
Assalamuallaikum Ay"ucap salam Citra menerima panggilan dari sekar
Hik hik hik tangis sekar terdengar pilu di telinga Citra hanya ada suara tangis dari Sekar
"Sekar hey ada apa kenapa menangis" panik citra
"Citra aku sudah hancur cit. aku hancur mas Firman dan Arumi selingkuh" teriak kencang Sekar tersendu sendu menepikan mobil nya di tepian jalan raya yang cukup ramai
mau gimana pun Sekar masih berfikir waras tidak akan mencelakakan pengendara lain dalam ke adaan diri nya tidak baik baik saja
"Sudah ku duga"marah Citra mengepalkan tangan nya
"Sekar sekarang kau ada di mana aku tau kau tidak lagi di rumah atau di toko" tebak citra mendengar suara kendaraan yang cukup ramai
"Aku ada di jalan abadi"jawab lemah Sekar masih terisak
"Tunggu aku di sana jangan kemana mana sebentar lagi aku ke sana ya" pinta Citra kuatir dengan kondisi sekar saat ini yang di iya kan Sekar
Sekar juga merasa tidak sanggup lagi untuk membawa mobil fikiran Sekar sangat kacau sekacau kacau nya.tidak selang berapa lama Citra datang bersama supir pribadi nya
Cinta mengambil alih mobil Sekar menuju kediaman sekar di mana Andin telah menunggu di sana sama kuatir nya
"Ay kamu harus kuat jangan tunjukan kelemahanmu di hadapan kedua penghianat itu laki laki seperti Firman tidak pantas kau tangisi"Andin memeluk Sekar yang kembali menangis mengangguk
Untung hari telah gelap biasa nya asisten rumah tangga sekar dan tukang kebun telah kembali ke rumah belakang jadi tidak melihat kondisi kacau Sekar saat ini di dalam kamar ruang tamu, sekar menunjukan Video bejat Firman dan Arumi
__ADS_1
sebenar nya Sekar malu membuka Aib suami dan Adik nya tapi mau gimana lagi hanya Citra dan Andin yang bisa membantu nya
Citra yang kembali bekerja menjadi pengacara setelah kembali ke rumah nya cukup membantu Sekar suatu saat di butuh kan begitupun Andin saudara nya ada yang bekerja di kantor Pengadilan
"Kurang ajar kemana otak dan fikiran Firman dan Arumi" geram Andin marah
"Langkah apa setelah ini akan kau ambil Ay,tidak mungkin mereka melakukan hal hina ini baru baru ini pasti kedua nya telah lama bermain api di belakangmu.apakah kau akan diam saja"timpal Citra
"Aku ingin tau sampai mana batas hubungan mereka.apakah hubungan kedua nya sampai melakukan hubungan badan atau tidak kalian mau membantuku kan" Sekar menatap sayu kedua sahabat nya
"tidak kau minta juga kami akan membantumu Ay kita saudara jangan anggap kami orang lain ya,untuk mengungkap hubungan kedua nya kita harus memasang Cctv di kamar Arumi" usul Citra yang di angguki setuju Andin
"Aku setuju usul Citra kita pasang Cctv saja di kamar Arumi malam ini juga.aku akan menyuruh orang kepercayaan ku datang sekarang juga" jawab Andin berdiri menghubungi seseorang yang ia perintah kan untuk datang di kediaman Sekar
tidak membutuh kan waktu lama orang suruhan Andin telah memasang Cctv di kamar Arumi sampai jam 10 malam Andin dan Citra menemani Sekar meskipun kuatir tapi mau gimana lagi kedua nya juga memiliki keluarga meskipun tidak apa apa.
"hebat sekali jam segini kalian baru pulang"lirih sekar sesak melihat jm menunjukan pukul 1 malam.sekar sengaja mengunci pintu kamar biasa nya sekar tidak pernah mengunci kamar walau pun Firman pulang sampai pagi sekali pun
Sekar melirik gagang pintu kamar yang memutar tanda Firman berada tepat depan pintu kamar ingin masuk
"di kunci dari dalam mas"bisik Arumi yang masih terdengar olah Sekar saat mendekati pintu
"iya di kunci.tumben sekar mengunci pintu kamar biasa nya tidak pernah"
"mungkin Mbak Sekar lupa mas atau sedang menganti pakaian lupa buka kunci pintu kamar lagi bukan nya mbak sekar memang begitu kalau menganti baju atau mandi pintu suka di kunci kalau mas tidak di rumah"jelas arumi pelan
__ADS_1
"bisa jadi begitu.terpaksa mas tidur di kamar ruang tamu malam ini"lirih Firman
"kenapa harus lemas sih mas bagus dong jadi kita bisa melanjut kan yang tadi di hotel"ucap manja Arumi
"dasar genit.bagus juga idemu besok kan libur jadi tidak usah tidur sampai pagi kalau mbak mu bertanya bilang saja lembur di kantor sampai dini hari"jawab Firman tidak kalah semangat nya berbisik mengoda ke Arumi
rasa sesak kembali bergemuruh di dada Sekar mendengar melanjutkan yang tadi di hotel,air mata sekar luruh kembali membekap mulut nya kencang menahan isak
"Apa salah sekar mas,kurang berbakti seperti apa aku sebagai istrimu dan juga kau Arumi apa salah mbak denganmu sedari kecil mbak menyayangimu"
"mbak merelakan putus sekolah hanya sampai tamat sekolah dasar demi kamu Arumi.mbak banyak mengalah tidak melanjutkan sekolah lagi setelah kamu masuk sekolah dasar demi menjagamu"
"mbak ikut membantu emak dan bapak mencari nafkah supaya kamu bisa sekolah ke jenjang yang lebih tinggi tidak seperti mbak hanya tamatan Sd"
"dimana seharus nya seusia mbak tidak ikut kerja banting tulang kesawah menjadi kuli panen padi dengan emak tapi demi kamu mbak rela berkorban Arumi supaya kamu kelak menjadi anak yang sukses tidak merasakan perih nya hidup di dunia ini"
"dari kecil mbak biasa hidup susah ke ladang bersama emak dan bapak menjadi kuli orang asal jangan kamu merasakan juga seperti mbak tapi apa balasan kamu Arumi ke mbak,mbak harus rela jauh dari emak bapak merantau ke kota mengadu nasif demi keluarga"hik hik hik tangis tertahan Sekar membekap kencang mulut nya
sekar mengelengkan kepala tidak kuat rasa nya ingin membunuh suami dan adik nya yang berada di dalam kamar depan,sekar menutup kembali ponsel miliknya melihat Cctv di kamar Arumi yang terhubung melalui ponsel sekar
di mana kedua nya sedang berhubungan badan bergulat panas tidak memikirkan dampak nya nanti atau memikirkan perasaan sekar yang akan tersakiti pada ahir nya
sekar menyandarkan kepala nya di sisi tempat tidur memikir kan langkah apa yang akan diri nya ambil setelah mengetahui semua nya,deraian air mata sekar masih bertahan mengalir tanpa bisa di cegah lagi
rasa sakit di kepala pun sekar abai kan akibat terlalu banyak beban fikiran yang menimpa dirinya
__ADS_1
...BERSAMBUNG..........