Asmara Di Pulau Terpencil

Asmara Di Pulau Terpencil
pondok terpencil


__ADS_3

"Abang dav di mana bang" lirih demi lirihan terus saling berpadu bersahutan di kesunyian malam dari suara Serly dan Shela memanggil nama David penuh dengan irama manja


"Abang adek Shela mohon cepat pulang bang,Adek kedinginan di sini menunggu abang, kami akan memberikan apa pun untuk abang cepat lah pulang sayang"


"Abang lagi di mana sekarang kenapa belum juga pulang"lagi lagi suara tertahan milik shela semakin membuat bulu kuduk merinding panas dingin


"apa lagi yang kalian laku kan serly shela"geram David melihat penampilan kedua wanita di teras pondok tidak memakai apa pun lagi,kain sarung yang David jemur di teras pondok menjadi alas kedua nya tiduran


"Aku laki laki normal tidak mungkin inti dari diriku tidak bangun di suguh kan pemandangan terpampang jelas di mata"ucap david tertahan menyandar kan tubuh nya di dinding pondok


David melihat kelakuan shela dan serly saling memuaskan satu sama lain semakin menjadi jadi tidak ada rasa malu sedikit pun atau takut di lihat orang lain


serly dan shela yakin tidak akan ada yang akan datang bertamu ke pondok david saat di malam hari selain david sendiri yang akan pulang ke pondok nya


kedua gadis itu saat ini hanya menginginkan david seorang tidak ada yang lain lagi mereka tidak memikir kan dampak yang akan terjadi nanti nya, Serly dan Shela terus memangil nama david tiada ada henti dengan suara manja dari kedua nya


"meskipun aku menginginkan nya tapi jangan harap aku akan memasuki kalian berdua aku bukan laki laki bajingan setiap ada lubang geratis di situ tempat diri nya memasuki lubang itu"


"Jangan sama kan aku dengan pemuda seperti itu. tipe wanitaku bukan lah wanita seperti kalian,jangan pernah bermimpi aku akan memuaskan kalian meskipun dengan cara apa pun kalian menggodaku"


"aku berharap aku tidak akan tergoda dengan rayuan murahan yang seperti kalian tunjukan sekarang ini kalian fikir aku akan tergoda saat melihat t***** kalian dan langsung memasuki kalian berdua"


"kalian salah besar Serly Shela"batin David memejam kan mata nya kembali,tanpa sadar tangan David pun mulai bermain aktif bermain s*** sendiri. sebisa mungkin David menahan suara yang mulai akan keluar dari b**** nya


sensasi yang luar biasa mulai david rasakan,keringat mulai bercucuran padahal diri nya habis mandi entah bayangan wanita mana membuat david begitu merasa puas bermain sendiri meskipun telah di suguh kan pemandangan yang luar biasa di depan mata


"andai aku tidak memikir kan dampak yang akan terjadi atau aku seorang pria b******** pasti aku telah memasuki goa kalian,rasa nya pasti lebih n***** dan hangat saat berada di dalam nya"

__ADS_1


"buah yang begitu besar bergelantungan tapi sayang terlihat jelas buah nya juga seperti buah bekasan bukan asli terlalu jatuh ke bawah dan terlalu banyak yang m******* padahal kedua nya cantik meskipun cantik polesan dari riasan"David bergidik


David kembali mengalihkan pandangan nya dari celah lobang pondok,setelah merasa puas david kembali menguyur diri di air pancur membersihkan diri sebelum benar benar tidur


david membiarkan setiap lirihan demi ritihan saling bersahutan di luar pondok,bagi david itu hanya sebuah hiburan pengantar tidur malam nya


anggap saja suara itu suara kunti malam yang menemani suara burung malam ya itu burung hantu,sedikit pun tidak ada rasa iba kasihan melihat dua wanita yang masih di teras pondok dalam ke adaan b****"


dimana malam hati pun cuaca nya yang sangat dingin dari hembusan angin laut dan perhutanan di sekitar pondok


"itu yang kalian ingin kan jadi nikmatilah hasil nya juga"senyum david berbicara dalam hati


