Asmara Di Pulau Terpencil

Asmara Di Pulau Terpencil
Air mata Vanya


__ADS_3

sepanjang jalan menuju kediaman Helda dan sanjaya,Siti terus terisak memikir kan nasif Sekar yang ia ketahui menghilang dari semalam dan belum di temukan oleh kedua sahabat nya di mana jejak keberadaan sekar


rasa sesal terus menghantui diri siti yang telah membiarkan Arumi pergi ke kota dan tidak bisa mendidik Arumi menjadi wanita terhormat


"ini semua salah emak pak andai emak bisa lebih tegas selama ini mendidik Arumi pasti ini tidak akan terjadi.emak terlalu memanjakan Arumi tidak bisa mendidik anak itu lebih baik"


"emak juga salah membiarkan Arumi tinggal satu rumah dengan sekar dengan alasan kasihan Arumi yang selama ini tidak pernah merasakan hidup sendiri.emak malah takut Arumi kenapa kenapa kalau tidak di awasi tapi semua ini malah berbalik berdampak buruk terhadap rumah tangga sekar"


"emak tidak menyangka Arumi bisa berbuat keji dan sehina ini dengan saudara kandung nya sendiri" hik hik hik sesal siti terisak merasa bersalah dengan sekar


"ini bukan salah emak,bapak juga salah karna terlalu memanjakan Arumi.bapak sebagai kepala rumah tangga seharus nya bisa mendidik putri nya dengan baik"lirih Agus memegang sebelah tangan siti sebelah tangan nya lagi Agus gunakan untuk menyetir mobil pembelian Sekar


"kita berdoa mak semoga sekar baik baik saja dan cepat pulang lagi bersama kita ya"ucap lembut Agus mengecup tangan Siti


meskipun kedua nya tidak muda lagi tapi kedua nya masih tetap romantis saling menyayangi dan mencintai satu sama lain


"ya Allah hambamu mohon lindungilah putri hamba sekar ya Allah.hanya padamu tempat hamba memohon pertolongan ya Allah jagalah putri hamba di mana pun diri nya berada"batin Siti terus memohon dan berdoa


"Pulang lah nak ingat di sini masih ada orang tua dan putrimu kami selalu ada untukmu nak,emak mohon pulang lah demi kami"


"emak dan bapak tau pasti saat ini hatimu hancur terluka kecewa sakit semua menjadi satu kamu tidak sendiri nak,banyak yang sayang dan mengharap kan dirimu untuk kembali lagi bersama kami"isak siti serak suara Siti mulai parau karna terlalu banyak menangis


"Jangan terlalu banyak menangis dan banyak fikiran mak nanti penyakit emak kambuh kalau emak sakit kasian dengan sekar kalau dia tau dengan kondisi emak"


"Bapak mohon ya. bapak yakin putri kita pasti akan cepat pulang dan menemui kita"Agus mengusap air mata siti


"Emak bapak"Citra dan Andin menyalami orang tua Sekar saat kedua nya turun dari mobil


"Nak Citra,Andin"lirih Siti menitikan Air mata nya kembali,siti tidak bisa menahan air mata nya saat melihat Citra dan Andin yang seumuran dengan Sekar


selama ini siti mengetahui kebaikan kedua nya dari sekar dan besan nya. kedua sahabat sekar banyak membantu sekar selama tinggal di kota


baik itu sekar lagi susah atau senang,kedua sahabat dari sekar itu pasti selalu ada menemani sekar apa bila sedang kesusahan atau senang


ketiga nya juga sering selalu bersama dan menghabis kan banyak waktu apa bila di waktu sengang

__ADS_1


"yang sabar ya mak,emak harus kuat demi bapak Vanya dan Sekar"Citra dan Andin memeluk Siti


"benar apa kata Citra mak insyaallah Sekar pasti baik baik saja dan sekar pasti cepat pulang"timpal Andin ikut menenangkan Siti


"Nak Citra nak Andin bagaimana apakah belum ada kabar juga" cemas Sanjaya


"belum om tapi anak buah Andin tadi mengabarkan telah menamukan jejak sinyal keberadaan mobil Sekar di mana"Jelas Andin


Andin cukup bernapas lega baru mengingat tadi pagi Bahwa mobil yang Sekar kendarai memakai GPS yang memudah kan Andin dan Citra mencari keberadaan Sang sahabat


"Lebih baik kita berbicara di dalam tidak enak di dengar tetangga"pinta Helda


Setelah mendapat kabar dari anak buah Andin di mana titik terang keberadaan sekar kedua sahabat sekar langsung pergi ke kediaman Helda


kedua nya lebih baik menunggu di kediaman Helda sambil menunggu informasi yang lebih akurat selanjut nya


Helda dan sanjaya juga tidak terkejut saat melihat Andin dan Citra berada di depan Rumah mereka saat mereka datang,karna Sebelum nya citra telah mengabari Helda


