
Hai Sahabat Iriny,,,,
Terima kasih telah membaca cerita ini
Jangan lupa Like, Komen dan Tambah ke Favorit yaa
…………………
Dikelas sebelah tepatnya dikelas Jusek Satu tak kalah ramai dengan pembahasan yang berbeda beda disetiap kelompoknya. Seperti suasana kelas pada umumnya ketika tak ada guru yang mengajar pasti semua siswa akan membentuk beberapa kelompok sekedar untuk bercanda tawa atau membahas semua hal yang random saja.
Diantaranya kelompok atau gank ayman. Mereka sedang membahas pertandingan yang dibahas oleh para wanita dikelas jursek dua. Dikelompok itu ada lima anak cowok yang sedang membahas duduk melingkar ada yang duduk dikursi dan meja.
Ayman Al Gifari adalah sosok pemuda yang pendiam, jarang ngomong sama orang tidak dikenalnya, rajin, soleh, cukup pintar karena bisa masuk sepuluh besar ranking dikelasnya dan yang paling penting ia sangat menyukai yang namanya footsal. Ayman memiliki empat sahabat yang paling dekat diantara semua cowok yang ada di jurusan sekretaris. Ayman dekat dengan teman-teman cowok lain namun tidak sedekat ia bersama ke empat sahabatnya yaitu Ibrahim Bilal sosok paling heboh jika sedang kumpul, Khairul Daffa cowok yang paling suka makan namun tidak gendut-gendung serta yang yang bukan menjadi rahasia umum bahwa seorang Daffa adalah seorang playboy cap cicak, Faiz Adam sosok religious yang selalu menjadi penengah dan penasehat diantara genk itu dan yang terakhir Gaishan Rizki cowok yang selalu uptodate mengenai semua informasi yang ada disekolah.
__ADS_1
“Kalian ikut nonton bola kan mala mini ?” Tanya Rizki pada para sahabatnya.
“Ikutlah” jawab Daffa dan Faiz
“Bener banget, masa cowok ganteng kaya kita-kita nggak ada disana. Siapa tau bisa dapat ayang bebep kan lumayan buat pajangan di medsos. Bukan begitu bro ?” Ucap Bilal. Sambil melihat kearah Daffa si playboy.
“Yoiiiii” balas Daffa. Di barengi oleh suara tawa Daffa, Bilal “Hahahahahahaaaa”
“Kalian yaa, soksoan cari pacar kesekolah aja jajan masi minta ke orang tua” Kata Rizki
“Ekh biji ketumbar, setidaknya gue nggak ngajak anak orang buat ngabisin uang emak, bapak hue woi” kata Rizki
“Iya, bener tuh kata Rizki jangan betitulah kau Bilal, berdosa kau masuk neraka pula kau ini. Hahahahahahaaa” Kata Daffa sambil tertawa dan menepuk-nepuk pundak Bilal.
__ADS_1
“Ekh remahan rengginang loe sama gue itu sama aja begok (sambil menyentil kepala Daffa) malahan nih yaa pengeluaran orang tua loe lebih banyak disbanding gue secara loe kan perut karet. Hahahahaha” Jawab Bilal lagi sambil Tertawa.
“Udah, Udah. Kita semua itu sama aja masih menjadi beban orang tua, jadi nggak usah ngajak anak orang untuk jadi beban orang tua kita juga. Kalau kalian ingin pacaran setidaknya kalau mau ngajak jalan anak orang biayanya jangan minta orang tua. Udah gitu aja.” Kata Faiz menengahi perdebatan ketiga sahabatnya.
Kenapa hanya bertiga ? karena salah satu diantara mereka hanya menjadi pendengar setia.
“Benar juga kata pak Uztadz Faiz. Tapi pak Uztadz Faiz kayaknya lupa dengan sahabat kita yang lain. Dia tuh sudah punya penghasilan sendiri diantara kita berlima namun sayang pacarannya hanya sekedar status doank.” Kata Bilal sambil sesekali melirik kearah Ayman.
“Nggak usah nyindir sambil melirik, ngomong aja langsung”. Jawab Ayman.
…………………………
Terima Kasih
__ADS_1
TBC
Jangan lupa Like, Komen dan Tambah ke Favorit yaa