Awal Dari Akhir

Awal Dari Akhir
PART 14


__ADS_3

Halo Gaes,,,


Terima kasih telah mampir di ceritaku yaa,,,


Semoga sahabat SR selalu sehat yaa,,,,


Semoga kalian suka dengan Tulisanku ini,,,


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelahnya mereka menuju Gajebo yang ada dibelakang rumah ini di dekat kolam renang. Bagian belakang BRS ini lumayan luas karena selain kolam renang dan Gajebo ada pohon Buah Rambutan, Jeruk, dan Mangga. Buah itu merupakan buah kesukaan mereka berlima.


“gue mau pesan makanan nih ada yang mau ikut nggak ?” Kata Daffa. Setelah sekitar sepuluh menit berlalu saat mereka sampai dan tak ada pembicaraan apapun.


“loe pesan apa Daf ?” Tanya Rizki.


“gue juga nggak tau mau pesan apa” jawab Daffa dengan wajah tanpa dosa kepada teman – temannya


.


“terus kenapa lo bilang mau pesan makan tadi begooo ?” kata Rizki sambil mendorong kepala Daffa.

__ADS_1


“iis. Bego – bego begini gue itu sahabat lo juga. Dan karena gue sahabat lo tanpa sadar lo juga termasuk bego karena sahabatan sama gue tau nggak lo”. Balas Daffa.


“Lagian gue ngomong gitu biar kalian rekomendasiin makan apa. Jadi gue ikut juga.” Sambungnya.


“lo pesan apa Man ?” Tanya Faiz. Karena sejak sampai disana sahabatnya itu diam saja bahkan tak menghiraukan kehadiran mereka.


“man ? man ?”


“Ayman.” Panggil Faiz lagi sambil menyentuh bahunya.


“ha ? Kenapa ?” jawab Ayman yang tersadar dai lamunannya.


“lo mau pesan apa ? kita mau pesan makan soalnya”. Jawab Faiz.


Melihat itu mereka hanya bisa menganggukkan kepala.


“holllaaaaa gaaaaaaaeesss” teriak Bilal dari depan pintu penghubung ke halaman belakang.


“Nih.” Sambil meletakkan beberapa kantong yang berisi makanan dari Ayam, Nasi, Pizza, Donat, Gorengan, Snack dana Aneka Minuman.


“kita makan dulu yaa. Lapar gue habis nabung.” Kata Bilal.

__ADS_1


“loe kapan pesan ini ?. lo kan tadi di kamar mandi?. Tanya Daffa.


“yaa dikamar mandi tadi lah.” Jawab Bilal yg sudah mulai mengeluarkan makanan dari dalam plastiknya.


Sementara para sahabatnya hanya memandangnya dengan wajah yang sulit untuk digambarkan. Bahkan Ayman yang tak menganggap kehadiran yang lain sekarang memperhatikannya juga. Merasa tak ada pergerakan dari sahabat – sahabatnya Bilal melihat kearah teman – temannya dan seketika ia menertawakan para sahabatnya.


“hahahahahahaaa. Kalian kenapa ?”. Tanya Bilal sambil berusaha menghentikan tawanya. Namun ia mengerti arti tatapan para sahabatnya.


“gue emang ke kamar mandi tadi sambil bawa Hp tapi makanan ini gak gue pesan disana. Ini gue pesan saat kalian sementara wudhu tadi makanya gue lama gabungnya sama kalian saat sholat tadi. Jadi nggak usah ngeliatin gue begitulah. Gue nggak sejorok yg dipikran kalian meskipun gue jorok yaa” jelas Bilal.


“yaa kira aja loe udah nggak punya otak lagi” jawab Daffa yang sudah mulai ikut memilih makan yang akan dimakan diikuti oleh yang lainnya.


"sialan loe" jawab Bilal sambil melempar irisan tomat yang dikeluarkan dari burger yang dimakannya.


Setelahnya mereka mulai makan yang diselingi oleh canda tawa dari Bilal dan Daffa yang sesekali ditanggapi oleh Rizki serta gelengan kepala dan teguran dari Faiz. Sedangkan Ayman hanya diam tanpa menghiraukan mereka karena ia tak fokus pada makanannya melainkan pada lamunannya yang memikirkan siapa sosok yang bisa dengan mudah dekat bahkan memeluk dan menghadirkan segaris senyum dari sosok gadis cantik namun dingin pujaan hatinya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Terima Kasih


TBC

__ADS_1


Jangan lupa Like, Komen dan Tambah ke Favorit yaa


__ADS_2