
Halo Gaes,,,
Terima kasih telah mampir di ceritaku yaa,,,
Semoga sahabat SR selalu sehat yaa,,,,
Semoga kalian suka dengan Tulisanku ini,,,
__ADS_1
Faiz yang di tatap langsung menjlaskan bahwa nggak baik lagi ngomongin kehidupan orang dan didengar sama orang lain yang bisa digunakan untuk menghujat atau mencekai orang itu. Akan lebih bagus kalau ngomong di tempat yang agak lebih tertutup atau jauh dari orang-orang.
“basecamp” jawab Ayman setelah mendengar penjelasan Faiz. Kemudian berdiri dan mengambil tas nya karena tiga puluh menit yang lalu ada pengumuman dari ruang guru bahwa semua siswa diizinkan pulang lebih cepat karena semua guru masih mengadakan rapat lanjutan. Tetapi dikelas tersebut masih belum ada yang beranjak dan masih betas dikelas tersebut. Sehingga basecamp adalah tempat teraman buat mereka semua untuk melanjutkan pembahasan.
Setelah dari kelas mereka menuju parkiran untuk mengambil kenderaan masing-masing karena mereka menggunakan motor sebagai alat transportasi kecuali Ayman yang hari ini membawa mobilnya karena motornya masi di bengkel untuk dimodifikasi lagi dan diperiksa sebelum digunakan pada pertandingan balap bulan depan.
Saat menuju parkiran mereka melihat Dina bersama ketujuh temannya sedang duduk diatas rumput di taman dekat tempat parker. Dan pasti mereka sedang menunggu supir untuk menjemput Dina. Itulah hebatnya persahabatan kedelapan gadis itu mereka tak pernah saling meninggalkan pasti ada salah satu yang akan menemani orang lain yang jemputannya datang terlambat padahal persahabatan mereka baru terjalin satu tahun terakhir untuk kelima teman Dina yaitu Liyana, Ila, Ayla, Ara dan Kaira. Berbeda dengan Agila yang sudah mengenal Dina dan Mira dari SMP meskipun dekat nanti disaat masuk SMA sedangkan Mira adalah teman masa kecil Dina. Jika orang baru yang melihat kedekatan mereka tak akan percaya kalau merka baru ada setahun berteman namun sudah seperti kenal bertahun-tahun.
Namun berkat kegigihan serta campur tangan dari Mira lambat laun Dina bisa menerima kehadiran keenamnya meskipun diawal masih merasa sungkan bahkan mendapat tatapan dingin dan sering dicuekin oleh Dina kehadirannya tetapi setelah enam bulan terakhir setelah enam bulan sbelumnya perjuangan mendekati Dina semua berjalan normal dan semakin dekat, namun hanya Mira dan Aqila yang tau cerita dibalik libur semester itu karena kebetulan mereka satu sekolahan. Terkadang kelimanya penasaran dengan hal itu tapi tak ada yang berani bertanya atau bahkan menyinggungnya karena mereka percaya suatu hari nanti entah kapan waktunya mereka pasti akan tau cerita sesungguhnya.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian tiba-tiba berhenti sebuah mobil lykan hypersport hitam didepan gerbang sekolah dan setelah itu keluarlah seorang cowok tampan dengan balutan kemeja warna Peach dua kancing atas dibuka, celana Abu sepatu putih dan kata mata hitam yang menambah ketampanan dari cowok tersebut dengan tinggi 185cm dan berkulit putih ia terlihat sangat sempurna.
Ia tidak menghiraukan keriuhan yang disekelilingnya fokusnya hanya pada handphone yang ada digenggamannya untuk membaca pesan dari pak Kardi selaku supir yang selalu menjemput Dina disekolah disaat Dina ingin dijemput. Dengan sesekali mengedarkan pandangannya untuk mencari sosok yang sangat dirindukan selama dua tahun terakhir ini.
Terima Kasih
TBC
__ADS_1
Jangan lupa Like, Komen dan Tambah ke Favorit yaa