
"berapa lama akan tinggal di pulau nak,hati hati di sana dan bawa lah bekal yang cukup untuk selama di pulau"ucap mirna kuatir
"aku tidak tau akan berapa lama berada di pulau mam,jangan kuatir dengan diriku.aku akan baik baik saja selama di sana dan untuk stok makanan juga itu cukup buat beberapa bulan" jawab david menunjuk karung stok makanan yang mirna dan sera beli dari pasar
"kalau ada apa apa di sini minta tolong lah ke paman anton ya dek untuk menemui abang di pulau,paman anton juga tau kalau abang akan ke pulau"
"abang tenang saja, abang tidak usah kuatir cukup jaga kesehatan selama di pulau ya bang dan kira kira kapan abang akan pergi ke pulau"
"iya de terimakasih ya,rencana besok sore sepulang dari melaut abang akan pergi ke pulau"senyum david mengusap kepala sera sayang
"kenapa para ulat bulu itu tidak pernah kapok terus saja menganggu abang,padahal bibik juga sering acuh tah acuh sering memperlihatkan wajah tidak suka terhadap mereka"
"tapi mereka seperti tidak memiliki rasa malu lagi padahal aku juga sering berkata kasar pada mereka"kesal Sera
"sudah tidak usah membahas tentang gadis gadis itu lagi,meskipun mama juga tidak suka dengan kelakuan mereka" timpal mirna tidak kalah kesal nya dengan kelakuan serly dan shela
apa lagi gara gara kedua gadis itu membuat putra nya harus menghindar untuk sementara ke pulau tempat biasa david menyendiri untuk menenangkan fikiran dari gangguan para gadis desa
setelah kejadian beberapa minggu yang lalu shela dan serly datang ke pondok david pada malam hari membuat kedua nya tidak patah semangat terus menganggu ketenangan david dan mengintai david setiap hari membuat david sangat jengah dengan kelakuan kedua nya
mau tidak mau untuk sementara waktu david akan menghindar ke pulau di mana jalan satu satu nya itu yang terbaik sampai shela dan serly tidak berbuat nekat mengincar nya terus menarus dengan gencar
david tidak ingin sampai di perkaos oleh kedua ulat bulu itu,apa lagi kedua nya pernah masuk ke dalam pondok david dalam ke adaan toples membuat david hampir kelepasan berbuat tidak senonoh kalau dirinya tidak cepat cepat sadar dari gangguan shela dan serly
david tidak ingin ceroboh lagi sampai lupa mengunci pintu pondok nya dari dalam saat pulang dari melaut pada sore hari yang david fikir kedua nya tidak akan datang lagi padahal serly dan shela sengaja bersembunyi dari ke jauhan dekat pingir pantai mengikuti david yang sedang melaut
ke dua gadis itu entah di rasuki jin apa yang begitu nekat ingin memiliki david dengan cara apa pun membuat david takut sendiri dengan kenekatan shela dan serly
hanya pulau lah yang akan david tuju menghindar dari kedua ulat bulu itu,pulau terpencil adalah rumah ketiga bagi davit setelah pondok milik nya dan rumah di desa milik mirna
__ADS_1
tempat tinggal david di tengah laut di pulau terpencil itu juga tidak banyak yang mengetahui selain mirna,sera,anton dan kedua sahabat david yang berada di kota
biasa nya anton akan berkunjung sebulan sekali ke pulau apa bila david berada di pulau,selain itu juga anton ingin mengetahui kondisi sang ponakan,
sebenar nya david melarang anton untuk sering datang ke pulau,david tidak ingin tempat tinggal ke tiga nya di ketahui banyak orang termasuk shela dan serly.
mau tidak mau anton dengan berat hati mengikuti kemauan keponakan nya itu meskipun dirinya kuatir,apa lagi david akan tinggal di pulau tidak pernah sebentar tinggal di sana
sosok david bagi anton dirinya seperti putra kandung bagi anton,anton dan maya juga telah lama berumah tangga belum memiliki keturunan.tak ayal sering membuat anton kuatir saat david sendiri di pondok atau di pulau
padahal bagi david dirinya sudah biasa tinggal sendiri malah lebih baik sendiri dari pada ramai
kebiasaan david setelah di pulau dirinya akan menghabis kan waktu sampai dua atau tiga bulan lama nya tinggal di pulau itu sendiri tanpa ada yang menemani.
