
Halo Gaes,,,
Terima kasih telah mampir di ceritaku yaa,,,
Semoga sahabat SR selalu sehat yaa,,,,
Semoga kalian suka dengan Tulisanku ini,,,
...----------------...
“Daf, loe bilang tadi selama proses penjelasan dari Rizki nggak ada yang boleh ngomong kecuali Ayman, terus kenapa loe ngomong coba ? sejak kapan loe ganti nama jadi Ayman atau jadi jubirnya dia ?” Tanay Faiz
Sambil mengusap tengkuknya Daffa menjawab “oh iya yaa, haha sorry-sorry. Lanjut Ki”.
__ADS_1
“jawab dulu pertanyaan Daffa tadi” perintah Ayman dalam mode serius.
“gue juga nggak tau karena apa. Karena berita yang menjadi alasan utamanya itu banyak dan simpang siur jadi gue susah buat menyimpulkan.” Jawab Rizki
“gue boleh ngomong nggak ?” Tanya Bilal. “yang mau gue omongin tentang Dia juga ini”
“Okey. Informasi apa yang loe punya tentang dia ?” Tanya Ayman
“widiiih gercep kali sahabat loe ini Bii” ujar Daffa sambil menepuk pundak Ayman karena mereka duduk bersebelahan namun berjarak. Namun langsung ditepis oleh sang empunya bahu. Haha.
“jadi, seperti yang kalian ketahui kalau gue itu mantan terindahnya sii Mira. Amira Larisha. Dulu gue sempat nanya itu ke dia kenapa Dina kayak nggak suka dekat sama cowok bahkan menghindar atau menjauh bahkan ilfil dengan makhluk yang mamanya laki-laki. Karena beberapa kali kita jalan dan nongkrong bareng mereka berdelapan dia aja tuh yang selalu sendiri selama gue ikut ngumpul bareng mereke.dan kalian harus tau pernah sekali mereka semua ngumpul bareng pacar atau gebetan masing-masing dia sendiri yang nggak ada pasangan dan dia biasa aja cuy. Astagaah, gue sampe mikir nih orang normal nggak sih kok bisa gitu nggak terganggu dengan orang-orang disekitarnya.” Jelas Bilal
“dan beberapa kali salah satu pacar dari teman mereka itu bawa teman dengan tujuan buat deketin tuh sama sii Dina, dana nggak ada yang berhasil satupun sampe satu waktu pas mereka rencanain buat nongkrong lagi dia langsung ngomong jangan ada yang berani deketin gue sama orang setelah ngomong kayak gitu dia langsung ngacir tuh kekelas tanpa menoleh kearah teman-temannya.” Lanjut Bilal.
__ADS_1
“terus gue liat Agila sama Mira sambil tatapan terus melihat kearah Dina dan gue dengar Mira ngomong sampe kapan loe kayak gini terus lila, nggak semua cowok kayak bajingan itu.begitu yang gue dengar. Dan sejak saat itu nggak ada diantara mereka yang berani bawa teman untuk dideketin sama si Dina. Karena yang gue liat setelah itu kebanyakan ada yang pacarnya nggak datang atau bahkan udah putus.” Terang Bilal lagi.
“Jadi, Terus” sanggah Daffa dan Rizki bersamaan meminta penjelasan selanjutnya kepada Bilal, sedangkan Ayman hanya memandangnya datar namun tajam tanda kalau dia menanti penjelasan selanjutnya.
“okey gue lanjut. Setelah itu malamnya gue kan jalan tuh sama mira dan gue bahas soal si Dina kalian tau kalau ternyata si Mira dan Aqila itu teman SMP nya sii Dina tapi si Aqila nggak dekat dengan mereka berdua dekatnya nanti saat SMA ini itupun karena sii Mira yang ajak ngomong pertama sii Aqila dan Mira itu sahabat, tetangga sekaligus teman masa kecilnya sii Dina. Awalnya Aqila ngomong sama sii Dina tapi nggak direspon sama sekali hanya dilirik tanpa menjawab pertanyaannya dan kebetulan ada Mira disamping Dina maka dia yang mewakili untuk menjawab……..”
“Pindah tempat buat ngobrol bisa nggak sih, kantin, taman atau basecamp ?” sanggah Faiz yang tiba-tiba ngomong dan mendapat tatapan tajam dari keempat sahabatnya.
...----------------...
Terima Kasih
TBC
__ADS_1
Jangan lupa Like, Komen dan Tambah ke Favorit yaa