Asmara Di Pulau Terpencil

Asmara Di Pulau Terpencil
Melabrak dua penghianat


__ADS_3

keesokan malam hari sekar telah rapi akan pulang ke rumahnya dengan memakai dres selutut yang terlihat cantik dan anggun.


"Sekar pulang dulu ya bu titip Vanya"lirih sekar berat meninggal kan rumah mertua nya


"nak kenapa filing ibu merasa tidak enak ya,kamu benar kan lagi tidak ada masalah dengan Firman,kamu seperti menyembunyikan hal besar dari kita nak"


"ibu mohon kata kan nak jangan kamu simpan sendiri kalau memang ada masalah,ibu merasa kamu benar benar menyembuyikan sesuatu hal besar dari kita.tolong katakan ada apa nak jangan buat ibu cemas kuatir memikirkanmu"Helda meremas lembut tangan Sekar dan menatap mata sayu lelah milik menantu nya itu


"tidak bu percaya dengan Sekar,sekar tidak ada masalah apa pun itu.bu andai kata memang ada masalah maka maaf kan setiap kesalahan sekar ya bu"


"sekar terlalu banyak dosa dan salah dengan ibu begitu pun dengan bapak"ucap sekar lembut kembali memeluk ibu mertua nya dan meyakinkan helda bahwa dia baik baik saja


"kamu anak baik nak dan menantu terbaik bagi bapak ibu tidak ada menantu sebaik dirimu ada juga bapak dan ibu yang banyak menyusahkan mu nak sekar"


"Dirimu memiliki suami yang tidak memiliki apa apa sebelum menikah tapi dirimu tetap setia mendampingi putra kita sampai sekarang menjadi sukses itu semua berkat dirimu nak,andai Firman tidak bersamamu mana mungkin ada yang setia mau menerima anak bapak yang hidup susah serba kekurangan"


"tapi berbeda denganmu malah sebalik nya membantu ke uangan keluarga suamimu maaf kan kita ya nak selama ini menyusahkanmu membebankan semua biaya terhadapmu setelah dirimu menikah dengan anak bapak" jawab sanjaya panjang lebar merasa bersyukur memiliki menantu seperti sekar


"itu sudah kewajiban sekar sebagai anak membahagiakan orang tua nya.bapak dan ibu tidak pernah menyusahkan Sekar malah sekar bersyukur memiliki orang tua sebaik bapak dan ibu setelah orang tua sekar"


"ya sudah sekar pulang dulu ya buk pak"


"hati hati nak kabari ibu sampai nya di rumahmu"pinta Helda yang di angguki Sekar


"Bunda pulang dulu ya nak baik baik dengan oppa dan eyang"senyum lembut sekar mengecup kedua pipi Vanya sayang


"ibu merasa sekar menyembunyikan sesuatu dari kita pak perasaan ibu sangat yakin sekali.membuat ibu juga tidak tenang mana nomor Firman juga tidak bisa di hubungi"


"berdoa saja bu semoga anak dan menantu kita baik baik saja jangan terlalu cemas begitu mari kita masuk dan hubungi kembali nomor Firman"Ajak sang suami mengandeng tangan cucu tersayang nya


tin tin suara kelakson mobil berbunyi membuat orang tua Firman saling pandang

__ADS_1


"Siapa ya pak"


"bapak juga tidak tau bu kita temui dulu kalau Sekar tidak mungkin dari suara mobil nya juga beda"


"Assalamuallaikum"ucap salam dari luar di barangi dengan ketukan pintu


"Waallaikumsallam eh nak Citra nak Andin masuk nak masuk" Helda mempersilahkan sahabat dari menantu nya untuk masuk


"terimakasih di mana sekar tan"


"baru saja pulang nak memang nya ada apa nak kenapa kalian berdua bertingkah aneh sama seperti sekar sebelum nya" tanya Helda melihat gerak gerik kedua nya yang gelisah bercampur cemas kuatir


"tidak ada apa apa tan"dusta Andin berbohong


"Jagan membohongi tante Andin Citra.tante tau kalian menyembunyikan sesuatu katakan dengan tante ada apa dengan sekar jangan buat tante cemas" mohon helda begitu pun dengan sanjaya


"ceritakan saja cit mau gimana pun mereka harus tau sebagai orang tua Firman dan mertua dari sahabat kita andai terjadi sesuatu juga jangan sampai Sekar nanti malah di salah kan dari sebelah pihak"


" padahal biang dalam masalah ini mereka berdua yang penghianat,bukan sekar yang menjadi istri tidak baik tapi kedua nya lah yang tidak tau diri dan tidak tau bersyukur memiliki sekar"titah Andin yang di angguki Citra


