit di ajak kerja sama
"untung ada dua kain dan handuk yang bisa menghangat kan tubuhku lumayan cukup membantu dan menghangatkan"sekar menyandar kan tubuh nya mengintip di balik jendela kecil di rumah pohon
"sangat indah nyaman damai" sekar menghirup udara segar malam hari melihat cahaya rembulan malam di temani suara burung hantu dan semilir angin malam berhembus meniup setiap dedaunan
tidak ada rasa takut dalam diri sekar tinggal sendiri di tengah lautan tanpa siapa pun pada malam hari,bagi sekar hidup seperti sekarang sudah biasa dimana dulu masa kecil sekar biasa ikut bersama orang tua nya ke ladang bahkan tinggal di ladang tidur di pondok sempit menjaga kebun milik juragan tempat orang tua sekar bekerja.
berbeda dengan Arumi sedari kecil tidak pernah merasakan hidup susah seperti sekar,sekar mengelengkan kepala nya tersenyum miris kalau di ingat ingat bagi sekar tidak akan ada ujung nya mengenang masa masa kecil sekar
Cahaya rembulan pun mulai berpindah arah menandakan waktu dini hari menjelang subuh,sekar kembali merasakan kantuk menidurkan tubuh lelah nya
....Bersambung...
JANGAN LUPA TINGGAL KAN VOTE HADIAH RATING 5 JEJAK KOMENTAR DAN LIKE NYA YAππππ₯°π₯°π₯°ππππΉπΉπΉπΉ
MOHON DI MAAF KAN APA BILA DALAM ALUR CERITA DAN KATA KATANYA ADA YANG KURANG BERKENAN DI HATI ATAU BANYAK KATA KATA YANG DI ULANG.AUTOR JUGA HANYA PENULIS BIASA YANG MASIH BANYAK BELAJAR NYAπππ
__ADS_1
TERIMAKASIH BANYAK YANG SELALU SETIA HADIR MENEMANI CERITA AUTHOR DAN UNTUK SEMUA MOTIFASI PENYEMANGATNYA SEMOGA SEHAT SELALU DI LIMPAHKAN BANYAK RIZKINYAπ€²π€²π€²π₯°π₯°π₯°πππ₯°
MOHON DUKUNGAN NYA JUGA MAMPIR DI CERITA NOVEL YANG LAIN NYA YAπππ