David menarik selimut tebal berbulu milik kesayangan nya sekedar untuk menghangat kan diri dari tiupan angin memalui celah celah kecil,rembulan malam menembus masuk ke dalam celah kamar pondok David


dengan bantuan cahaya rembulan sudah cukup untuk penerangan bagi david tidak perlu menyalakan lampu pondok lagi,mata david mulai terasa berat berlahan lahan mata David mulai terpejam


ke dua wanita itu pun tidak ada niatan akan pulang sebelum david menampakan diri padahal sejak menjelang malam david telah pulang ,sampai tengah malam dan david telah memasuki alam mimpi nya pun dua gadis itu tidak tau


waktu terus berjalan cepat berputar detik demi detik berlalu,tak terasa waktu menjelang subuh telah tiba,david berjalan ke luar kamar menuju ruang tengah niat hati ingin menyala kan lampu


tapi tangan david terhenti sebelum menyala kan lampu,david ingat sesuatu langsung berjalan pelan mengintip di celah celah dinding pondok nya


" ternyata masih ada belum pulang juga"kesal david melihat shela dan serly meringkuk di depan teras dinding dengan berselimut kan kain dan handuk milik david


"mau tidak mau aku harus merendam dan mencuci kembali tidak sudi aku akan memaki nya sebelum di cuci"batin david,biasa nya jam 4:30 david selalu bangun dan menyalakan tungku memasak air panas menyeduh kopi kesukaan david


tapi semua itu harus david tahan,perasaan dongkol kesal dengan serly dan shela terlihat jelas ingin menyala kan tungku juga tidak mungkin,pasti Shela dan Serly akan mengetahui dari asap tungku yang keluar dari atap pondok david kedua nya akan semakin gencar dengan david apa bila mengetaui david ada di dalam

__ADS_1


"untung mama membekali aku banyak roti dan cemilan"david menguyah roti dan air dingin sambil menikmati hembusan angin pagi di teras dapur.embun pagi mulai terlihat berhasap dari dedaunan dan dari mata air pancuran


David tersenyum samar melihat nya,cuaca pagi berkabut pun tidak membuat tubuh david kedinginan


"semoga mereka tidak sampai siang di sini sudah kembali ke rumah mereka"harap David kembali memejam kan mata nya menikmati hembusan angin semilir sambil bersandar di dinding pondok


"sel bangun"samar samat david mendengar suara serly,david berjalan pelan mendengar kan percakapan kedua nya,david penasaran apa yang kedua nya bicarakan


"Eeemmmmzzz"jawab shela


"hey lihat sudah pagi cahaya rembulan juga telah berpindah arah itu menandakan telah pagi"serly kembali membangun kan shela


"Abang dav tidak pulang kah" ucap shela mulai terjaga dan bersandar di dinding pondok


"seperti nya bang dav mengetahui kita ada di sini dan pulang ke desa"


"bukti nya pondok bang dav masih terkunci"jelas serly kesal melihat pondok david masih terkunci dari luar


...BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA TINGGAL KAN VOTE HADIAH RATING 5 JEJAK KOMENTAR DAN LIKE NYA YAπŸ™πŸ™πŸ™πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉ


MOHON DI MAAF KAN APA BILA DALAM ALUR CERITA DAN KATA KATANYA ADA YANG KURANG BERKENAN DI HATI ATAU BANYAK KATA KATA YANG DI ULANG.AUTOR JUGA HANYA PENULIS BIASA YANG MASIH BANYAK BELAJAR NYAπŸ™πŸ™πŸ™


TERIMAKASIH BANYAK YANG SELALU SETIA HADIR MENEMANI CERITA AUTHOR DAN UNTUK SEMUA MOTIFASI PENYEMANGAT NYA SEMOGA SEHAT SELALU DI LIMPAHKAN BANYAK RIZKINYA🀲🀲🀲πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ₯°


MOHON DUKUNGAN NYA JUGA MAMPIR DI CERITA NOVEL YANG LAIN NYA YAπŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2