"gimana dengan Vanya tan apakah Vanya masih murung dan menagis"kuatir Citra dan Andin


" Alhamdulillah lebih tenang nak. untuk selama beberapa hari ini juga tante meminta ijin ke sekolahan"


"Vanya sangat Syok mendapati kenyataan yang terjadi kepada Bunda nya"Helda menitikan air mata menahan sesak di dada nya


"Semoga Vanya akan baik baik saja tan.aku takut akan berdampak buruk pada Vanya nanti nya setelah mengetahui semua nya"Andin menarik nafas berat memikir kan nasif sang sahabat yang belum di temukan di tambah lagi melihat kondisi Vanya yang terus murung


tanpa sepengetahuan dari Helda.sanjaya.Citra dan Andin saat membahas masalah Firman yang berselingkuh dengan Arumi di belakang sekar,semua telah di ketahui Vanya saat malam itu


Memang Vanya menuruti mbok iyam sang Asisten rumah tangga keluarga nya untuk masuk ke kamar yang di ketahui juga oleh kedua sahabat bunda nya dan oppa beserta eyang Vanya


tapi rasa penasan Vanya lebih tinggi tidak menghirau kan perintah dari eyang nya.diam diam vanya keluar bersembunyi di balik lemari dekat Ruang tamu mendengar kan semua pembicaraan mereka semua


meskipun umur Vanya baru 9 tahun tapi Vanya tau apa itu pelakor,berselingkuh yang sering vanya lihat kisah sinetron kapal terbang bersama eyang nya


saat itu mereka semua belum menyadari kalau di dekat mereka ada Vanya sampai mereka pergi melabrak Firman juga mereka belum menyadari keberadaan Vanya yang berderai air mata membekap mulut nya menahan tangis

__ADS_1


Vanya menangis sejadi jadi nya tersedan sedan saat melihat mobil citra membawa opa dan eyang nya melabrak sang ayah dan tante


membuat mbok iyam kelimpungan kuatir melihat cucu majikan nya berada di samping lemari sedang meringkuk menangis


Vanya yang polos menceritakan semua nya kenapa mbok iyam sambil menangis.mbok iyam dengan sabar menenang kan cucu sang majikan


sekembali nya sanjaya dan helda dari kediaman firman pada tengah malam sangat terkejut melihat Vanya meringkuk terisak di ruang tamu yang di temani mbok iyam


mbok iyam mencerita kan semua apa yang terjadi terhadap Vanya,Helda dan sanjaya menangis memeluk cucu semata wayang mereka


Helda dan Sanjaya ikut merasakan luka yang Vanya rasakan atas penghianatan Firman ke Sekar


"Aunty apakah bunda belum juga di temukan"panggil Vanya lirih tiba tiba keluar dari kamar saat mendengar Suara suara yang Vanya sangat hapal


"sini cu duduk dengan nini dan aki"panggil siti lembut menahan air mata nya yang mulai berkabut


Vanya berjalan lemas duduk di pangkuan Agus di samping Siti


"Maaf kan aunty ya nak kita berdoa semoga bunda cepat pulang ya"Jawab Citra menahan sesak melihat bulir demi bulir air mata Vanya menetes


"Vanya mohon cepat temukan bunda Vanya ya aunty,Vanya sayang bunda"Vanya memeluk agus erat menangis bergetar di pelukan sang Aki


"Pasti nak,aunty Citra dan aunty Andin akan berusaha" senyum lembut Andin berjalan mengusap kepala Vanya sayang


"ini Akibat ke egoisanmu Firman,kau tidak hanya menyakiti sahabat kami tapi kau juga telah menyakiti putrimu sendiri akibat ulahmu"


"Orang tuamu dan mertuamu juga ikut terluka"batin Andin murka.Andin menitikan Air mata melihat getaran tubuh Vanya yang menangis terisak pilu di pelukan Agus


Andin ijin keluar saat merasakan Iphone milik nya bergetar yang berada di saku celana.,andin melirik citra untuk mengikuti keluar


Andin tidak mungkin menerima telpon di hadapan Vanya apa lagi itu telpon dari anak buah nya.Andin tidak ingin memberikan harapan semu ke Vanya sebelum benar benar menemukan titik terang keberadaan Sekar


...BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA TINGGAL KAN VOTE HADIAH RATING 5 JEJAK KOMENTAR DAN LIKE NYA YA🙏

__ADS_1


MOHON DI MAAF KAN APA BILA DALAM ALUR CERITA DAN KATA KATANYA ADA YANG KURANG BERKENAN DI HATI ATAU BANYAK KATA KATA YANG DI ULANG.AUTOR JUGA HANYA PENULIS BIASA YANG MASIH BANYAK BELAJAR NYA🙏


MOHON DUKUNGAN NYA JUGA MAMPIR DI CERITA NOVEL YANG LAIN NYA YA🙏🙏


__ADS_2