Video mulai di putar memakai Laptop Citra yang memang telah di pindah kan melalui Flashdisk untuk mempermudah saat pemutaran Video


Vanya juga telah di bawa pergi pembantu keluarga Helda atas permintaan Citra dan Andin


"Firman"marah Sanjaya mengepal kan kedua tangan nya,mata sanjaya mengelap menahan amarah dengan firman


"cukup nak matikan sangat menjijikan Kenapa kau begitu keji hina Firman kurang beruntung seperti apa lagi kau memiliki istri sebaik sekar seharus nya kau bersyukur memiliki sekar Firman,kau laki laki ter bodoh biadab" isak Helda tersedan sedan menangis pilu kecewa atas kelakuan Firman


Citra dan Andin menceritakan semua nya apa yang telah Arumi dan Firman lakukan selama dua bulan ini di belakang Sekar sedang kan Sekar telah tiba di kediaman rumah miliknya,asisten rumah tangga sengaja Firman liburkan sehari begitupun dengan tukang kebun


Firman sengaja ingin berdua an dengan bebas bersama Arumi tanpa ada gangguan sedikitpun.bahkan ponsel milik Firman dan Arumi sengaja tidak di aktif kan

__ADS_1


"bagus sekali kalian berdua"Amarah sekar memuncak memeriksa Cctv di kamar Arum


sekar memarkirkan Mobil di luar pagar supaya tidak menimbulkan suara.sekar juga selalu membawa kunci cadangan jadi akan mempermudah diri nya masuk ke dalam rumah


"Puas kan lah terlebih dahulu untuk selalu melakukan perzinahan Firman Arumi dan puas kan lah juga kalian berdua menyakiti aku di belakang tapi setelah ini kalian tidak akan bisa menyakiti aku lagi"


"semoga setelah ini kalian akan hidup bahagia dan berhenti menyakiti hati orang yang mencintaimu menyayangimu" lirih Sekar tegar setegar tegar nya menguatkan diri sendiri menatap layar Cctv kamar Arumi


Bahkan sedikit pun tidak ada lagi air mata yang keluar dari pelupuk mata sekar hanya ada kekecewaan yang mendalam


samar samar sekar mendengar percakapan Firman mengajak Arumi bercinta di ruang tamu untuk mencari suasana yang berbeda menurut keduanya.Arumi dengan manja mengiyakan ajakan firman membuat sekar ingin muntah dan muak


kedua nya belum menyadari Sekar berada di ruang tamu dengan pencahayaan remang remang,erangan demi erangan berat saling bersahutan dari kedua nya memadu kasih dengan penerangan remang remang


"ya Tuhan bantu Aku semoga aku kuat menghadapi dua iblis ini mereka tidak pantas di sebut manusia,adik yang mana begitu tega berhubungan gelap main serong dengan suami kakak kandungnya sendiri"


"mas Firman juga ke mana fikiran otak nya apa salahku sehingga dia begitu tega menghianati cinta suci pernikahan kami bahkan adik kandung dari istri nya sendiri pun ia gagahi seperti tidak ada wanita lain lagi,kalian berdua sama sama kotornya Arum,Firman" batin sekar geram terus berbicara menahan sesak di dada


Sekar menulikan pendengaran nya duduk bersandar tidak jauh dari kedua nya bercinta andai Firman atau Arum berbalik badan pasti menyadari keberadaan Sekar


tapi kedua nya di butakan oleh hasrat yang mengebu tanpa sadar bahwa di dekat nya ada Sekar yang mengepal kan ke dua tangan,dari kaca samping sekar menyadari ada yang datang tanpa di sadari Firman dan Arumi


"Citra Andin bapak dan ibu kenapa mereka ada di sini" batin Sekar bertanya tanya melihat postur tubuh ke empat nya yang Sekar kenali


"tamat sudah riwayat kalian berdua" geram sekar pilu melihat kedua nya yang belum juga sadar bahwa ada yang datang apa lagi sekar juga lupa mengunci pintu ruang utama yang tadi nya sengaja Firman Kunci dari dalam


Firman dan Arumi fikir sekar akan pulang besok malam senin dimana sekar telah mengabari Firman sebelum nya


Brak Helda dan sanjaya mendobrak pintu ruang utama secara kasar membuat Firman dan Arum terperanjat yang sedang panas panas nya memadu peluh


"Bapak ibu" teriak Firman terkejut kelimpungan mencari sesuatu untuk menutupi tubuh nya begitupun dengan Arumi

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA TINGGAL KAN VOTE HADIAH RATING 5 JEJAK KOMENTAR DAN LIKE NYA🙏🥰


__ADS_2