waktu terus berjalan cepat,davit melihat jam dinding di rumah mirna menunjukan pukul 11:30 malam dimana waktu nya david akan pulang ke pondok
"david pulang ya mam,jaga ke sehatan dan david mohon cukup di rumah jangan ke ladang lagi mam"
"David tidak mau mama sampai sakit karna kelelahan"mohon david mengengam tangan mirna sayang
"mama tidak akan kenapa kenapa tenang lah son jangan kuatir begitu,bukti nya kalau mama tidak bekerja itu akan membuat mama malah sakit tidak mengeluarkan keringat"jawab mirna mengelus kepala david
"selalu begitu jawaban mama,baik lah kalau begitu tapi jangan sampai lelah ya mam"david menghela nafas berat masih kuatir dengan mirna akan kelelahan dan jatuh sakit karna sering ke ladang terus
"iya son,pulang lah kalau tidak ingin menginap.lihat lah jam yang semakin larut"ucap mirna mengalih kan pembicaraan yang memang pada dasar nya hari semakin larut tapi david masih tetap akan pulang ke pondok nya tidak ingin menginap di desa
"david pulang ya mam jaga kesehatan dan doa kan david supaya tidak bertemu dengan kedua gadis itu atau tidak ke pondok lagi kedua nya"
"doa terbaik mama tidak pernah ada putus nya untukmu son,mama akan mendoa kan yang terbaik untukmu" senyum mirna membalas pelukan david
__ADS_1
setelah melihat pintu rumah mirna di kunci dari dalam oleh mirna baru lah david pergi apa lagi sera telah tidur lebih awal jadi david harus benar benar memastikan pintu rumah mirna terkunci dari dalam
david berjalan menyusuri persawahan belakang desa,david menghindari jalanan desa menuju pondok nya,lebih baik david berjalan menyusuri sawah untuk menghindari dari pemuda yang sering nongkrong di warung kopi bersama para gadis gadis desa.
sudah cukup bagi david yang menganggu nya shela dan serly jadi davit tidak ingin ada gadis lain lagi akan berbuat nekat terhadap nya yang akan menganggu perjalanan dirinya ke pondok..
30 menit perjalanan david dari desa menuju pondok tidak perlu memakan banyak waktu bagi david,berbeda dengan orang lain akan menghabis kan waktu sampai satu jam malah terkadang lebih
"apakah kalian tidak lelah terus menerorku tiada ada hentinya,aku saja lelah terus di teror seperti ini sedangkan kalian yang menerorku kenapa tidak pernah lelah.seharus nya kalian lelah apa lagi jarak desa dan hutan tidak lah dekat"batin david miris melihat dua bayangan berada di teras pondok nya yang tidak lain serly dan shela,
lagi lagi david harus berjalan memasuki pondok nya melalui jalan rahasia seperti biasa nya yang dirinya lakukan setiap kali shela dan serly datang
"apakah benar yang di katakan paman anton kalau abang david berada di kota sel"lirih serly sedih
"entah lah aku tidak tau ser,tapi kita lihat saja selama satu minggu ini kalau paman anton hanya sendiri yang menjual ikan tidak bersama bibik mirna itu tanda nya memang benar abang david berada di kota"
"kita ikuti juga diam diam paman anton,biasa nya kan bang david selalu bersama paman kalau melaut"jawab shela tidak kalah sedih nya berkata lirih
"aku setuju dengan usulmu,tapi ngomong ngomong dingin juga ya mana tidak ada kain yang biasa abang dav jemur di sini" serly mengusap ngusap telapak tangan nya
"andai bang david mau menikahi kita aku tidak masalah akan di jadikan istri yang keberapa juga sel,asal aku bisa bersama bang david"
"aku juga sama ser,aku ingin merasakan ke gagahan dari otot milik bang david.pasti tongkat nya sangat gagah"
"itu pasti sel pasti pedang nya sangat perkasa,andai dirinya masuk ke sini pasti sangat nikmat"rintih serly mengusap jalan goa milik nya yang tersembunyi di balik rerimbunan
"ah kalian sunguh benar benar keterlaluan selalu membuat diriku tersiksa"batin david mengusap batang keras milik nya yang siap di ajak bertempur
david juga mendengar setiap percakapan kedua nya sedari tadi sampai kedua nya juga toples kembali,lagi lagi batin david berperang melihat bukit kembar terpampang jelas beserta goa yang tidak tertutup apa pun....
__ADS_1
...^^^BERSAMBUNG^^^...