
BAB 3
Hai Sahabat Puji,,,,
Terima kasih telah membaca cerita ini
Jangan lupa Like, Komen dan Tambah ke Favorit yaa
--------------
Sesampainya dikantin sekolah, ke enam gadis itu memesan makanan mereka yaitu nasi goring saus dan nutrisari dingin,,,
Mereka makan dengan diselingi oleh tingkah laku dan sifat cerewet dari ila dan Amira,,,
Yaaaa, sifat ila dan Mira kurang lebih sebelas dua belas,,,
Ila : “ekh, ekh kalian tau nggak tadi malam gue ketemu cowok ganteng loooh”,, (sambil membayangkan wajah tampan cowok yang ditemuinya di supermarket)
Liya : “hallaaaaaahh paling orangnya biasa aja,,, Kamu itu kucing dibedakin aja udah loe bilang ganteng, jadi gue nggak percaya”,,,
Kaira : “iya benar, gue setuju sama liya, Hahahahahahaaaa”
Ila : “enggak, serius gue ngak bohong. Kalau gue bawa hp sudah gue fotoin itu cowok”
Mira : “tapi loe lupa bawa handphone loe kan ?” (potong mira sebelum liya melanjutkan kalimatnya sambil menatap ila)
(ila yang ditatap seperti itu oleh mira hanya bisa nyengir pertanda apa yang dikatakan sahabatnya itu benar adanya)
__ADS_1
Mira : “sama aja bohong markonaaaaaaahhh” (sambil menoyor kepala ila)
Ila : “tapi kan setidaknya gue ketemu cowok ganteng kan, hahahahaaaa”
Qila : “sudah, sudah habiskan makanan kalian sebentar lagi bel masuk kelas” Dari tadi bahas cowok terus.
Nayla : iya bener banget tiada hari tanpa cowok,
Ila : emang loe ngak punya cowok ? (Tanya ila kepada nayla)
Nayla : yaa ada donk,,,
Ila : looo,,,,,,,,
Dina : Ting (Anggap aja bunyi sendok dengan piring yaa, hehehee) MAKAN ! (sambil menatap tajam kearah ila)
--------------------------
Dua menit berlalu,,,
teng, teng, teng, teng,,,
bunyi jam pelajaran ke tiga, kempat, ke lima dimulai,,,
sedangkan kedelapan gadis itu baru saja 3 menit yang lalu meninggalkan kantin sekolah,,,
dan kebetulan dijam tersebut untuk kelas JUSEK (Jurusan Sekretaris) semua guru-gurunya ada rapat khusus dengan kepala sekolah sehingga otomatis kedua kelas itu kosong untuk tiga jam kedepan.
__ADS_1
Sehingga mereka berjalan santai diselingi candaan satu dengan yang lainnya menuju kelas mereka.
Satu kata untuk menggambarkan mereka ketika berdelapan yaitu HEBOH.
Kehebohan yang tercipta pasti muncul dari ila atau seila yag akan di tanggapi oleh yang lainnya kecuali Dina. ada saja yang bisa membuat mereka tertawa jika mereka sudah berkumpul entah itu dari mereka sendiri atau sedang menertawakn orang yang mereka lihat, atau ada yang terlintas di fikiran mereka dan terasa lucu pasti akan diungkapkan oleh mereka.
Sampai didepan kelas JUSEK Dua kedelapan gadis itu langsung masuk kekelas tersebut menuju tempat duduk Dina, Ila, dan Ara.
Yaaa, seperti itulah yang mereka lakukan ketika tidak ada guru yang masuk di kedua kelas jurusan sekretaris tersebut.
Kelas JURSEK Dua adalah tempat nongkrong dari ke delapan gadis belia tersebut.
Kenapa bukan kelas JURSEK satu ?
karena, Dina tidak pernah kekelas JURSEK satu jika tidak ada keperluan mendesak atau ada guru yang memerintahkannnya untuk kekelas itu maka ia tidak akan kekelas JURSEK satu.
Namun tidak dengan kedua sahabatnya Ila dan Ira mereka kadang akan kekelas JURSEK satu jika memang tidak ada guru yang masuk dikedua kelas tersebut meninggalkan Dina dikelas.
Hal yang biasa mereka lakukan adalah curhat, saling menghina, menirukan gaya guru yang sedang mengajar, atau apapun yang lucu pasti akan menjadi bahan pembahasan mereka jika sudah berkumpul. Terutama membuli Ila adalah hal yang lumrah diantara mereka.
Namun pembulian diantara mereka adalah hal yang biasa hanya sebagai bahan candaan tanpa menganggap hal tersebut bukanlah hal yang serius.
Terima Kasih
TBC
Jangan lupa Like, Komen dan Tambah ke Favorit yaa
__ADS_1